jokowi jokowi

356 posts   3977216 followers   0 followings

Joko Widodo 

Indahnya air mancur di Taman Air Sri Baduga Purwakarta. Rasanya tidak kalah sama air mancur di luar negeri. Warna-warni yang membentuk harmoni. Sepuluh menit rasanya masih kurang.
Foto: Biro Pers Setpres

Insya Allah 2018 akhir Jakarta-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Surabaya sudah tersambung. Dilanjutkan ke arah Timur, Surabaya-Banyuwangi juga 2019 sudah selesai, kita sambung dari ujung ke ujung di Jawa. Kemarin kita meninjau perkembangan proyek pembangunan jalan tol Bawen-Salatiga. Ruas tol ini sudah bertahun-tahun tidak bisa selesai karena masalah pembebasan lahan. Alhamdulilah sekarang hampir rata-rata di setiap ruas, setiap seksi 97-99 persen lahan sudah terbebaskan.
Foto: Biro Pers Setpres

Kunjungan Presiden Prancis ini merupakan kunjungan pertama ke Indonesia setelah 31 tahun silam. Prancis berkomitmen untuk investasi di Indonesia sebesar USD2,6 miliar. Indonesia dan Prancis menyepakati 5 kesepakatan bersama di bidang pembangunan urban, pariwisata, pertahanan, ilmu pengetahuan, dan penelitian serta pertukaran tenaga peneliti. Kerja sama di bidang maritim (penangkapan ikan ilegal) dan ekonomi kreatif (di bidang sinematografis, perfilman, fesyen, dan ekonomi digital) akan kita kembangkan. Terima kasih sudah berkunjung ke Indonesia.

Foto: Biro Pers Setpres

Kepemilikan sertifikat tanah merupakan bukti sebagai pemilik Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi sekarang harus berani mengatakan 'Ya saya pemilik NKRI. Ini buktinya sertifikat tanah saya.' Penyerahan sertifikat tanah di Mandailing Natal merupakan bagian dari target penyerahan tahun ini, harus mencapai 5 juta sertifikat seluruh Indonesia. Tahun depan targetnya 7 juta sertifikat yang dibagikan. Dari 106 juta bidang tanah, baru 46 juta bidang yang telah disertifikatkan. Kita harapkan tahun 2025 nanti semua bidang telah bersertifikat.
Foto: Biro Pers Setpres

Hari ketiga kunjungan kerja, kita meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) 500 MW di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Kita memakai Mobile Power Plant karena proses pembangunannya hanya memakan waktu 6 bulan, selain itu dapat dipindahkan sesuai kebutuhan.

Ada di 8 lokasi pembangkit yang sudah menggunakan MPP :
1. MPP Jeranjang – Lombok dengan daya (2x25 MW) mulai beroperasi tanggal 27 Juli 2016;
2. MPP Air Anyir – Bangka dengan daya (2x25 MW) mulai beroperasi 13 September 2016;
3. MPP Tarahan – Lampung (4x25 MW) mulai beroperasi 29 September 2016;
4. MPP Nias (1x25 MW) mulai beroperasi 31 Oktober 2016;
5. MPP Pontianak (4x25 MW) mulai beroperasi 8 November 2016;
6. MPP Balai Pungut – Riau (75 MW) mulai beroperasi 13 November 2016;
7. MPP Suge – Belitung (1x25 MW) (Roll Suge) mulai beroperasi 22 November 2016;
8. MPP Paya Pasir Medan (75 MW)(Roll Paya Pasir) mulai beroperasi 9 Desember 2016.

Kalau pasokan listrik meningkat, ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi serta pembangunan di Bumi Khatulistiwa. Keluhan masyarakat mengenai kekurangan listrik harus kita akhiri. Kita kerja keras agar keluhan listrik yang byar pet tak ada lagi. Tiap warga berhak dapat penerangan yang cukup. Dengan listrik untuk semua, kita memiliki daya saing.

Saat ini ada infrastruktur kelistrikan yang berhasil diselesaikan PLN di Kalimantan Barat yakni:
1. PLTU Ketapang dengan daya 2x10 MW
2. SUTT 150 kV Parit Baru–Kota Baru sepanjang 44 kms
3. SUTET 275 kV Bengkayang-Jagoibabang sepanjang 162 kms
4. SUTT 150 kV Singkawang-Bengkayang sepanjang 140 kms
5. SUTT 150 kV Singkawang-Sambas sepanjang 118 kms
6. GI 150 kV Kota Baru dengan daya 30 MVA
7. GI 150 kV Sambas dengan daya 30 MVA
8. GITET 275 kV Bengkayang dengan daya 2x250 MVA
9. GI 150 kV Bengkayang sebesar 30 MVA
Foto: Biro Pers Setpres

Lokasi kunjungan kerja hari ketiga di Pantai Kijing, Desa Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Kita membagikan bantuan sosial nontunai berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Semua bantuan ini harap dipakai hanya untuk keperluan pendidikan, sekolah, beli buku, beli sepatu, beli tas, beli seragam sekolah, untuk bayar sesuatu yang berhubungan dengan sekolah. Tadi juga ada kuis yang berhadiah sepeda. Semoga bermanfaat.
Foto: Biro Pers Setpres

