humas_solsel humas_solsel

778 posts   1,947 followers   165 followings

humassolsel  "Sejahtera dan Religius" ▶ FB : Humas Solok Selatan ▶ PAGE : Humas dan Protokol Solok Selatan ▶ Chanel Youtube : Humas Solok Selatan

2 (DUA) WALNAG PAW DI SOLSEL DILANTIK

Bupati H. Muzni Zakaria melantik Zoni Marjis dan Arnaldo sebagai Wali Nagari Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk Nagari Pasir Talang Selatan Kecamatan Sungai Pagu dan Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir. Prosesi pelantikan tersebut, dilaksanakan di aula Sarantau Sasurambi, Senin (20/5). Zoni Marjis dilantik menggantikan Arputrawandra yang mengundurkan diri jadi wali untuk maju bertarung Pileg 2019 lalu untuk calon anggota DPRD Kabupaten Solsel. Hal yang sama juga, bagi Arnaldo dilantik menggantikan, Ari Hendratno yang juga bertarung di Pileg untuk DPRD Kabupaten.
Pada kesempatan tersebut, Muzni mengucapkan ucapan terima kasihnya kepada dua orang Pejabat (Pj) Wali Nagari, yakni Joni Permadi (Pj. Wali Lubuk Gadang Selatan), dan Nofriadi Amela (Pj Wali Nagari Pasir Talang Selatan). Kepada wali nagari yang baru dilantik, Bupati meminta agar dapat melanjutkan program pembangunan yang sudah dirancang oleh pejabat wali nagari yang lama. "Segera lakukan rekonsiliasi dan konsolidasi internal serta rapatkan barisan kembali sambil memberikan pencerahanan dan motivasi kepada semua pihak untuk meningkatkan rasa kebersamaan di nagari, harapnya

Kepada masyarakat di dua nagari, Muzni Zakaria juga mengingatkan, bahwa konsekwensi dari pelantikan, hendaknya di ikuti dengan melupakan segala perbedaan yang terjadi selama proses pemilihan. "Mari dukung bersama-sama pada wali nagari terpilih dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, sehingga wali nagari dapat memberi pengabdian yang terbaik bagi masyarakatnya," himbaunya

Sementara itu, Kabid Pemerintahan Nagari, Ali Afrionel usai pelantikan kepada Singgalang menjelaskan, pelantikan wali nagari pengganti antar waktu ini adalah yang pertama dilaksanakan di daerah ini

Buka Puasa bersama Bupati Solsel @muzni_zakaria bersama puluhan anak yatim dan masyarakat di Masjid dekat kediamannya, Masjid Baiturahmah, Batang Lawe, Selasa 14/5.

Padang Aro,
Wakil Bupati Solok Selatan H. Abdul Rahman mengajak masyarakat Solsel agar konsisten beribadah selama bulan ramadhan, hal itu disampaikannya saat mendampingi Tim Safari Ramadhan (TSR) Provinsi Sumatera Barat yang di ketuai oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Minggu (12/5/2019) di Masjid Nurul Bakti Timbulun, Sangir

Abdul Rahman mengatakan, bulan ramadhan tahun ini hendaknya bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk mendulang pahala sebanyak-banyaknya, karena pada bulan ramadhan segala bentuk jenis ibadah akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Ia menyebutkan, seharusnya semakin mendekati akhir ramadhan, seseorang semakin rajin beribadah, namun kenyataan katanya berbanding terbalik, semakin mendekati akhir ramadhan jemaah masjid sudah mulai berkurang. “Ini yang harus kita ubah,” tuturnya.

Sementara itu, Kajati Sumbar yang diwakili oleh Asisten Pidana Umum (Aspidum) Fadlul Azmi mengatakan, safari rahamdhan yang dibentuk oleh Gubernur Sumbar bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat di sumbar khususnya jemaah masjid.

