[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

ichwanhadi ichwanhadi

176 posts   854 followers   527 followings

Al Ghazi  • #STOPISLAMOPHOBIA #YukNgaji

http://roemahgroup.com/

"Kami Sudah Rindu"
-Khalifah Tanpa Istana-
.
Seorang utusan Romawi tengah mencari istana Khalifah Umar bin Khattab untuk sebuah urusan. Setelah beberapa saat tak menemukan istana tersebut, ia akhirnya bertanya kepada orang-orang. Saat ia menanyakan di mana istananya, mereka menjawab: "Ia tidak punya istana." Lalu, ia bertanya di mana bentengnya. "Tidak ada," jawab mereka.
.
Kemudian, mereka menunjukkan rumah Sang Khalifah yang terlihat seperti rumah kaum tak berpunya. Lantas, ia mendatanginya dan menanyakan keberadaan Amirul Mukminin. Alangkah terkejutnya ia saat mendengar jawaban dari keluarga Umar: "Itu dia di sana sedang tertidur di bawah pohon." Tentu bukan tanpa alasan bagi seorang dengan gelar Amirul Mukminin (pemimpin kaum Mukmin) yang kekuasaannya terbentang dari Mesir sampai Irak untuk memilih sebatang pohon sebagai istananya.
.
Selain agar rakyat dapat dengan mudah menemui dan mengadu padanya, juga karena ia mempelajari hal itu dari Sang Teladan, Nabi Muhammad SAW.
.
Dahulu, Umar pernah menemui Nabi SAW ketika beliau bangun dari pelepah kurma tempatnya berbaring. Umar melihat guratan pelepah kurma membekas di punggung Nabi SAW. Ia pun menangis. Dengan lembut Nabi SAW bertanya: "Apa yang membuatmu menangis?" Umar menjawab: "Wahai Rasulullah, sungguh Raja Kisra dan Kaisar Romawi dalam keadaan (kafir). Mereka (bergelimang harta), sedang Engkau ialah Utusan Allah (tetapi tidak memiliki apa-apa)." Dengan bijak Nabi SAW bersabda: "Wahai Umar, tidakkah engkau rida jika mereka mendapat dunia dan bagi kita akhirat?" Pelajaran ini tidak pernah dilupakan oleh Umar seumur hidupnya.
.
Umar bukannya tidak mampu untuk membangun istana atau hidup mewah bak seorang raja. Tetapi, Umar lebih memilih kesederhanaan sebagai perhiasan dirinya.
.
Bagaimana tidak, ia adalah khalifah yang memperoleh gaji hanya sebatas kebutuhan pokoknya, memakan roti yang hampir mengeras, dan memiliki dua belas tambalan pada pakaian lusuhnya. Ia adalah pemimpin yang bergantian mengendarai keledai bersama budaknya dalam penaklukkan Kota Al-Quds.
.
.
.
#KHILAFAH #panjirasulullah
#MAKEISLAMGREATAGAIN
#aksi299
#WhyShouldIslam
#StopIslamoPhobia

