hilmi28 hilmi28

1253 posts   4731 followers   140 followings

Hilmi Firdausi  Orang hina yg Allah tutup aibnya, byk dosa & slalu mengharap ampunanNya (For invt 08161174592 WAonly)

http://daarulfikri.org/

Besok saya mulai ceramah jam 9.30 di Masjid Al Barokah Komplek PWI Jaya.
#kajianhilmiyah #kanghilmi #jkh

Ustadz Pramuka
Oleh Hilmi Firdausi

Dulu waktu Pramuka jaman SD, Kakak pelatih Pramuka paling senang bernyanyi bersama lagu disini senang, disana senang, dimana-mana hatiku senang. Sampai sekarang saya memiliki Sekolah sendiri, lagu itu tampaknya masih bertahan dinyanyikan oleh siswa-siswi anggota Pramuka disetiap acara.

Ya...ternyata tambah satu julukan saya. Setelah UKB alias Ustadz Kesal Basuki...eh, maksudnya Ustadz Kece Badai 😁, sekarang julukan Ustadz Pramuka dilekatkan kepada saya karena dakwah saya yang lintas batas, dimana-mana senang. 😊

Saya berdakwah memang dimana saja, tak pernah lihat sekat-sekat, lintas manhaj, lintas ormas tapi tidak lintas dunia, karena dunia lain belum bisa saya dakwahi hingga saat ini. πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ Kadang saya berdakwah mengisi kajian dikalangan profesional alias orang kantoran, kadang ngisi kajian di depan pejabat negara, kadang mengisi kajian di kalangan Muhammadiyah, ceramah Tabligh Akbar dikalangan NU, dll. Jamaahnya pun rupa-rupi, dari yang berdasi hingga berdaster (gamis maksudnya 😁). Dari yang hijab panjang (pr) celana cingkrang (lk) sampai yang hanya berkerudung (pr) dan pakai sarung (lk). Dari sosialita sampai rakyat biasa. Dari mahasiswa sampai siswa TK. Dari ABG muda sampai ABG tua πŸ˜‚, Pokoknya ramai rasanya kayak Nano-nano.
Lalu saya pasti akan datang jika diundang mengisi acara apapun yang tidak bertentangan dengan syariah, diundang Kajian Keislaman, Kajian Rumah Tangga, Pengajian Ibu-Ibu, Acara muhasabah sampai Istighosah, acara dzikir akbar sampai kajian sunnah, acara Maulid, Isra' Mi'raj dsb...In syaa Allah saya akan datang selama tidak ada maksiat dalam acara-acara itu dan terutama tidak bentrok dengan jadwal saya yang lain.

Makanya ga usah heran, kalau imej saya bukan ustadz dari kalangan tertentu, komunitas tertentu...saya ya saya, berdakwah untuk semua saudara saya yang masih mengaku beriman kepada Allah dan RasulNya serta rukun iman lainnya, masih menjalankan rukun Islam seutuhnya, tidak prasmanan apalagi terima pesanan...emang catering. πŸ˜‚

Sebagai Ustadz Pramuka, saya pun harus siap banyak senjata. (Bersambung) #kajianhilmiyah #kanghilmi #jkh

Jilbab Anakku
Oleh Hilmi Firdausi

Anakku...Abi tau jilbabmu bukanlah kewajiban,
Tapi terimakasih jika Kau telah memilihnya untuk dikenakan.

Anakku...dulu kamu pernah bertanya, kenapa Ummi kemana-mana selalu berjilbab rapi, pakai baju longgar dan berkaus kaki ? Ummi-mu menjawab ; " Inilah Aurat kita sebagai wanita nak. Hanya boleh dilihat oleh mahrom kita. Allah yang suruh itu...bukan Ummi bukan Abi." Lalu dengan polos kamu menimpali..."jadi kalau tidak menutup aurat, Allah marah dan kita bisa masuk neraka Ummi?" "Surga Neraka itu hak Allah nak, tapi kalau Allah murka kira-kira masuk kemana...?" Anakku...selepas dialog itu, tak pernah sekalipun kau melepas jilbabmu jika keluar rumah. Walau usiamu masih jauh dari baligh, namun suatu kali kamu pernah berujar "Aku mau belajar berjilbab biar nanti tidak kaget kalau sudah dewasa..." Anakku...Jilbabmu memang belumlah jadi kewajiban, namun kesadaran menutup aurat itu yang utama. Menutup aurat sungguh fitrahnya wanita, karena wanita sejatinya selalu ingin dihormati, dilindungi dan tidak mau dilecehkan.