Ia mengatakan, pada safari ramadhan kali ini, pemerintah provinsi memberikan bantuan uang sebesar Rp.20 Juta untuk kelanjutan pembangunan masjid Nurul Bakti Timbulun. “Uang bantuan ini merupakan wujud bentuk perhatian pemerintah provinsi untuk memakmurkan masjid di daerah,” ujarnya.

Selain bantuan dari Pemprov Sumbar, pada safari ramadhan tersebut juga diberikan bantuan dari Universitas Baiturrahmah Padang sebesar Rp.2,5 Juta.

Sampaikan Pesan Kajati,
Aspindum Kajati Sumbar Fadlul Azmi pada safari ramadhan malam itu juga menyampaikan pesan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

Ia mengatakan, bahwa Kajati berpesan agar masyarakat solok selatan selalu menjaga persatuan dan kesatuan setelah pelaksanaan pemilu serentak 17 April yang lalu. Ia menilai situasi kondusif dan aman mampu diwujudkan oleh masyarakat sumbar pada pemilu bulan yang lalu.

Disamping itu, kajati juga berpesan agar masyarakat solok selatan berhati-hati akan peredaran gelap narkotika, jangan sampai generasi muda Solsel terpengaruh dengan narkotika.
(Bersambung di kolom komentar)

Tim Safari Ramadhan Propinsi Sumbar yang dipimpin Rektor Univ. Islam Negeri Imam Bonjol Padang, diwakili oleh DR. H. Yufni Faisol (Dekan Fakuktas Adab) beserta rombongan mengunjungi Mushalla Taqwa di Jorong Mato Aia, Bomas, Sungai Pagu. Sebelumnya rombongan melakukan buka puasa bersama terlebih dahulu bersama tim pendamping kabupaten dan warga setempat

Ulama yang juga Putra asli Solok Selatan itu dalam sambutannya menyampaikan pesan gubernur agar bersama-sama dapat menciptakan suasana yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Dan tanggung jawab itu semua menurutnya harus dimulai terlebih dahuku dari pribadi dan juga keluarga kita. "Insyaa Allah jika itu terlaksana tentu akan tercipta negara yang aman dan sejahtera," ujarnya

Secara pribadi beliau juga mengucapkan syukur karna dipercaya untuk memimpin rombongan safari ramadhan ini ke Solok Selatan.
"Saya bersyukur sekali bisa mewakili Rektor ke Solok Selatan, yang notabene kampung halaman tempat saya berasal," terangnya bahagia

Sementara itu, Ustadz Abu Bakar Syarif, MA, yang menjadi penceramah malam itu mengingatkan jamaah agar dapat meningkatkan kualitas puasanya dari tahun ke tahun.
"Diantara kita tentu banyak yang telah menjalani ibadah puasa ini, bahkan bisa jadi sudah berpuluh tahun mengerjakannya. Namun, yang harus kita ingat, jangan sampai kualitas puasa kita itu tidak mengalami peningkatan dari tahun-tahun yang berlalu," ujarnya mengingatkan

Ia juga mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga silaturahim dan merekatkan kembali kasih sayang
"Menjaga silaturahim itu sangatlah sulit, tapi merusaknya gampang. Dan indikasi manusia yang menjaga silaturahim, yakni ; Salam, senyum, sapa, sopan, dan santun," tukasnya.

Pada kesempatan tersebut, Tim propinsi memberikan bantuan senilai Rp. 5 Juta yang diterima oleh pengurus mushalla

Turut hadir Sekdakab H. Yulian Efi yang memberikan sambutannya mewakili pemkab, Wakil Ketua DPRD Armen Syahjohan, Kapolres Solsel yang diwakili Kabag Sumda Kompol Benu Alam dan jajarannya, Perwakilan Pengadilan Agama, Asisten I Fidel Efendi, Asisten III Amdani, Baznas Solsel Suwandi , Ketua KONI Mario Syahjoyan, sejumlah OPD, dan jamaah mushalla lainnya.

