farakhnasida farakhnasida

158 posts   974 followers   845 followings

Farakh Nasida  '98 Pembaca yang sedang belajar berkata-kata. 📚 Goodreads: farakhnasida

/Menjelajah/

Sampai tahun ketiga hidup di rantau, aku belajar begitu banyak hal. Melangkah dari desa yang alpa dari hiruk pikuk dunia ke Ibukota yang bahkan setiap detiknya tak henti bersuara sangatlah tidak mudah.
_
Dari bawah langit Ibukota, aku mengenal banyak karakter manusia, memahami begitu banyak hal yang bahkan pernah terdengar pun tidak. Jakarta begitu pahit dan manis pada saat yang sama. Tinggal bagaimana aku memandangnya sebagai bagian dari hidup.
_
Kemarin lusa, dalam riuh Istora, aku kembali bertemu dengan orang-orang hebat yang tak pernah kusangka-sangka. Keberhasilan mereka yang kulihat hanyalah satu bagian dari episode perjuangan yang tak mudah. Kobar asa mereka tak pernah padam, membakar seisi Istora.
_
Lalu, semudah itukah aku akan menyerah?

Istora, 26 Agustus 2018

⚡ [ LILIEFORS 2018 IS COMING ] ⚡
.
"Ia sebenarnya waras bukan main, yang gila adalah dunia yang dihadapinya." -Eka Kurniawan
.
Halo Kreator Muda, siapkah kamu merubah dunia yang gila bersama-sama? Mari, bergabung dalam Liliefors 2018 yang digelar Media Kampus Polstat STIS!✨
.
Liliefors 2018 merupakan suatu kesempatan emas bagi kita bertemu dengan orang-orang hebat. Bertemu dengan mereka selalu memotivasi saya untuk selalu berkarya dan meneladani usaha mereka.
.
Saya Farakh, siap menghasilkan karya terbaik untuk bersama-sama mengubah dunia lewat Liliefors 2018 yang digelar pada 25 Agustus 2018!⚡ .
#Liliefors2018
How to Change The World: Moves People with Creation
.
Follow instagram @liliefors.stis untuk info pemesanan tiket dan jangan sampai kehabisan!🙌🏻
.
#Liliefors2018 #MediaKampus
#LilieforsChallenge2018

Salah satu dari rangkaian bahagiaku di rantau.

Berawal dari celetukan: "Habis UAS main yuk." Dan diikuti hari-hari ujian yang terbayang binatang-binatang :)

Akibat baju lebaran datang terlambat sehingga terlantar di kosan.

Maaf lahir batin ya netijenqu~

Setelah melalui serentetan drama: akhirnya kita sampai di sini. Mulai dari Daminah yang tugasnya gak bisa ditinggal-tinggal sutradaranya padahal ppt terbengkalai. Drama sok-sokan mau berangkat mepet yang kacau gara-gara gak baca jarkom. Sampai kekoploan hilang flashdisk di penginapan tengah malam. Tapi Malang punya ceritanya sendiri. Kami padamu, wahai sempol kecintaan dan soto empat-ribuan. Sampai berjumpa lain waktu.

Terima kasih @malydasavira sudah menemani hari-hari kami di Malang. Terima kasih @fatanza atas pengalaman yang luar biasa.

#Kendalism
#KendalBeribadat
#WakendalForever
#TakKendalMakaTakSayang

[DAMINAH (2018) OFFICIAL TRAILER]

DAMINAH
(n.) hati yang serasi.

Berkuliah di STIS membuat Alha (Alha Belasae) harus memanfaatkan kesempatan yang ada di depannya saat ini. Di sisi lain, Alha merasa ada sesuatu yang salah dari dirinya. Pertemuannya dengan Daminah (Prisita Nallavasthi), mahasiswi yang gemar menari di rooftop kampus yang sepi kemudian membawanya pada kesadaran atas kesalahnnya selama ini. Akankah Alha dapat menyelesaikan masalahnya sendiri, ataukah dengan bantuan Daminah?

PRODUSER EKSEKUTIF
Ari Rama Nugraha

PRODUSER
Deviana Purnamasari

SUTRADARA
Budhi Fatanza Wiratama

CAST
Alha Belasae, Prisita Nallavasthi

PRODUKSI MEDIA KAMPUS POLITEKNIK STATISTIKA STIS

Ketika sudah lelah ditanya: kenapa pakai kacamatanya di luar?

