ffofshadhika ffofshadhika

341 posts   1195 followers   4 followings

Radhika Madan  Radhika Madan β™₯

"Aku mau ganti dokter aja" ucap radhika tiba2. Saat ini mereka sudah berada didalam mobil. "Iya ganti aja" jawab shakti. "Kamu setuju aku ganti dokter?" Shakti mengangguk. "Kenapa setuju?" "Ya saya mah kalau kamu nyamannya diganti,ya ganti aja. Saya tinggal ngikutin keputusan kamu,yg penting kamu bahagia" jawab shakti. "Thank youβ™₯β™₯" ucap radhika mencium singkat pipi kiri shakti. "Yg penting kan saya punya nomornya dokter hally" "Kamu punya nomornya dokter hally?" Shakti mengangguk. "Ih kamu nih ya" radhika mulai jengkel. "Ngga sayang.. saya bohong.. saya ga mungkin lah menduaaa atau nyimpen2 nomor wanita lain,kurang kerjaan. Saya cuma cinta sama kamu,serius" ucap shakti menatap radhika singkat lalu kembali fokus menyetir. "Shakti,kita makan diluar yuk" ucap radhika. "Siap big bos" balas shakti sambil memberikan hormat dengan tangan kanannya membuat radhika tertawa. "Mau makan dimana?" "Hmm.. terserah deh" "Saya mana tau restoran yg enak dimana kalau didelhi" ucap shakti tiba2. "Oiya ya.. hmm yaudah makan dirumah aja,tapi kamu yg masak.. gimana?" "Saya yg masak? Oke siapa takut.. berarti kita kesupermarket dulu ya belanja bahan2 masakan sama beli susu untuk kamu" radhika mengangguk. "Tidurnya pules banget si,kyk abis begadang aja semalem" ucap shakti lg sambil memperhatikan shadhika yg masih tertidur pulas dipangkuan radhika. "Kalo seandainya shadhika begadang,emangnya dia mau ngapain kalo begadang?" Tanya radhika heran. "Ya bisa jadi main poker" jawab shakti polos. "Kamu ada2 aja si,dikasih uang aja dia makan apa lagi dikasih kartu" ucap radhika. "Ya kan saya bilang bisa jadi,kalo ga gini aja,kita pasang cctv dikamar,nah nanti kan ketauan kalo shadhika begadang,dia ngapain aja" ucap shakti. "Ngga mau ah,masa cctv dipasang dikamar" tolak radhika. Shakti melebarkan matanya "Oiya,jangan deh jangan. Bisa bahaya" balas shakti. (Pada tau kan pasti) @radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

"Sudah?" Tanya shakti kepada radhika yg baru saja keluar dr mobil. "Iya" jawab radhika. "Sebentar" shakti merapikan baju radhika yg sedikit terangkat dibagian belakang. "Kalo pada liat bisa bahaya" ucap shakti setelah selesai merapikan baju radhika. Radhika hanya tertawa mendengar perkataan shakti. Shakti dan radhika menuju ruang dokter yg sudah berjanji dengan mereka. Seluruh pengunjung memperhatikan mereka,hampir semua pengunjung rumah sakit memperhatikan mereka. Bagaimana tidak,shakti dan radhika berjalan berdampingan. Radhika memeluk pinggang shakti dr sebelah kanan,tangan kanan shakti merangkul radhika,sedangkan tangan kirinya menggendong shadhika yg sedang tertidur. Tok! Tok! "Permisi dokter" ucap radhika sambil membuka pintu. "Tn dan Ny Arora.. silahkan duduk" ucap dokter itu kepada radhika dan shakti. "Wah ini si kecil?" Tanya dokter itu saat melihat shadhika. "Iya dok" jawab radhika. "Anak pertama?" "Iya" "Berarti ini program anak kedua ya" "Baik.. saya mulai memeriksa ya" ucap dokter itu kepada radhika,radhika mengangguk lalu masuk kedalam ruang pemeriksaan. 15 menit kemudian dokter dan radhika keluar. "Gimana dok? Laki2 atau perempuan?"tanya shakti beruntun "Hahaha sabar dulu tuan shakti,usia kandungan istri anda masih muda,kami belum bisa melihat jenis kelaminnya" "Ah masa ga bisa di dok? Saya kan udh ga sabar" ucap shakti. "Nanti,kalau usia kandungannya sudah memasuki sekitar 6 bulan keatas,baru bisa dilihat" Shakti mengangguk paham. "Terus dok,bayi dan ibunya sehat kan?" Tanya shakti lagi. "Iya tuan shakti,bayi dan ibunya sehat.. tapi jangan sampai lengah ya,jangan makan sembarangan juga" "Makanannya apa aja dok yg boleh dimakan? Dokter kasih tau deh,biar saya rekam" ucap shakti sambil mengeluarkan ponselnya dr saku sebelah kanan. "Hahaha tidak usah direkam tuan,cukup makan makanan 4sehat 5sempurna. Dan jangan lupa susu ibu hamilnya jg harus rutin diminum" "Ah iya susu,saya lupa" "Tidak apa2 tuan,nanti sepulang dr sini kalau bisa langsung dibeli susunya karena sangat penting" jelas dokter itu lagi. Sejak td radhika hanya memandangi shakti dengan penuh rasa kagum. @radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