Menyerahkan bantuan sosial nontunai di Sambas. Kemarin ada 439 pelajar dari tingkatan SD hingga SMA/SMK di wilayah Sambas, Kalimantan Barat. Bantuan pemerintah: Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, tidak boleh dipakai beli pulsa atau rokok. Uangnya untuk kebutuhan sekolah, perbaikan gizi keluarga. Kalau ketahuan disalahgunakan akan dicabut.
Foto: Biro Pers Setpres

Satu per satu Pos Batas Negara kita perbaiki. Hari Kamis kemarin kita resmikan Pos Batas Negara Nanga Badau di Kapuas Hulu. Jumat kemarin kita resmikan Pos Batas Negara Aruk di Sambas yang sudah kita perbaiki. Tujuannya agar perhatian negara dirasakan masyarakat yang tinggal di bagian terdepan Indonesia. Kita ingin perbaikan Pos Batas Negara bisa dirasakan manfaat ekonominya oleh warga sekitar. Pos Batas Negara harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang baru. Jangan hanya sebatas sebagai kantor imigrasi, karantina, dan bea cukai. Harusnya masyarakat bisa memanfaatkan Pos Batas Negara ini untuk menumbuhkan ekonomi, sebab di sini dibangun pasar.
Foto: Biro Pers Setpres

Selamat bertugas untuk 17 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) Republik Indonesia yang akan bertugas di sejumlah negara sahabat.

1. Drs Hasan Kleib MA sebagai Dubes/Wakil Tetap RI untuk PBB berkedudukan di Jenewa
2. Drs Priyo Iswanto, MH sebagai Dubes RI untuk Kolombia di KBRI Bogota
3. Mayjen TNI (Purn) Dr Ir Arief Rachman, MM, MBA sebagai Dubes RI untuk Afganistan di KBRI Kabul
4. Drs Rahmat Pramono, MA sebagai Dubes RI untuk Kazakhstan di KBRI Astana
5. Prof Dr Ikrar Nusa Bhakti sebagai Dubes RI untuk Tunisia di KBRI Tunis
6. Drs Nur Syahrir Rahardjo sebagai Dubes RI untuk Bahrain di KBRI Manama
7. Sdr Tantowi Yahya sebagai Dubes RI untuk Selandia Baru di KBRI Wellington
8. Dr Darmansjah Djumala, MA sebagai Dubes RI untuk Austria di KBRI Wina
9. Drs Sahat Sitorus sebagai Dubes RI untuk Timor Leste di KBRI Dili
10. Drs Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo sebagai Dubes RI untuk Australia di KBRI Canberra
11. Drs Umar Hadi, MA sebagai Dubes RI untuk Korea Selatan di KBRI Seoul
12. Drs I Gusti Ngurah Ardiyasa sebagai Dubes RI untuk Sri Lanka di KBRI Kolombo
13. Prof Dr Yuddy Chrisnandi, ME sebagai Dubes RI untuk Ukraina di KBRI Kyiv
14. Ir Arifin Tasrif sebagai Dubes RI untuk Jepang di KBRI Tokyo
15. Drs Andy Rachmianto, M.Phil sebagai Dubes RI untuk Yordania di KBRI Amman
16. Dra RA Esti Andayani sebagai Dubes RI untuk Italia di KBRI Roma
17. Komjen Polisi (Purn) Drs Sjachroedin Zainal Pagaralam, SH sebagai Dubes RI untuk Kroasia di KBRI Zagreb

Kita bergandengan tangan membawa brand Indonesia di mancanegara.
Foto: Biro Pers Setpres

Senang merayakan Hari Musik Nasional di Istana Negara dengan artis-artis, seniman-seniman musik, dan penyanyi yg saya kenali sejak kecil.
Musik Indonesia harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri, mendominasi semua tempat, semua ruang, semua kalangan yang ada di tanah air kita. Bukan musik-musik dari barat atau negara lain. Lewat musik, kita menemukan kebenaran dan optimisme.

Foto: Biro Pers Setpres

Dunia sedang mengalami revolusi teknologi dan politik. Kita harus siap.
Bung Karno pernah berkata: Internasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak berakar dalam bumi nasionalisme. Sebaliknya nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam taman sari internasionalisme.
Globalisasi sudah tidak terelakkan lagi. Kita butuh internasionalisme untuk menciptakan solusi-solusi atas hambatan, atas tantangan yang timbul akibat globalisasi. Selamat atas terselenggaranya KTT IORA (Indian Ocean Rim Association) - Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia.
Foto: Biro Pers Setpres

Di sekitar Samudra Hindia ada lebih dari 2,7 miliar manusia. Peluang Indonesia untuk tujuan investasi sangat besar. Setengah dari perjalanan kontainer dunia melewati Samudra Hindia, dua pertiga pengapalan tanker energi juga lewat Samudra Hindia. Indonesia ingin memperkuat poros maritim untuk menciptakan peluang yang ada. Selamat terselenggaranya Konferensi Tingkat Tinggi Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia (KTT IORA) 2017.

Foto: Biro Pers Setpres

follow this page in feedly

Most Popular Instagram Hashtags