Bahagia Merayakan Cinta

Anugerah terbesar yang pernah saya dapatkan sebagai manusia sampai saat ini, adalah mengenal Islam. Selepasnya, Islam memberikan saya cinta dan yang dicintai
.
Islam memberi warna di tiap masa, arti di setiap hari. Cinta yang Allah berikan saat bersyahadat itulah yang menjaga saya tetap istiqamah di jalan dakwah, walau berliku-liku
.
Saya manusia, punya rasa khawatir dan takut, bisa mengeluh juga bisa futur, memiliki rasa kesal dan sebal, ada amarah dan kadang lelah saat dihadapkan ujian
.
Tapi dibandingkan kehilangan Islam dan dakwah, bagi saya itu jauh lebih mengerikan ketimbang apapun. Karena dakwah adalah pelipur lara, penghilang duka, yang bawa bahagia
.
Sebab cinta kita berdakwah, mencintai Allah dan mencintai pula makhluknya. Saat pertama menapaki jalan dakwah, saya pun paham bahwa jalan yang saya pilih tak mudah
.
Rasulullah Muhammad sudah membuktikan, tak kurang pula kisah para Nabi yang diceritakan. Dakwah ini banyak sekali halangannya, dari luar ataupun penyakit hati sendiri
.
Tapi rasa cinta tak mungkin dihentikan, sebab menyayangi manusia maka kita berdakwah, tak peduli hasilnya, kitalah yang perlu untuk berdakwah, karena cinta harus disalurkan
.
Yang di jalan dakwah, tak bisa membenci siapapun, termasuk mereka yang menolak, memfitnah, menuduh, dan menjegalnya, sebab benci tak bisa mengubah siapapun
.
Karenanya dakwah tak pernah melibatkan benci, sebab benci itu justru menguatkan api permusuhan, sedang dakwah itu ingin memperbaiki, membuat cenderung pada Islam
.
Maka mereka yang di jalan dakwah, senantiasa memaafkan. Sebab dengan maaf itulah mereka bisa mendapatkan kasih sayang Allah, energi untuk terus-menerus berdakwah
.
Dakwah adalah cinta, selama kita mencintai Allah juga manusia maka kita punya segalanya. Apapun yang menimpa kita bisa kita sikapi, bahwa ini bentuk lain rahmat Allah
.
Sebab bisa jadi Allah timpakan bagi kita sesuatu yang teramat berat, agar kita sadari kelemahan, lalu bersimpuh pada Allah meminta bantuan, sujud memohon ampunan
.
Alhamdulillah, jalan dakwah memang penuh tantangan, tapi keluar dari jalan dakwah itulah sebenar musibah
.
Sumber Energi Dakwah
From Ustadz @felixsiauw
.
.
.
#YukNgaji

Bahagia Merayakan Cinta

"Tidaklah seorang anak dilahirkan (ke dunia ini) melainkan ia berada dalam kesucian (fitrah). Kemudian kedua orang tuanyalah yang akan membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi. Sebagaimana hewan yang dilahirkan dalam keadaan selamat tanpa cacat. Maka, apakah kalian merasakan adanya cacat?"
HR. Muslim
.
Sesuatu yang naluriah jika manusia memiliki naluri mencintai dan menghamba pada sesuatu yang lebih sempurna darinya
Maka naluriah jika manusia mencari kebenaran atas cintanya dan penghambaan atas dirinya benar ataukah salah
.
"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah ; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui"
TQS. Ar-Rum : 30
.
.
.
#YukNgaji
#MakeIslamGreatAgain
#NgeFast
#YukNgajiJogja
#TemanHijrah
#Stopislamophobia
#IslamRahmatanLilAlamin #BahagiaMerayakanCinta

Bahagia Merayakan Cinta

Disaat apapun, berkah itu membawakan kebahagiaan
Sebuah letup kegembiraan di hati, kelapangan di dada, kejernihan di akal, dan rasa nikmat di jasad
.
Berkah itu memberi suasana lain dan mencurahkan keceriaan musim semi, apapun masalah yang membadai
.
Berkah itu membawa senyum meski air mata menitik
Berkah itu menyergap rindu di tengah kejengkelan
Berkah itu menyediakan rengkuhan dan belaian lembut di saat dada kita sesak oleh masalah
.
.
.
#YukNgaji
#MakeIslamGreatAgain
#NgeFast
#YukNgajiJogja
#TemanHijrah
#Stopislamophobia
#IslamRahmatanLilAlamin #SalimAFillah #BahagiaMerayakanCinta

Belajar Islam mulai dari sekarang
Agar di masa depan kita tidak sengsara
.
PASTI !!!
.
Allah yang janji !!!
.
Maksiat itu bisa jadi nikmat, tapi nikmat itu akan berakhir akan menunggu penyesalan tiada akhir dan kesengsaraan yang kita tanggung selama itu
.
Tapi kalau kita mau taat kepada Allah, bisa jadi ada kesulitan, tapi setelah kesulitan itu pasti ada kebaikan yang sangat banyak menunggu
.
Taat Pasti Bahagia
Maksiat Pasti Sengsara
.
From @YukNgajiID
Ustadz @felixsiauw
Video Oleh @abietyasaktinarendra
.
.
.
#YukNgaji
#MakeIslamGreatAgain
#NgeFast
#YukNgajiJogja
#Stopislamophobia
#IslamRahmatanLilAlamin