"Tadi siapa si? Pake ngajak ngomong shadhika segala" Oceh shakti. Shadhika hanya memperhatikan ayahnya yg cerewet dr samping. "Abhi" jawab radhika seadanya. "Iya saya juga tau itu abhi,tapi dia itu siapa kamu? Kenapa bisa kenal sama shadhika? Kenapa dia bisa perhatian sama kamu? Gara2 dia saya kejedot" "Astaga shakti,bisa satu2 ga nanya nya? AΔ·u pusing dengerinnya" "Oke,dia siapa kamu?" "Dia client aku" "Kenapa bisa kenal sama shadhika?""Shadhika pernah sekali aku bawa kekantor waktu meeting,mulai dr situ dia kenal shadhika" "Kenapa dia bisa perhatian sama kamu?" "Ga tau" "Kok gatau? Harus tau lah" "Aku gatau shakti,astaga" dumel radhika. "Gara2 dia saya kejedot" "Kok gara2 dia? Kamu yg ga hati2" "Tapi kan dia penyebabnya" "Shakti berisik banget si kamu,salah kamu sendiri jangan salahin orang lain" shakti terdiam. Terjadi keheningan didalam mobil selama beberapa detik. Tiba2 saja shadhika menangis "Shakti kamu jd bawa susunya shadhika?" "Ngga" "Ya ampun td kan aku minta tolong buatin supaya nanti dibawa" "Saya kan lupa radh" Shakti dan radhika terus saja berdebat,ditambah lagi shadhika yg menangis semakin kencang. Kini didalam mobil itu seperti sedang konser rock. "Iya sayang sabar ya" ucap shakti. "Radhika kamu susuin aja" "Kamu aja sana yg susuin" balas radhika asal. "Saya mana ada susunya si" balas shakti lagi. "Aku pake baju kyk begini,susah tau" ucap radhika. Radhika memang sedang memakai kaus dan jeans saja. Biasanya ia memakai kemeja,tp hari ini tidak. "Susahnya dimana?" Tanya shakti heran "Bajunya harus dibuka semua" jawab radhika. "Yaudah lewat atas aja" "Nanti leher bajunya melar" "Ah lama2 saya juga nih yg susuin" shakti mulai kesal. Shadhika terus saja menangis,wajahnya semakin memerah. "Udah bajunya buka aja semua,pake jaket saya nih tutupin" shakti melepaskan jaket bomber army nya. "Pinggirin sebentar" ucap radhika. Shakti menepikan mobilnya didekat sebuah ruko kosong. "Pegang dulu,biar aku buka baju sebentar" ucap radhika sambil memberikan shadhika kepada shakti. "Uuh anak daddy jangan nangis lagi ya" ucap shakti mendirikan shadhika dipahanya. @radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

