just.gogo just.gogo

515 posts   3,172 followers   274 followings

ต้นไม้ดอกสีขาวพบบนภูเขาแอลป์  AZKA ALDRIC PRAYUDHA Post to express, not to impress 📷🎬🎥🎞️ Only me who can write my story Random post!

You can't skip chapters, that's not how life works. You have to read every line, meet every character. You won't enjoy all of it. Hell, some chapters will make you cry for weeks. You will read things you don't want to read,you will have moments when youdon't want the pages to end. 'But you have to keep going. Stories keep the world revolving. Live yours, don't miss out!

The scariest thing about distance is that you don't know whether they'll miss you or forget you.

And, the thing is... I don't know how far I should keep my distance from you.

Semesta.. jika dia memang kau kirimkan untukku, tolong bantu dia menemukanku, permudah jalannya untuk segera datang menemuiku. Tapi jika dia kau kirim hanya untuk mengantarkan pelajaran dan menitipkan luka, maka percepat langkahnya untuk segera pergi dari perasaanku.

Karena, ini berat. Aku seperti berada di tengah jembatan yang rapuh, dan aku tidak tau harus apa. Yang aku lakukan hanya diam di tempat, entah akan membiarkan diriku jatuh atau segera berlari menyelamatkan perasaanku. Dia harus memberiku satu hal yang pasti, antara pergi atau bertahan di sini.

Semoga hari di mana aku kembali bahagia, tidak menjadi hari di mana kau menyesal telah menumbuhkan luka! 'Cus now I can see that you were never honest to me. I will never let you back into my life.

Yeahh, I'm a nice person. 'But if you cross the line so many times, everything can change very quickly.

Untukmu, yang pernah datang dan merubah segal rencana, yang pernah menghentikan segala gunda gulana.
Untukmu, yang pernah menjadikan hari-hariku kembali berwarna, yang pernah membuatku kembali percaya pada rencana.

Ada jejak yang terekam di antara pertemuan dan perpisahan. Tentang kita yang pernah mengikat janji untuk hidup bersama, juga tentang tawa dan derai airmata yang menyusul sesudahnya. Setelah sempat terjerembab di jurang nestapa, aku ingin mengsyukuri adanya pertemuan dan perpisahan.. denganmu aku merasa lengkap. Dengan merelakanmu langkah tak lagi terasa berat.

Maaf, atas segala hal kecil yang membuatmu marah, atas niat baikku yang selalu kau pandang salah.
Aku tak pernah mengerti kenapa bagimu pergi selalu mudah. Sementara bagiku, meninggalkanmu adalah hal paling susah.

Kita berubah, dari kekasih yang saling berjuang, menjadi sepasang musuh yang saling berperang.
Tanpa kita sadari, kisah kita hangus jadi arang, dan kita tidak punya lagi jalan pulang.

Terimakasih, karenamu aku belajar membuka hati untuk saling memberi arti. Karenamu juga aku belajar berbesar hati untuk melihat perasaanmu mati.

Aku masih mencintaimu, dan aku paham betul kamu pun merasakan hal yang sama. Tapi sebesar apapun perasaan itu, jangan kembali padaku. Karena kita saling tau, bahwa cinta ini dibatasi oleh takdir yang sudah digariskan oleh sang maha pengatur waktu. Dan aku tidak mau terkesan memaksa Tuhan untuk mengatur kembali takdir yang sudah tentu, hanya karena perasaan ini tidak mau disuruh berlalu. Walau aku sendiri tak mampu menyangkal rasa rindu, walau masih terasa pilu bila mengingatmu, walau jiwaku masih ingin berada di masa lalu, kembali bersamamu tetap bukan hakku.

Dan kini kamu telah bersamanya, bersama seseorang yang berhasil mengembalikan bahagiamu yang pernah ada padaku, seseorang yang selalu ada di sisimu ketika waktu itu kita menjadi sepasang kekasih yang saling memberi luka. Aku hanya tak ingin merusak itu semua. Karena jika kita kembali, pasti akan berakhir sama. Perasaan yang pernah kita kira selamanya itu hanya berujung pada luka seperti yang pernah ada.

Aku memang menyesal, kalau saja ketika itu aku tidak menuruti rasa kecewaku, mungkin masih ada yang bisa diperbaiki. Tapi itu bukan takdir kita. Jadi jangan berusaha untuk memperbaikinya sekarang, karena kondisinya sudah berbeda.

Mungkin kata terlambat itu memang benar adanya. Kamu juga pasti mengerti bahwa ketetapan tuhan tidak bisa diubah-ubah, dan Tuhan sudah memberimu takdir. Yang perlu kita lakukan hanyalah menerima. Jika nanti aku datang lagi untuk memintamu kembali, kamu harus pergi. Jika nanti aku datang untuk melihatmu sekali lagi, kamu juga harus pergi jauh dariku. Karena perasaan yang pernah ada di masa lalu bisa jadi benalu. Aku cuma tidak mau mengganggu masa depanmu, hanya karena kamu pernah jadi bahagia terbesarku. Untuk itu pulanglah, kembali padanya, dia pasti sudah menunggumu.