Anakku...sungguh Jilbabmu ini bukan paksaan, tapi Abi yakin...banyak wanita dewasa terinspirasi berjilbab karena melihat keanggunanmu berbusana muslimah. Pahala besar menantimu nak... Anakku...jika ada siapapun yang berkata anak-anak tidak perlu berjilbab, walau dia Gubernur, walau dia Presiden sekalipun...abaikan saja...sejatinya orang-orang seperti itu memang tidak suka syariah agama kita.

Anakku...Abi doakan kamu istiqomah berjilbab syar'i sepanjang hayatmu nak, karena jilbabmu sungguh akan menyelematkan Abi, Abangmu dan juga Suamimu kelak dari jilatan api neraka. Aamiin

FB : Hilmi Firdausi
FP : Kajian Hilmiyah
IG/Twitter : @hilmi28 *saya sedih, saya geram...jika jilbab anak-anak Indonesia dipermasalahkan.
#kajianhilmiyah #kanghilmi #jkh

Pak Kwik ini orang yang cerdas dan kritis. Sayang karier politiknya tidak secemerlang otaknya.
Jika kalangan minoritas seperti beliau, niscaya tidak akan terjadi banyak resistensi terhadap etnis Tionghoa seperti saat ini.

Jadi permasalahan Ahok bukanlah karena dia dari etnis minoritas dan bukan seorang muslim, tetapi lebih kepada arogansi yang berlebihan ditambah ulahnya melecehkan agama mayoritas penduduk negeri ini, sesuatu yang amat sangat sensitif.

Orang seperti Ahok tidak pantas dijadikan representasi minoritas di Indonesia. Jika media mainstream terus menerus menggiring opini ini, niscaya akan lahir Ahok-Ahok baru dan Steven-Steven yang lain. Ini justru sangat berbahaya bagi persatuan bangsa.

Pak Kwik, Pak Jaya Suprana, Ust Felix Siauw, Koh Hanny Kristanto, Koh Steven Indra Wibowo lebih layak untuk mewakili suara minoritas Tionghoa yang santun dan kharismatik.
FB : Hilmi Firdausi
FP : Kajian Hilmiyah
IG/Twitter : @hilmi28
#kajianhilmiyah #kanghilmi #jkh

Banyak yang bilang dari kubu sebelah, saya adalah Ustadz provokator. Komentar pedas, caci maki dan hinaan mereka seperti menjadi makanan sehari-hari...JKH dan teman-teman pasti tau itu.

Komentar-komentar seperti "Ustadz kok provokator !", "Ustadz kok provokasi bukan bikin adem." dsb,dsb.

Hhmmmm...kembali saya tegaskan, terutama buat para haters, Catat besar-besar ; " Saya berada di barisan muslim hanif, pecinta Ulama, pembela Al-Qur'an, anti penista Agama, anti Komunis, Liberal, Syiah dan aliran sesat !" Jelas ya...jadi setiap ada sesuatu yang ramai, saya harus berada di barisan saya, membendung opini yang menyesatkan ummat bahkan kalau bisa memukul balik dengan membentuk opini sendiri berdasarkan kebenaran yang kami yakini. Ini bukan provokasi, bukan memanas-manasi...tolong bedakan itu.

Jamaah dan teman-teman pasti tau, sekeras apapun pesan yang saya sampaikan, tidak pernah sekalipun saya berkata kotor, itu memang saya hindari. Namun saya tidak bisa mencegah orang lain berkomentar dengan bahasa yang kurang baik, harap dimaklumi karena mungkin saking emosi dan kesalnya hingga tak punya padanan kata lain yang lebih pas.