Padang Aro, (ANTARA) - Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan pengoperasian Gardu Induk (GI) Muaralabuh pada Juni 2019, karena evakuasi daya dari PLTP oleh Supreme Energy diestimasikan bisa dilakukan pada September 2019. "Kalau GI sudah beroperasi manfaatnya bisa segera dinikmati masyarakat setempat dimana pemadaman yang selama ini sering ke depan tidak akan terjadi lagi," kata Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Jaringan PLNWilayah Sumbar Hendro Prasetyawandi Padang Aro, Jumat.

Dia mengatakan secara prinsip GI sudah selesai dan bisa digunakan, hanya saja kendalanya tidak ada pasokan listrik yang masuk ke GI tersebut.

Saat ini katanya mereka mengupayakan mengejar transmisi dari Sungai Rumbai untuk menghidupkan GI Muaralabuh. "Jadi untuk menghidupkannya butuh suplai dulu dari GI Sungai Rumbai," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk mendapatkan suplai dari GI Sungai Rumbai, pihaknya saat ini fokus melakukan penarikan kawat konduktornya.

Hanya saja katanya, untuk penarikan kawat konduktor ada beberapa titik yang masih terkendala dimana masyarakat pemilik lahan belum setuju. "Untuk konstruksi pondasi dan menara tower sudah tidak ada masalah lagi, dan sekarang fokusnya penarikan kawat konduktor tetapi masih ada beberapa kendala," ujarnya.

Untuk menyelesaikan permasalahan itu pihaknya meminta bantuan pemerintah daerah agar bisa memfasilitasi pertemuan dengan masyarakat yang belum setuju tersebut dengan harapan penarikan kawat konduktor lancar.

GI Muaralabuh katanya, akan terhubung langsung dengan jaringan utama Sumatera yang terbentang dari Lampung hingga ke Aceh.

Wabup Solok Selatan Abdul Rahman mengimbau masyarakat setempat mendukung pembangunan proyek nasional pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi ( SUTT) demi kemaslahatan orang banyak. "Kalau masih ada masyarakat yang belum setuju untuk ganti rugi, nanti pemda akan membantu dengan melakukan pendekatan serta sosialisasi kepada mereka," ujarnya.

Ia mengimbau tokoh masyarakat mendukung pembangunan proyek ini dan bersedia tanahnya diganti rugi sebab ini merupakan proyek nasional yang berdampak positif bagi pembangunan daerah. "Ini proyek nasional di daerah kita, jadi harus didukung bersama-sama," ujarny

Baznas Solok Selatan salurkan zakat Rp239 Juta

Pewarta : Erik Ifansya Akbar

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solok Selatan, Sumatera Barat menyalurkan zakat sebesar Rp239 juta kepada 239 mustahik atau orang berhak menerima.

Zakat tersebut diserahkan oleh Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria kepada salah seorang perwakilan mustahik di Kantor Baznas setempat, di Padang Aro, Selasa. "Selamat bagi penerima semoga bantuan ini bermanfaat dan dipergunakan sebaik-baiknya," kata Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria.

Wakil ketua Baznas Solok Selatan Suwandi Suib mengatakan zakat yang disalurkan ini merupakan tahap pertama tahun ini dan baru untuk Januari dan Februari 2019. "Setelah ini kami akan salurkan tahap dua yaitu periode Maret-April 2019," katanya.

Dia mengatakan, zakat yang disalurkan ini untuk tiga program yaitu Solok Selatan Peduli, Solok Selatan Cerdas dan Solok Selatan sehat.

Zakat tahap pertama paling banyak untuk Solok Selatan cerdas sebesar Rp104 juta dengan penerima 129 orang.