MULAI LANGKAH HIJRAHMU DISINI
.
Bali proudly present
#KelasEksekutifYukngaji

Pendaftaran YukNgaji Bali
Bit.ly/daftaryukngajibali
.
7-01-2018 Mahahim Kehidupan
14- 01-2018 Mafahim Kebenaran
21-01-2018 Finding God
28-01-2018 Will of God
.
Fasilitas : Modul full color, notebook, dvd audiobook, full AC room, multimedia presentation, dan teman hijrah
.
Lokasi acara
Sun Boutique Hotel
Jl. Sunset Road, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
(0361) 8947045
.
https://goo.gl/maps/yfRKwxXbe9q
.
Contact Person:
Hendra (rijal) : 0897 0131 007
Fenny (nisa) : 0877 7924 0591
.
@yukngajibali.id
@yukngajiid
@ngefast
#kelaseksekutifyukngaji
#yukngaji
#ngefast
#ngefastbali
#temanhijrah
#bali

TEMUKAN KEBENARAN MAKNA HIDUPMU
.
Bali proudly present
#KelasEksekutifYukngaji

Pendaftaran YukNgaji Bali
Bit.ly/daftaryukngajibali
.
Rekening BRI SYARIAH
1035303258 (kode: 042) Atik Khusniati Amani
.
7-01-2018 Mahahim Kehidupan
14- 01-2018 Mafahim Kebenaran
21-01-2018 Finding God
28-01-2018 Will of God
.
Fasilitas : Modul full color, notebook, dvd audiobook, full AC room, multimedia presentation, dan teman hijrah
.
Lokasi masih dalam konfirmasi
.
Contact Person:
Hendra (rijal) : 0897 0131 007
Fenny (nisa) : 0877 7924 0591
.
Video by @riscoaditama
@yukngajibali.id
@yukngajiid
@ngefast
#kelaseksekutifyukngaji
#yukngaji
#ngefast
#ngefastbali
#temanhijrah
#bali

"Bertentangan Namun Beriringan"

Kita takkan utuh tanpa kerasnya tulang, kita juga takkan bisa bergerak kecuali dengan fleksibelnya otot. Keduanya tak bisa dipisah, sebab itu yang jadikan kita manusia
.
Filsafat Cina menyebutnya Yin dan Yang, dua kekuatan yang bertentangan yang saling melengkapi, di dalam Islam konsep itu jauh lebih matang dan lebih sempurna
.
Dalam dakwah, kekuatan dan kelembutan itu pun diperlukan, keras dan fleksibel itu dimainkan. Kapan dan bagaimana dua hal itu dikombinasikan, itu perlu ilmu yang lain lagi
.
Itulah dimana kebijaksanaan menjadi penting, Al-Hikmah yang hanya Allah berikan pada mereka yang Allah mampukan secara presisi menentukan cara terbaik dalam berdakwah
.
Mampu lembut dalam mengubah kemaksiatan tanpa melepas hak hukum syariat padanya, dan mampu menerap syariat dengan cara yang paling sedikit penolakannya
.
Siapa yang Allah beri hikmah, maka dia dicintai oleh manusia, tapi juga disebut-sebut oleh penduduk langit. Dia tak hanya menegakkan kebaikan tapi juga disegani pemaksiat
.
Menyampaikan kebenaran itu mudah, yang sulit itu mengajak manusia untuk berada di jalan kebenaran. Disitu perlu cinta dan pendekatan, narasi dan tutur rayuan
.
Tapi kita tak hendak pula ingin mengubah haluan dakwah yang Rasulullah berikan pada kita. Sebab beliaulah contoh yang Allah berikan padanya hikmah yang paling baik
.
Menjadikan seluruh tubuh sebagai tulang yang salah. Menjadikan semuanya otot juga tak benar. Mintalah pada Allah agar kita dititipkan keduanya dalam berdakwah
.
Tegas sekaligus fleksibel, presisi dalam lisan dan amalan, memenangkan hati sekaligus akal. Dan ikhlas dalam kesemua itu hingga Allah pun ridha pada kita
.
.
.
#FromUstadzFelixSiauw
#YukNgaji
Yuk #NgeFast
#TemanHijrah
#MakeIslamGreatAgain
#BringBackIslam
#IslamRahmatanLilAlamin
#StopIslamoPhobia