Saya pribadi sudah sering mengingatkan terutama kepada JKH untuk tetap menjaga etika, tetap santun, jangan terpancing emosi walau kubu sebelah seringkali memanas-manasi. Dan perlu diingat, ternyata ada juga lho simpatisan kubu sebelah yang menyamar jadi jamaah saya, berkomentar membabi buta menyerang penista agama, padahal tujuannya untuk menjelek-jelekkan muslim. "Tuh...muslim kok kotor kata-katanya". Yang perlu teman-teman tau, Alhamdulillah saya ini bukan tipe orang yang Baperan, jadi komentar sepedas apapun saya anggap biasa saja. Yang kadang buat saya sedikit "prihatin", jika ada muslim yang katanya ngaji, kok malah tidak mendukung apa yang Kami perjuangkan...πŸ˜“ Ingat..., buat sahabat muslim yang masih suka nyinyir kepada barisan Kami terutama terhadap apa yang saya dan JKH (Jamaah Kajian Hilmiyah) lakukan, ini tauladan Rasulullah dalam bersikap bahkan Allah abadikan dalam Al-Qur'an surat Al Fath ayat 29 (lanjut di komen)
#kanghilmi #kajianhilmiyah #jkh

Kamilah Muslim
Oleh Hilmi Firdausi

Hai...Kalian disana, yang suka menyebut Kami muslim radikal, saksikanlah, Kami hanya muslim biasa yang berusaha menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi laranganNya semampu Kami !

Hai...Kalian disana, yang suka menyebut Kami muslim radikal, saksikanlah, Kami hanyalah muslim biasa yang mencoba melaksanakan agama Kami dengan kaffah, bukan prasmanan apalagi terima pesanan !

Hai...Kalian disana, yang suka menyebut Kami muslim radikal, saksikanlah, Kami hanyalah muslim biasa yang cinta Agama kami hingga tak pernah rela Kitab Sucinya dinistakan, Ulamanya dilecehkan bahkan dipermainkan !

Hai...Kalian disana, yang suka menyebut Kami muslim radikal, saksikanlah, Kami hanyalah muslim biasa yang ingin hukum di negeri ini ditegakkan, jika terduga makar bisa langsung di penjara, kenapa terdakwa penista agama dituntut sangat ringan, bahkan kemungkinan besar akan dibebaskan !

Hai...Kalian disana, yang suka menyebut Kami muslim radikal, saksikanlah, Kami hanyalah muslim biasa yang cinta NKRI, hingga kami tak sudi negeri Kami diganggu faham Komunis, faham liberal dan aliran sesat yang bertentangan dengan Pancasila dasar Negara Kami.

Hai...Kalian disana, yang suka menyebut Kami muslim radikal, saksikanlah, Kami hanyalah muslim biasa yang tak akan pernah ridha, negeri yang dimerdekakan dengan tetesan darah para pahlawan, para syuhada, para santri dan ulama, digadaikan kepada Asing dan Aseng !

Hai...Kalian disana, yang suka menyebut Kami muslim radikal, saksikanlah, Kami hanyalah muslim biasa yang selalu siap menjaga Kebhinekaan, merawat keberagaman, selama itu tidak bertentangan dengan ajaran Agama Kami.

Hai...Kalian disana, yang suka menyebut Kami muslim radikal, saksikanlah, Kami muslim tidak pernah mencari musuh dan lawan, tapi kalau memang harus berhadapan, maka anak panah akan Kami bidikkan !

FB : Hilmi Firdausi
FP : Kajian Hilmiyah
IG/Twitter : @hilmi28

#kajianhilmiyah #kanghilmi #jkh

Team Basket...apakah akan menjadi team volly, atau bahkan mungkin team sepakbola ??? 😁

Dari Nemo untuk Pak Ahok...
#kajianhilmiyah #kanghilmi #jkh

Alkisah ada Ikan kecil bernama Nemo. Ia mengajak Ikan-ikan lain untuk berenang melawan arus demi menghindari jaring nelayan.