224
"Shakti buruan!!" Teriak radhika kepada shakti yg sedang berada ditoilet. Tak lama kemudian shakti keluar dr toilet "Kenapa murung?" Tanya radhika kepada shakti yg sedang berjalan menghampirinya "Saya dateng bulan" ucap shakti polos. Radhika tertawa terbahak2 sampai2 shadhika yg sedang bermain dikasur pun terkaget. "Udah ah gausah macem2,ayo buru" radhika menggendong shadhika lalu menarik lengan shakti. "Mobil saya kan dihotel,lupa bawa" ucap shakti kepada radhika "Pake mobil papa dulu aja" "Papa ga kekantor?" "Ngga,ini kan sabtu" "Oiya saya lupa" "Lupaan mulu,mikirin apa si?" "Mikirin kamu" goda shakti. Muka radhika memerah "Ayo sayang sama daddy,mommynya lagi ngefly" ucap shakti sambil mengambil shadhika dr gendongan radhika. "Oiya kenapa ga pake mobil kamu aja si?" Tanya shakti kepada radhika. Kini mereka sedang berada dilift. "Mobil aku kegedean" "Wuih sombongnya" "Engga sombong,emang kenyataan" radhika memasang wajah sombongnya. "Sombong banget ya mommy mu" ucap shakti kepada shadhika. Shadhika mengangguk sambil tertawa. "Oh jd sekongkol ya sama daddy sekarang? Oke fine" radhika berjalan lebih dulu ketika lift sudah berada dilantai dasar. "Ma ma" panggil shadhika kepada radhika yg berjalan lebih dulu "Sama daddy aja,mommy gamau" ucap radhika sambil menoleh kepada shakti dan shadhika yg berada dibelakangnya. "Radhika" panggil seorang laki2 ketika mereka berada diparkiran. "Abhi" radhika dan abhi saling berjabat tangan. Shakti yg sedang memperhatikan mereka pun terbakar api cemburu. "Sayang ini anak kita mau buru2 loh" ucap shaktis sedikit menekankan kata ANAK KITA. "Oiya abhi,ini shakti suami aku" "Tuan shakti pemilik SR Corp?" "Iya saya pemilik SR Corp. Saya suaminya,laki2 yg jd belahan jiwanya" ucap shakti kepada abhi. Entah mengapa shakti berbicara seperti itu. Radhika menyikut perut shakti. "Hai shadhika" sapa abhi pada shadhika yg ada digendongan shakti "Ini anak saya sama radhika" "Iya tuan saya sudah tau" balas abhi lalu tersenyum. "Ng,abhi aku duluan ya mau ada perlu" "Ah iya radhika,hati2 ya" ucap abhi pada radhika. "Ada saya yg jaga,bilang hati2nya sama saya aja" ucap shakti kesal.@radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

Tumhaare saathβ™₯β™₯β™₯ @radhikamadan @shaktiarora

"Hah hah hah" shakti terbangun dari tidurnya. "Kenapa saya mimpi kyk begitu" gumam shakti mengusap wajahnya dengan kasar. "Kamu kenapa sayang?" Tanya radhika yg ikut terbangun dr tidurnya. "Saya mimpi buruk" ucap shakti "Mimpi apa?" Tanya radhika sambil mengelus2 punggung shakti. "Minum dulu" radhika memberikan segelas air yg ada diatas meja. "Saya mimpi kamu jatoh dikamar mandi,kamu keguguran,kaamu gabisa hamil lagi terus kamu marah saama saya abis itu--" ucapan shakti terhenti. "Itu cuma bunga tidur.. baby baik2 aja kok disini" radhika menuntun tangan shakti keperutnya. Shakti mengelus perut radhika yg masih terlihat rata karena usia kandungannya baru beberapa minggu. "Saya takut" ucap shakti dengan wajah pucat. "Aku ga takut,karena aku percaya kamu akan selalu ada disamping aku,akan selalu menjaga aku.. iyakan?" Tanya radhika. Shakti mengangguk lalu tersenyum. Shakti dan radhika kembali merebahkan tubuh mereka. Radhika merapatkan dirinya ke tubuh shakti. Lalu memeluknyaa. Mereka hanya tidur berdua diranjang,karena shadhika tidur didalam box. "Udah ya kamu tidur lagi,ga akan terjadi apa2.." ucap radhika setelah mencium singkat pipi kiri shakti. Shakti mengangguk lalu kembali memejamkan matanya sambil memeluk radhika@radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