"#NgeFast"

Jalan hijrah
Pilihan yang tak pernah aku pilih sebelumnya
Sesuatu yang dekat melekat
Sesuatu yang ada sejak lahir
.
Islam
.
Jika terlahir selain Islam, apa tak mencari kebenaran-Nya ?
Apa tetap menutup mata dan hati tentang keberadaan-Nya?
.
Agama tak sekedar kata
Iman tak sekedar beriman
Hidup tak sekedar hidup
Makan tak sekedar makan
Minum tak sekedar minum
Pakaian tak sekedar pakaian
Ilmu tak sekedar ilmu
Jima' tak sekedar jima'
Kerja tak sekedar kerja
Bisnis tak sekedar bisnis
Nafkah tak sekedar menafkahi
Bersosial tak sekedar mengikuti
.
Sendiri dalam hening mungkin membuatku khusyuk
Tapi tak berarti perbuatanku di diterima oleh-Nya
Berjamaah adalah pilihan utama
Agar jika di antara mereka salah satu di terima oleh-Nya aku bisa ikut bersamanya
.
Sendiri memang membuatmu berjalan dengan cepat
Namun bersama-sama, kita mampu berjalan berirama sampai pada sesuatu saat yang di janjikan-Nya
.
.
.
#YukNgaji
Yuk #NgeFast
#TemanHijrah
#FastabiqulKhairat
#MakeIslamGreatAgain
#BringBackIslam
#IslamRahmatanLilAlamin
#StopIslamoPhobia

Kapan Hijrah?

Saat kita ingin berhijrah menuju keadaan lebih baik, memang ada dua kemungkinan, apakah kita gagal atau kita berhasil, tapi bila tidak mau berubah, pilihannya hanya gagal
.
Apa sebab? Karena yang tak mau berubah akan tertinggal, tak usah bicara soalan akhirat, soal dunia saja, mereka yang hanya ingin stagnan, tak mau berubah, akan mati
.
Berbaring sejenak itu menyenangkan, terus-terusan berbaring itu malah merusak tubuh, berdirilah, berjalanlah, berlarilah, itu menyehatkan, karena kita bergerak
.
Jangankan manusia, air yang diam saja akan menjadi keruh. Bergerak itu harus, sebagaimana panah yang meninggalkan busurnya, barulah mengenai sasaran
.
Sampai kapan mau tetap dalam maksiat? Sementara Allah janji menyediakan keluasan di bumi-Nya dan juga ganti yang lebih baik daripada semua yang ditinggalkan karena-Nya
.
Bila ada yang lebih baik dan lebih luas dari yang sekarang, maka mengapa kita tidak mulai menaati Allah, mulai untuk sesuaikan hidup dengan apa yang Allah inginkan?
.
Nikmat yang kita rasa di dunia saat maksiat hanya itu-itu saja, terbatas dan takkan lebih dari itu, semakin banyak kita nikmati maka semakin berkurang rasanya
.
Beda dengan kenikmatan akhirat yang Allah sediakan di dunia, ketaatan pada Allah itu, semakin kita taat maka semakin besar nikmat yang Allah berikan di dalamnya
.
Sampai kapan kita masih mempertahankan maksiat? Sementara Allah sudah menunggu amal-amal salih kita, menyiapkan balasan yang terbaik buat kita, dunia akhirat
.
.
.
#FromUstadzFelixSiauw
#YukNgaji
Yuk #NgeFast
#TemanHijrah
#MakeIslamGreatAgain
#BringBackIslam
#IslamRahmatanLilAlamin
#StopIslamoPhobia

"Ngaji Itu Menyatukan"