Awalnya ajakannya ditolak, namun akhirnya ikan-ikan menurut juga dan berenang melawan arus hingga terbebas dari jaring nelayan.

Nemo berjuang hingga pingsan kepayahan. Walau demikian, ikan-ikan yang terselamatkan tidak mengucapkan terima kasih kepada Nemo.

Nah...menurut teman-teman, apakah Ahok benar menyamakan dirinya seperti Nemo ??? Lalu apa hubungannya sama kasus penistaan agama ??? Jaka sembung bawa Golok...
Ga nyambung Pak Ahok...😁😁😁 #AhokBukanNemo
#SaveNemo

FB : Hilmi Firdausi
FP : Kajian Hilmiyah
IG/Twitter : @hilmi28
#kajianhilmiyah #kanghilmi #jkh

Perjuangan ini masih panjang sahabat...tetap semangat !

Ustadz Juga Manusia
Oleh : Hilmi Firdausi

Sungguh dari dulu saya sebenarnya lebih nyaman dipanggil Kang Hilmi, seperti KH.Abdullah Gymnastiar lebih suka dipanggil Aa Gym. Tapi entahlah, jamaah lebih suka memanggil saya Ustadz Hilmi...ya gpp juga si, sekalian saya introspeksi diri, menjaga terus perilaku dan lebih rajin menuntut Ilmu. Saya terima dipanggil apapun, asal jangan Mamah Hilmi, karena PerMamahan cukuplah Mamah Dedeh yang menguasai. #hapunteunMamah πŸ™πŸ™πŸ™ Oiya, JKH alias Jamaah Kajian Hilmiyah juga sering menjuluki saya Ustadz Kece badai, padahal sedari dulu saya kurang sreg dengan julukan ini...kenapa? Karena badai pasti berlalu, masa nanti kecenya juga berlalu ? 😁

Panggilan yang saya suka adalah Ustadz Darling...tapi sayang, ini sudah dimonopoli Istri saya, katanya awas aja ada yang manggil kamu Ustadz Darling, nanti bisa saya tuntut dengan Pasal Penistaan Rumah Tangga. #waduhhh

Entah sejak kapan Jamaah saya kebanyakan Mahmud dan Gadis Remaja. Apa gegara wajah saya kayak Aktor Korea ? Ah sudahlah...wajah itu bukan yang utama, percuma juga mirip Aktor Korea tapi diktator kayak Rezim Korea Utara. Lebih jauh percuma juga wajah ganteng tapi kalau marah jadi srigala πŸ™ˆ. Yang pas itu wajah teduh berbasuh wudhu, dan berseri karena senyuman taqwa.#eeaaaa

Masalah konsultasi, ini juga kadang jadi dilema. Di JKH kami menyebutnya CURAH (Curhat Syariah), bukan CURCOL (Curhat Colongan), repot kalau curhat aja harus mencuri-curi, malah nanti ga dapat solusi. Saya sejak lebih dari setahun terakhir memang berkomitmen membantu sahabat-sahabat yang sedang menghadapi masalah, Alhamdulillah banyak yang sudah terbantu...testimoninya tak perlu saya skrinsyut, karena ini memang bukan jualan krim pemutih atau alat pembesar nafsu ibadah. 😁

Satu lagi, kalau saya jawab agak lama ada beberapa kemungkinan ; bisa jadi saya belum sempat membuka, atau mungkin saya nggak bisa jawab. Ustadz kan bukan Wikipedia, sesekali boleh donk ngomong pas dan melambaikan tangan ke kamera. Pokoknya ga usah baperan kalau curhatnya slow respon. Kalau mau fast respon silahkan curhat sama pedagang onlen. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†
#kajianhilmiyah #kanghilmi #jkh

Dear Perempuan Indonesia...
#kajianhilmiyah #kanghilmi #jkh #kartini #kartiniday

follow this page in feedly

Most Popular Instagram Hashtags