Selanjutnya untuk Solok Selatan sehat sebesar Rp77,5 juta dengan penerimanya 40 orang serta Solok Selatan peduli sebesar Rp56 juta dengan 70 muztahik.

https://sumbar.antaranews.com/berita/264913/baznas-solok-selatan-salurkan-zakat-rp239-juta

WABUP SOLSEL INGATKAN OPD TERKAIT PENGGUNAAN DANA PUSAT BERUPA DID DAN DAK

Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman, mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Solok Selatan untuk menyegerakan pelaksanaan dan pelaporan alokasi anggaran yang diberikan pusat, baik berupa Dana Insentif Daerah (DID) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal ini ia sampaikan ketika memimpin rapat gabungan OPD bersama Sekdakab Yulian Efi dan Para Asisten di Aula Tansi Ampek, Kantor Bupati Solsel, Senin 6/5, di hari pertama Ramadhan "Dari informasi yang kita dapatkan, DID paling lambat Agustus harus disampaikan progresnya minimal 70%, dari 18 Milyar yang telah dikucurkan pusat. Sedangkan penyampaian laporan DAK ke Kemenkeu paling lambat pada 21 Juli. Ini harus menjadi perhatian serius OPD terkait untuk melaksanakannya," tegas Wabup

Sekretaris BPKD Solsel, Oriza, mengatakan bahwa total DID yang didapatkan tahun ini berjumlah Rp 36 Milyar yang diperuntukkan untuk pembangunan-pembangunan fisik, diantaranya ; Jembatan, Jalan, Listrik ke Camintoran, dan Masjid Agung "Total DID tahun ini yang dikucurkan ke Solok Selatan berjumlah 36 Milyar. Separohnya sebanyak Rp 18 M sudah dikucurkan. OPD yang telah menerima kucuran dana tersebut wajib menyampaikan progresnya minimal 70% pada Agustus ini. Jika tidak, kucuran selanjutnya tentu tidak akan terealisasi," ungkapnya mewanti-wanti

DID sendiri adalah dana yang dialokasikan APBN untuk memberikan penghargaan (reward) kepada provinsi, kabupaten, dan kota yang mempunyai kinerja baik dalam kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, pelayanan pemerintahan umum, serta dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Disamping membahas terkait DID dan DAK, Wabup bersama Sekda juga membicarakan berbagai hal terkait aktifitas yang akan dilakukan Pemkab di Bulan Ramadhan, termasuk pelaksanaan Safari Ramadhan serta Operasi Pasar.

Khusus Safari Ramadhan, Sekdakab mengatakan bahwa sebanyak 24 Tim Ramadhan akan menyambangi Masjid dan Mushalla di Solok Selatan.
"14 tim reguler dari eksekutif, 7 tim dari DPRD Kab, serta 3 tim pendamping Tim Propinsi," tukasnya

PIMPIN APEL GABUNGAN, BUPATI MUZNI SAMPAIKAN PERMINTAAN MAAF DAN AKAN TAAT HUKUM

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria, menyampaikan permintaan maafnya di hadapan peserta apel gabungan ASN Pemkab Solok Selatan, Senin, 6/5/19, di halaman Kantor Bupati di Padang Aro "Atas nama Bupati dan juga keluarga, dalam menyambut bulan suci Ramadhan ini saya memohon maaf kepada kita semua. Permohonan maaf juga saya sampaikan atas terganggunya kita semua atas kejadian yang menimpa saya yang kita semua sudah mengetahuinya," ujarnya
Muzni menambahkan bahwa sebagai warga yang taat hukum, ia siap menjalani proses hukum yang ada
"Ini jalan hidup yang harus diterima. Saya pasti taat hukum dan sangat menghormati proses hukum di KPK yang sedang berjalan, dan siap memberikan keterangan," jelasnya

Ia juga meminta kepada para ASN dan juga masyarakat, untuk bisa bersabar dan tidak terpancing untuk mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tidak perlu serta menjaga kebersamaan "Jangan terganggu kebersamaan kita. Jangan goncang. Ini cobaan dari ALLAH SWT yang kami harus ikhlas menerimanya. Mohon doa agar semuanya berjalan sebaik2nya. Dan Sampai saat ini saya masih menjalankan tugas dan tanggungjawab seperti biasanya," tukasnya

Wakil Bupati Solsel, @abdul_rahman_67_ menghadiri Wisuda Tahfidz dan perpisahan Kelas VI Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Fath Bukit Patanangan, Sangir, yang dilaksanakan di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solsel, Sabtu 4/5/19.