"Disini tempat umum,dan arya adalah client saya. Anda tidak berkepentingan dikantor ini,silahkan keluar" ucap radhika pada shakti. "Anda? Saya?" Shakti mengulangi perkataan radhika. Mata radhika tertuju pada luka2 shakti,namun ia tetap berusaha untuk tak perduli. "Bawa orang ini keluar" ucap radhika kepada penjaganya. "Radhika kamu--" ucapan arya terhenti saat radhika memandangnya. "Kamu disini untuk urusan pekerjaan bukan? Jd tolong jangan ikut campur masalah pribadi saya" ucap radhika kepada arya. "Lepasin! Saya bisa pergi sendiri" bentak shakti kepada penjaga radhika yg menarik2nya. Shakti pergi meninggalkan radhika. "Papa!!" Teriak shalia saat melihat shakti datang. "Papa shalia kangen" ucap shalia saat berada dipelukan shakti. "Papa ini kenapa? Papa dipukulin sama siapa?" Tanya shalia lagi. "Papa gapapa kok,kamu kekamar dulu ya.. papa mau bicara sama mama" shalia mengangguk lalu pergi masuk kedalam kamar. "Shakti muka kamu kenapa? Siapa yg udh pukulin kamu?" Tanya alia sambil menyentuh wajah shakti. Shakti memegang tangan alia "saya gapapa kok" ucap shakti lalu tersenyum. "Kamu tunggu disini,duduk dulu" ucap alia lalu pergi kedapur. Tak lama kemudian alia kembali dengan membawa baskom berisi air,sapu tangan dan obat merah. "Sini biar aku obatin dulu" "Gausah.. gapapa kok alia,cuma luka kecil" "Luka kecil apanya? Sini cepet" balas alia. Shakti mengangguk lalu merebahkan kepalanya dipaha alia. Alia merasakan ada sesuatu yg bergejolak dihatinya saat shakti merebahkan kepalanya dipaha alia. Alia mengobati luka2 shakti dengan telaten sesekali alia meniupnya dengan penuh kelembutan. "Saya kangen dimanja sama radhika" gumam shakti sambil terpejam lalu meneteskan airmatanya. Alia merasakan sakit dihatinya disaat bersamanya,shakti masih bisa membicarakan radhika. "Tugasku hanya mencintai kamu tanpa berfikir sedikitpun merusak kebahagiaanmu dengan orang yg kau cintai" ucap alia dalam hati sambil mengelus lembut kepala shakti. Shakti merubah posisinya,kini wajah shakti menghadap keperut alia. "Saya tidur sebentar ya.." ucap shakti pelan dan di iyakan alia. @radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

"Bisa beritahu kami kamar tuan sujit madan ada di lantai berapa?" Tanya polisi itu pada resepcionist. "Ada keperluan apa pak?" "Saya mau mengantarkan menantunya" "Baik pak,ada dilantai 15 nomor ***" polisi itu mengangguk lalu membopong shakti. Ting tong polisi itu membunyikan bel kamar apartemen radhika. "Astaga shakti" ucap ny madan saat melihat shakti yg sedang dibopong dengan kondisi babak belur. "Silahkan masuk" "Mau diantar kemana ny?" "Kekamarnya aja pak" ucap ny madan lalu berjalan menuju kamar radhika diikuti oleh kedua polisi itu. "Terima kasih pak" ucap ny madan ketika polisi itu selesai membaringkan shakti diranjang. "Apa tuan sujit madan ada?" "Beliau sedang keluar kota pak" "Baiklah kalau begitu,kami permisi dulu" "Baik pak,terima kasih" ucap ny madan lalu menutup pintu. "Radhika.." panggil ny madan lembut kepada radhika yg sedang memperhatikan shadhika tertidur. "Shakti dikeroyok orang nak.. td polisi nganter shakti kesini,dia ada dikamar kamu" ucap ny madan kepada radhika. Entah mengapa perasaan radhika biasa saja,justru ia berfikir bahwa luka2 shakti hanya memar2 kecil. "Lebih baik kamu lihat dulu ke kamar" ucap ny madan lagi. Radhika berjalan perlahan ke kamarnya. Dilihatnya seorang laki2 terbaring diranjangnya dengan wajah penuh luka dan darah. Radhika berjalan menuju dapur lalu mengambil baskom berisi air dan juga sapu tangan. Dibersihkannnya luka shakti secara perlahan. Tak seperti biasanya radhika menangis,saat ini ia tidak merasakan apapun saat melihat shakti terluka. Pandangannya biasa aja. Setelah selesai membersihkan luka2 shakti,radhika menyelimuti tubuh shakti lalu berbaring disamping shakti dan tertidur lelap. @radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