Cinta yang kau beri padaku sungguh lucu. Ketika kau membiarkanku mencintaimu, seolah memaksa si buta untuk melihat warna jingga di langit sore.

Kau mampu membunuhku dengan kepergianmu. Jangan paksa aku untuk menyikapimu yang selalu berpamitan tak hanya sekali. Jangan menjadi rumah bila tak ada hati untuk disuguhkan pada tamu yang berkunjung.
Bukan saatnya untukku bercengkrama denganmu dan membahas luka di masa lalu. Bukan sekarang, bukan besok, ataupun lusa. Tapi tenang lah, semesta memberitahuku bahwa kita akan dipertemukan kembali. Pada saat aku mengunjungimu ketika sudah kau temukan pemilikmu yang baru.
Aku tak akan mendoakanmu mendapat akibat dari sekian sebab yang sudah kau lakukan. Aku cukup menyadari, Tuhan akan melakukan sesuatu yang adil. Dan aku selalu percaya, Tuhan akan membalas setiap perbuatan tanpa diminta. Dia juga tak pernah membuat satu hal pun menjadi sia-sia. Rencana-Nya tak akan pernah meleset, keputusan-Nya tak akan pernah gegabah.
Nikmatilah bahagiamu dengan keputusanmu, memilih berpaling padanya di depan gerbang masa depan yang kau tawarkan padaku. Hiduplah tenang dengannya, setenang langkah kakimu ketika pergi menjauh dari masa depan yang sudah kita rencanakan. Aku akan melanjutkan hidupku, menuju masa depan bahagia yang sudah pasti menanti di depan sana.

Jika sebelum mengenalmu saja aku bisa bahagia, apa bedanya bahagia jika tanpa kamu? Karena aku pantas untuk bahagia.

Untuk kamu, yang sempat hadir. Selamat ulang tahun, dariku.. masa lalumu. Mungkin kamu akan bertanya, kenapa aku menulis semua ini? Jika kamu mengira aku ingin mencuri perhatianmu, tentu tidak. Jika kamu mengira aku ingin mendramatisir keadaan, itupun tidak sama sekali. Aku menulis semua ini hanya karna rindu.
Cinta kita hanyalah cinta monyet. Cinta yang tumbuh dibawah atap sekolah. Cinta yang terus tumbuh ketika kita bertukar sapa dan senyum. Cinta yang terus tumbuh karena pipi merona saat aku mendengar namamu. Sangat manis.

Aku masih ingat betapa lucunya saat pertama kali aku melihatmu. Kita terlihat canggung, tapi kita tersenyum sesudahnya.

Aku juga masih ingat betapa indahnya hujan kala itu. Kamu terus melajukan motor dengan cepat karna kamu tidak mau aku terlalu lama terkena hujan. Aku hanya bisa bersembunyi sambil mengeratkan pelukan ku dibalik punggungmu. Kamu tidak tahu, seberapa banyak aku tersenyum saat itu.

Aku tidak perduli apakah aku cinta pertamamu atau bukan, karena kamupun bukan cinta pertamaku. Tapi percayalah, kamu membuatku mengenal banyak hal untuk pertama kalinya.
Di hari ulang tahunmu ini.. Tidak banyak harapanku untukmu, cukup dengan melihatmu bahagia saja itu sudah cukup. Aku akan selalu berdo'a untuk kebaikanmu, pasti.

Semoga ketika kita bertemu di kemudian hari. Aku masih bisa melihat senyummu, senyum yang selalu berhasil mencuri perhatianku. Dan aku akan memperkenalkan seseorang padamu, dia yang membuatku tersenyum setelah tangis yang sempat kau ciptakan. Begitupun dengan dirimu yang akan memperkenalkan padaku, dia yang kau genggam tangannya ketika aku menangis.

Untuk kamu yang sempat hadir, sekali lagi, selamat ulang tahun, dariku untukmu.

Lagi-lagi aku ingin berbincang denganmu, masa lalu. Entah kenangan yang begitu pekat, seakan berharap jarum jam berputar ke arah sebaliknya.
Oh iya, apa kabar kamu, masa lalu? Tentunya sudah lebih bahagia bukan.. tanpaku di sisimu? Dengan rumah yang lebih tau kebutuhan hatimu. Dengan pemilik yang lebih mampu memenuhi keinginanmu. Aku berharap demikian.
Kata Pidi Baiq, "Rindu itu berat". Rindu memang berat, masa lalu. Berbicara tentang rindu, tahukah kau.. masa lalu? Jika saja salah satu dari berjuta bintang di langit itu jatuh, satu hal yang ingin ku minta adalah mengulang kenangan itu kembali. Aku memang rindu dengan kisah masa lalu. Walau sebenarnya, akhir dari kisah itu tak akan berbeda. Yaitu, bahagiamu yang masih bersama dengan orang lain.

Aku belajar bahwa hidup ini menyenangkan jika kita melihat dari sudut pandang yang tepat.
Bahagia hanya akan menjadi rumit jika kita terlalu tinggi berharap.

Don't let anyone, ever, make you feel like you don't deserve what you want!

Most Popular Instagram Hashtags