Sejatinya mengkaji Islam itu memberikan pengertian, pemahaman, yang dari situ muncul kebijaksanaan, kearifan dalam menyikapi sesuatu
.
Karena permusuhan itu dihembuskan syaithan lewat kebodohan, yang jadi jalan bagi kecurigaan, mudah untuk diadu dan difitnah satu sama lain
.
Takkan terjadi itu pada mereka yang sudah menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan, pada mereka yang mencinta Nabi Muhammad
.
Sebab mengkaji Islam itu memberi tahu kita sejatinya hidup dan juga mati, termasuk didalamnya bahwa tiap yang bersyahadat itu saudara
.
Tidak hanya saudara dunia tapi juga akhirat, yang mampu mengangkat kita ke surga, yang mampu membela kita di hadapan Allah di akhirat
.
Namun bila mengkaji Islam itu malah membuat Anda lebih mudah untuk menyalahkan, jelas-jelas ada yang salah dengan diri anda
.
Benar dan salah itu memang tak pernah berubah, dan tetap harus disampaikan, namun cara untuk menyampaikan itu bisa dipilih
.
Akhlak itu bagian syariat, mampu lembut walau berbeda pendapat, tetap sayang walau tak sama, ini justru yang saya dapat dari ngaji
.
Bukankah kita dicontohkan untuk berlaku mulia pada yang kafir sekalipun? Mengapa saudara kita tak berhak atasnya barang sedikit?
.
Adab itu mendahului ilmu, tanpa adab ilmu akan ditolak, apalagi tak berilmu dan tak beradab, apalagi yang dicari? Hanya jadi kesalahan bertumpuk
.
Mengkaji Islam itu membuatmu lebih menyayangi manusia, saudara seiman juga keluarga. Bila tidak begitu, carilah dan coba kajian yang lain ☺️☺️☺️
.
.
.
#FromUstadzFelixSiauw
#YukNgaji
Yuk #NgeFast
#TemanHijrah
#MakeIslamGreatAgain
#BringBackIslam
#IslamRahmatanLilAlamin
#StopIslamoPhobia

"Jangan Bebani Dirimu"

Yang Allah perintahkan bagimu hanya menyampaikan yang benar dengan cara yang paling baik. Memberi kabar gembira yang dirangkai dengan peringatan, itu saja
.
Maka jangan engkau bebani dirimu dengan yang lainnya, sebab tugas yang Allah berikan sudah jelas. Engkau hanya penyampai risalah bukan yang bertugas mengubah
.
Kadang kita sendiri yang membuat dakwah menjadi sulit, seolah kita yang bertanggung jawab atas baikknya seseorang, atas taatnya seseorang, bukan begitu artinya dakwah
.
Andai keberhasilan dakwah dinilai dari jumlah pengikut, maka Nabi Nuh gagal mengembannya. Bila dakwah dari keluarga dakwah dinilai, maka Nabi Luth pun gagal
.
Tapi dakwah itu tentang cinta kita pada manusia, maka kita ingin manusia mendapatkan kebahagiaan yang sama seperti yang kita rasakan saat menaati aturan Allah
.
Dakwah itu tentang kemurnian niat, kelurusan dalam syariat, dan cinta pada manusia. Keberhasilan dakwah itu terletak pada diri kita, bukan pada perubahan orang lain
.
Bilapun orang lain berubah bertambah taat, artinya dirinyalah yang bertanggung jawab, dan tentu Allah yang menunjukinya, adapun kita hanya perantara saja, bukan penentu
.
Jadi jangan ambil pusing, mau berdakwah saja, benar dalam dakwah saja sudah cukup. Adapun hasilnya, diterima atau tidak, mengubah atau tidak, itu tak dibebankan Allah
.
Yang Allah bebankan pada kita, menyampaikan kebenaran dengan cara yang terbaik. Beri peringatan dan kabar gembira, dan cintai tiap manusia yang kita dakwahi
.
.
.
#FromUstadzFelixSiauw
#YukNgaji
Yuk #NgeFast
#TemanHijrah
#MakeIslamGreatAgain
#BringBackIslam
#IslamRahmatanLilAlamin

Most Popular Instagram Hashtags