Radhika mendorong shakti sampai shakti terjatuh dr tampat tidur. "Radhika maafin saya" ucap shakti yg akan kembali memeluk radhika. "Pergi kamu! Pergi! Aku gamau liat kamu lagi! Pergi!" Ucap radhika berteriak. Dokter dan suster tiba2 saja datang. "Tolong dipegang,saya akan memberikan obat penenang pada pasien" ucap dokter itu kepada shakti. Shakti mengangguk lalu membantu suster memegangi tangan radhika. "Aku benci sama kamu shakti!" Suara radhika mulai terdengar melemah karena dokter sudah memberikannya obat penenang. "Pasien akan tidur selama kurang lebih 1 jam" "Terima kasih dok" ucap shakti lalu dokter dan suster itu pergi. Shakti duduk disamping radhika,ia merapihkan selimut radhika yg terlihat berantakan. Ia usap dengan lembut kepala wanita yg sudah menjadi tujuan hidupnya selama ini. "Maafin saya" hanya kata maaf yg bisa shakti keluarkan dr mulutnya. Shakti merebahkan kepalanya disamping kepala radhika,memperhatikan wajah pucat wanita yg sangat ia cintai itu. Tanpa sadar shakti mulai tertidur. 1 jam kemudian ada pergerakan dr radhika yg membuat shakti sedikit terusik. Terlihat radhika yg sudah bangun dr tidurnya. "Kamu udh bangun? Kamu butuh sesuatu? Biar saya ambilin" "Aku mau pulang" balas radhika singkat. "Tapi dokter belum nyuruh kamu untuk pulang" "Aku mau pulang!" Radhika mengulang kembali perkataannya dengan suara yg sedikit meninggi. "Kamu tunggu sebentar ya biar saya panggil dokter" ucap shakti. Radhika menjauhkan dirinya ketika shakti akan mencium pucuk kepalanya. Shakti menghela nafas lalu pergi keluar mencari dokter. Selama shakti keluar,radhika terus saja menangis sesunggukkan merenungi takdir yg tertulis didalam hidupnya. "Dokter istri saya minta pulang,apa bisa dok?" "Sebentar biar saya periksa" dokter memeriksa radhika selama beberapa menit. "Apa tuan mengijinkan istri tuan untuk pulang? Dengan kondisi yg masih belum sembuh total" Tanya dokter itu pada shakti. "Saya mau pulang dok,gaperlu tanya dia" ucap radhika dingin. Dokter menatap shakti,lalu shakti mengangguk. "Baiklah,pasien boleh pulang. Tapi tuan,anda harus menjaganya dengan telaten" ucap dokter itu lalu shakti mengangguk. @radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

"Kaki kamu kan masih sakit,kenapa kesini?" Tanya shakti. "Nanti aja dibahasnya,kamu ganti baju dulu,nanti kamu sakit.. kalau kamu sakit,yg jaga radhika siapa.." ucap alia lembut. Mereka berdua kembali kekamar rawat radhika. "Shakti kamu kenapa basah2an? Kamu juga alia" tanya radhika saat melihat shakti dan alia masuk secara bersamaan. "Td saya abis dr luar terus keujanan" jawab shakti. "Kalo kamu alia?" "Aku pas baru sampe sini ujan,lupa bawa payung.. jd basah hehe" radhika mengangguk. "Shakti kamu ganti baju dulu gih,alia kamu pake baju siapa ya,kamu ga bawa baju aku ya shakti?" "Ngga,saya ga bawa. Yaudah alia pake baju saya aja" ucap shakti. "Ah ngga usah,pakai ini aja gapapa" tolak alia. "Nanti kamu sakit" ucap shakti lembut. Perubahan sikap shakti pada radhika dan perhatian shakti pada alia membuat hati radhika terasa sesak. "Makanan kamu udh dihabisin?" "Udah kok,obatnya jg udh aku minum" jawab radhika. "Bagus.." balas shakti lalu tersenyum. Tak lama kemudian alia keluar dengan menggunakan celana pendek dan kaus shakti yg sedikit kebesaran. "Aku suka bajunya" ucap alia. Shakti hanya tersenyum mendengar perkataan alia,sementara radhika memperhatikan alia dengan tatapan tidak suka. "Kamu masih sakit?" Tanya alia pada radhika. Radhika menggeleng "Udah sehat kok" jawab radhika lalu tersenyum. "Gimana keadaan baby?" Tanya alia tiba2 dan membuat shakti langsung menoleh kepadanya. "Baby baik.. iyakan shakti?" Tanya radhika pada shakti,shakti mengangguk lalu tersenyum singkat. "Tapi--" jawaban alia menggantung saat shakti menggelengkan halus kepalanya kepada alia. "Tapi apa?" Tanya radhika heran. "Tapi shakti cemberut mulu" alia mencoba mengalihkan perhatian radhika. "Iya aku juga heran,dia belakangan ini suka cemberut mulu" ucap radhika menatap shakti. "Aku pulang dulu ya" ucap alia. "Shalia dimana?" "Shalia sama mama kamu radhika,td aku ke apartemen tp kata mama, kamu masuk rumah sakit,jd aku langsung kesini" radhika mengangguk paham. "Saya ga bisa anter kamu pulang,saya mau jaga radhika" ucap shakti pada alia yg kini mereka sudah berada didepan pintu. Alia mengangguk lalu pergi@radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