HAFIDZ QUR'AN 30 JUZ ITU DAPATKAN BEASISWA KE TURKI

Namanya Aidah Iffatinnu'mah (12). Ia menjadi hafidzah Qur'an (Hafal Alqur'an 30 juz) sejak berumur 11 Tahun.
Terlahir dari Abi (Ayah) yang bernama Zulkarnaini dan Umi (Ibu) yang bernama Nurmasyitoh. Tahun 2016 silam Aida berhasil masuk sebagai 5 besar Hafidz Indonesia pada program acara RCTI di Jakarta

Kedua orang tuanya juga hafidz dan hafidzah Qur'an, dan sehari-hari tinggal dan mengajar di Rumah Tahfidz Al-Ikhlas Pasir Talang, Kec. Sungai Pagu, Solok Selatan

Menurut Zulkarnaini, anak sulungnya tersebut mendapatkan beasiswa ke Turki dan akan menuntut ilmu selama lebih kurang 2 tahun nantinya.
Namun sebelum ke Turki, terlebih dahulu dilakukan persiapan di Medan, Sumut, Juli nanti
"Selama di Medan para calon peserta beasiswa akan dilakukan pemantapan bahasa serta mutqin (pemantapan) hafalan 30 juz nya. Sebelum bahasa dan hafalan 30 Juz Qur'annya belum bagus, belum bisa diberangkatkan ke Turki," terang Ustadz Zul di kediamannya, Pasir Talang, Rabu 1/5.

Ia menambahkan bahwa selama di Turki segala biaya akan ditanggung nantinya. Namun untuk biaya selama pemantapan di Medan, ditanggung sendiri-sendiri.
"Mohon doa dan dukungannya, semoga pemantapan dan proses ke Turki nantinya dapat berjalan baik sesuai dengan rencana," tukasnya

Selain Aida, salah seorang santri di Rumah Tahfidz Al-Ikhlas lainnya, Nasifa Sita Utami (12), yang beralamat di Pinang Awan, Pauh Duo, juga akan mengikuti program serupa, dan akan mengikuti persiapan beasiswa ke Turki.

SISWA SMAN 1 SOLSEL INI WAKILI SUMBAR DAN AKAN BERLAGA PADA POPNAS DI PAPUA

Sekdakab, Yulian Efi, memberikan ucapan selamat dan mengalungkan medali emas kepada salah seorang siswa SMAN 1 Solok Selatan, Aidil Ramadhana Hadsah, seusai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Bupati, 2/5.

Aidil berhasil meraih medali emas pada cabang Lompat Tinggi Putra pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sumbar 2019 yang diadakan baru-baru ini di Padang.

Selanjutnya Aidil akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) yang direncanakan akan berlangsung di Papua, Oktober mendatang.

Berikut prestasi pelajar Solsel pada ajang POPDA Sumbar beberapa waktu lalu ;

1. Medali emas untuk lompat tinggi putra. A.n.Aidil Ramadhana Hadsah ( SMA 1 SOLSEL). 2. Medali Perak untuk lompat tinggi putri A.n. Najla Nasyirah (SMA 3 SOLSEL). 3. Medali Perak untuk lompat jauh putri A.n. Winda Huswatun Hasanah (SMA 4 SOLSEL)
4. Medali Perunggu untuk lari 400 M putra A.n. Adi Fadhilah (SMA 4 SOLSEL).

Most Popular Instagram Hashtags