#AyoMasukSTIS

/Jelaga/

Dari tatih nasib, yang tak bosan mengaral
Pada buih tinta dan risau ujung pena
Tetaplah menjelma sepekat jelaga
Sebercanda rindu yang bergulat
sampai kelak

/Be Good, Be You/

Pagi ini, kembali. Menggali keistimewaan wanita dalam perspektif Islam. Tak hanya wanita, menjadi baik adalah suatu keniscayaan setiap orang. Namun, menjadi baik saja tidak cukup menjadikanmu istimewa.
_
Sejenak. Aku terkesiap dengan tema yang diusung K-Nisaa tahun ini: Be Good, Be You. Sehingga kuperlukan bertanya: sudahkah aku menjadi aku?
_
Setiap orang, seperti yang kau dan aku tahu, memiliki sisi lebihnya tersendiri. Sisi yang membuatmu merasa "ini aku". Pun kala kita tak ingin disama-samakan dengan orang lain. Kau dan aku bisa menjadi baik, insya Allah, dengan sisi terbaik kita masing-masing. Belum. Tentu tidak ada kata terlambat untuk terus memperbaiki diri. Yuk, mulai gali keistimewaan diri dan jadilah versi terbaik dari dirimu.
_
#KnisaaIstimewa2018 #BeGoodBeYou #TheUnspokenBlessingsBeingYou #CaptureGoodCaptureYou

/Kepunan/
_
Kali pertama mendengarnya, tak terbesit sekalipun untuk mencari-cari maknanya—seperti yang biasa kulakukan. Kubiarkan saja lembar-demi lembar yang kulalui menjawab rasa penasaran yang kutangguhkan itu. Kisah ini, kalau boleh kusebut begitu, diawali dengan sebuah surat dari cucu Mendiang Fleur de Veidjn yang ditujukan langsung kepada tokoh Aku. Hendak belajar mengarang, katanya, yang akhirnya disambut dengan perjalanan melintasi lorong-lorong memori yang telah lama disimpannya sendiri.

Memasuki awal cerita, pembaca disambut dengan suasana Musirawas bersama kekentalan budaya, agama, dan karakter kuat setiap tokohnya. Tokoh Aku, pembelajar yang tak pernah lelah itu, dikisahkan dengan cerdiknya "mencuri" ilmu dari kawan-kawan Belandanya. Masih dalam suasana perjuangan, Aku yang notabene pribumi tulen menjalin persahabatan dengan anak para koloni: Fleur, Sophie, Julia, dan Emma. Persahabatan inilah yang nantinya akan menjadi jembatan penting dalam kisah ini.

Konflik pertama muncul ketika semangat belajar dan kecerdasan yang dimiliki Aku, terutama dalam hal mengarang, tak didukung oleh keluarganya. Bagian ini diceritakan dengan apik dalam bagian “Aku Berlindung dari Godaan Pengarang yang Terkutuk” yang membuatku memandang pengarang dengan kacamata lain.
_
Pada akhirnya, harus kukatakan bahwa kau wajib menaruh “Kepunan” dalam daftar bacamu sesegera mungkin. Kepunan merupakan kombinasi apik dari romansa, keluarga, persahabatan, dan cinta tanah air yang sukses diharmonisasikan dalam bab-bab kisah yang sayang untuk kaulewatkan. Kepunan membuatku lelah menempel sticky notes dalam bagian-bagian yang kuanggap luar biasa. Terlepas dari akhir cerita yang kukira mulai kehilangan “nyawa”. Lantas, entah salahku entah siapa aku tak begitu mendapatkan emosi yang seharusnya dapat kuselami dalam setiap episodenya. Demi kekagumanku pada Umak, NekJo, dan Aku, Kepunan layak mendapatkan 4 dari 5 bintang dariku!

[Aku]

Lalu, setelah ini apa?
Aku, mengetuk tanya pada Juni yang segera tiba.
Dipilihnya satu episode. Singkat. Memikat. Lekat.
_
📷 (ternyata) @rakasuryadi

[4/5]
.
Agak terkejut ketika mendapati diriku memilih buku ini begitu saja di stan Dema awal September lalu. Lebih terkejut lagi saat saya merasa harus mendapatkan buku-buku semacam ini, lagi dan lagi.

Awalnya saya ragu, hendak menuntaskannya dengan "lurus" atau mengikuti sarannya dengan membaca dulu bab-bab ganjil. Saya memilih yang kedua.

Sebuah novel yang mengisahkan pengembaraan tokoh Aku, yang seingat saya tak disebutkan namanya dalam bab ganjil, menyelami kebingungan akan dirinya. Saya begitu menikmati bab-bab ganjil yang saya lahap hanya dalam beberapa jam. Tak begitu menguras emosi, namun tetap tak kehilangan nafasnya.

Kejutan berikutnya datang dari bab genap. Sebuah perjalanan mengumpulkan fragmen-fragmen yang tiba-tiba saja mencul kembali yang mengatasnamakan diri sebagai luka.

Most Popular Instagram Hashtags