Tok! Tok! "Permisi,Maaf" ucap suster setelah membuka pintu melihat shakti dan radhika yg sedang berpelukan dan shakti bertelanjang dada. "Iya sus kenapa?" Tanya shakti tanpa melepaskan pelukannya. "Dokter memanggil anda keruangannya tuan,ada yg ingin dibicarakan" ucap suster itu sambil menahan senyumnya. "Iya baik nanti saya kesana" "Baik tuan,saya permisi" shakti mengangguk. "Ada2 aja pasangan itu,mesra2an dirumah sakit" gumam suster itu sambil berjalan dikoridor. "Saya ketemu dokter dulu ya,kamu tunggu disini,makanannya dihabiskan" ucap shakti lalu mencium pucuk kepala radhika. "Shakti" panggil radhika disaat akan membuka pintu. "Apa?" Tanya shakti "Pake bajunya dulu" balas radhika sedikit tertawa lalu melemparkan baju shakti kepada shakti. "Oiya saya lupa" ucap shakti lalu keluar ruangan sambil memakai bajunya. "Kenapa ga dipake disini aja si" gumam radhika dengan tatapan jengkel saat shakti tidak memakai bajunya didalam. "Waah itu cowo badannya bagus banget si,ah meleleh" ucap seorang wanita kepada temannya saat melihat shakti berjalan sambil memakai bajunya. "Iya eh,ganteng lagi ya ampun" shakti yg mendengar perkataan wanita2 itupun hanya diam tak merespon ataupun menoleh. Ia terus saja berjalan menuju keruangan dokter. Tok! Tok! "Permisi dok" ucap shakti sambil membuka pintu. "Iya tuan shakti silahkan duduk" "Ada apa ya dok? Apa ada masalah yg serius?" Tanya shakti khawatir. "Begini tuan shakti,maaf saya harus memberitahukan anda soal kabar buruk ini" ucap dokter yg membuat fikiran shakti berkecamuk. "Kabar buruk apa dok?" Suara shakti terdengar sedikit gemetar. "Nona radhika tidak bisa lagi mengandung,akibat kejadian kemarin.." ucap dokter itu. Mendadak ruangan dokter itu menjadi sangat panas,shakti mulai berkeringat. "Maaf tuan,anda harus sabar.. agar anda dapat menguatkan istri anda soal ini. Apa istri anda sudah anda beritahukan?" "Belum dokter,saya masih belum mempunyai nyali untuk memberitahukan ini semua" "Ada baiknya jika anda langsung yg memberitahu istri anda,jangan sampai orang lain yg memberitahu istri anda." Shakti mengangguk. @radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

"Morning.." sapa radhika lembut kepada shakti dr atas ranjang. Shakti yg baru bangun pun hanya tersenyum. "Saya mandi dulu ya" ucap shakti kepada radhika. "Sini sebentar" panggil radhika meminta shakti untuk duduk disampingnya. "Kenapa?" Tanya shakti,disaat radhika tiba2 saja memeluknya. Menciumi bahu shakti. Radhika menggeleng "Aku kangen sama aroma badan kamu kalo baru bangun tidur" gumam radhika sedikit tidak jelas karena bibirnya ia tempelkan didada shakti. Shakti melepaskan pelukannya lalu mencium lembut pipi radhika "Saya mandi dulu ya" ucap shakti sambil tersenyum lalu berjalan masuk ke dalam kamar mandi. "Bahkan dia ga sadar kalau aku belum makan gara2 nungguin dia" gumam radhika lalu membenarkan posisi duduknya. Tak lama kemudian shakti keluar dengan hanya menggunakan celana,shakti bertelanjang dada. "Jngn dipake bajunya,begitu aja,Kamu keliatan seksi. Aku suka" ucap radhika pada shakti yg akan mengenakan kaus polo berwarna abu2nya. "Ga enak diliat orang nanti" balas shakti. "Siapa? Kan cuma ada kita berdua" shakti tertawa mendengarkan perkataan radhika lalu tidak jd menggunakan pakaiannya. "Makan dulu.. biar saya suapin" ucap shakti lembut lalu mengambil makanan yg ada diatas meja.@radhikamadan @shaktiarora #radhikamadan #shaktiarora πŸ‘‡πŸ‘‡

Most Popular Instagram Hashtags