duniaira duniaira

1864 posts   1955 followers   1087 followings

DUNIAIRA  Perempuan yang suka selfie, jatuh cinta pada langit laut dan mata kamu

http://www.duniaira.blogspot.com/

Saat foto ini diambil, masih ada bekas kerokan di punggung karena beberapa hari di ruangan ber AC.

Satu hari sebelum nya juga masih sambatan sakit, nggak enak makan, sakit kepala, sakit perut dan sejenisnya.

Tapi liat langit, laut dan ombak setinggi cintaku padamu buat lupa segalanya.
Ya. Ternyata benar. Merdekalah sejak dalam pikiran.

Lupakan kerja kantoran!!!! #duniaira #langit #laut

Setiap orang selalu mempertanyakan tentang makna merdeka. Terkadang dimaknai dengan rumit dan njlimet.

Sederhananya adalah jika kau melakukan hal yang membuatmu bahagia dan orang lain bahagia, kamu telah merdeka.

Jika masih kau pikir rumit. Tinggal ngopi aja.

#duniaira
#banyuwangi

Dan selamanya kamu tidak akan pernah memahami rasa sepi, takut, dan sendiri.

Selama ada seseorang yang menunggumu di rumah. Menyediakan waktu untuk menyiapkan air hangat untuk mandimu. Memastikan selimutmu tetap ada di atas tubuhmu walau lewat tengah malam. Memelukmu saat kau mengigau tengah malam.

Apalagi kekuatan yang sehebat harapan? maka diam adalah bahasa kedua yang mengartikan bentuk kepasrahan tanpa ada harapan.

Benar katamu semua toh akhirnya akan mati. Tapi kematian mana lagi yang menakutkan selain kematian dalam sunyi?

Yang harus saya yakini adalah jarak terjauh bukanlah kematian, tapi adalah lupa dan terabaikan.

Selamat malam dan panjatkan doa doa indah pada Gusti. Ada matahari terbit esok hari

#duniaira #banyuwangi #laut

Hai Apa kabarmu?
#duniaira #banyuwangi #puisi

Di Halaman Belakang Puisi Ini : Aan Mansyur

Puisi adalah pesta. Seperti ulang tahun atau pernikahan, tetapi benci perayaan. Ada beranda di halaman belakang buat setiap tamu yang datang. Aku biarkan orang-orang berbincang dan bersulang dengan diri sendiri.

Aku mungkin tidak berada di sana — aku sedang duduk menemani diriku di taman kota atau perpustakaan atau terjebak pesta berbeda dalam puisi yang belum dituliskan.

Aku mengundang kau juga. Datanglah. Masuklah. Tak ada kamera tersembunyi yang mengawasimu seperti di tiap sudut kota. Di puisiku hanya akan kau temukan tubuhmu jatuh ke lengan seseorang. Dia menciummu hingga kau lupa kau pernah merasa ditinggalkan.

Kau boleh membayangkan dia adalah aku atau siapa pun yang kau inginkan 📌 @pantaicacalan_bwi

#duniaira #banyuwangi #cacalan #pantai #laut #langit #aanmansyur

Reyes.

Warnanya di edit dikit biar kagak keliatan nyoklat banget kayak akasia di Savana.

Iya nyoklat sama gosong mirip mirip 11-12.
Ketemu kawan palmerah.

Sudah lama nggak main ke Pantai Cemara. audah lebih dari 12 purnama sepertinya.

Pas ada kesempatan main kesana ada perubahan mendasar salah satunya ada zona inti yang menjadi hutan kota.

Lagi lagi nelayan yang mengambil peran dengan menanami pantai Cemara seluas 10.2 hektar dan saat ini ada 19 ribu Cemara udang yang tumbuh subur diantara pasir pasir hitam

Jadi kapan kamu ke Banyuwangi?

http://travel.kompas.com/read/2017/08/08/160300327/banyuwangi-punya-pantai-dengan-hutan-cemara-nan-rindang

#banyuwangi #duniaira #pantaicemara #wisatabanyuwangi #hutankota #cemara #pantai #laut

Manisnya Kacang Unting dari Desa Olehsari dirasa sampai ke Bali

Mungkin saya yang kebangetan jika baru tahu kalau Desa Olehsari memiliki kekhasan yaitu "Kacang Untingan". Iya benar, jika lagi jalan-jalan dan kamu bertemu penjual kacang yang dihargai seribu rupiah tiap unting ini bisa dipastikan berasal dari desa yang terkenal dengan seblangnya.

Dari data BPS 2016, luasan ladang kacang tanah di Olehsari mencapai 9 hektar dengan hasil panen mencapai 12 ton per tahun. Selain itu hampir sebagian besar lahan pertanian di desa ini tidak rutin mendapatkan air irgasi. Harus bergiliran. Jika tidak mendapat jatah air maka mereka menanami palawija yaitu kacang tanah agar lahan tetap menghasilkan. Dan sejak tahun 1950-an kacang tanah menjadi sumber penghasiln utama masyarakat desa Olehsari mulai dari pemilik lahan, buruh ngunting sampai penjual. Tidak tanggung-tanggung mereka menjual kacang unting sampai ke Kuta Bali.

Mereka ada yang berangkat sendirian atau berkelompok dengan pickup tertutup membawa kacang unting dan menjajakan menggunakan cingkek atau alat panggul yang khas. Tidak jarang ada juga penebas asal Bali yang membeli kacang untingan yang sudah matang. Satu penjual bisa membawa 500 sampai 750 unting kacang tanah.

Sedangkan untuk buruh mencuci dan mbibit atau mengikat kacang dihargai 4 ribu rupiah per 100 ikat. Biasanya dilakukan oleh ibu-ibu didepan rumah secara berkelompok. Saat mbibit atau mengikat kacang tanah mereka juga memilik kacang-kacang terbaik dan jumlahnya antara 13-a5 kacang utuh dengan kulitnya. Untuk merebus kacang unting pun sederhana hanya direbus saja dengan air dan tambahan garam.

Jadi jika ada yang berkata bahwa di negara ini tidak ada yang berswasembada pangan sepertinya mereka sesekali harus datang ke Olehsari. Belajar membumi kepada mereka yang berdikari. Dibawah kaki sendiri seperi pesan presiden Soekarno.

Jadi kapan kamu main ke Olehsari sambil makan kacang untingan? Konon kacang disini gede-gede, legit, gurih dan manis dibandingkan daerah lain.

#duniaira #banyuwangi #olehsari #kacang

Kau Raa. Yang berkali-kali meminta pada Tuhan untuk memberimu kebaikan.

Dengan skenario-Nya Tuhan menjawab doamu dengan cepat. Jawaban dari kebosanan yang berkali kali kau ceritakan. Memang tidak mudah Raa. Tapi bukan kah keluar dari zona nyaman dan melakukan sebuah perubahan dari rutinitas bukan sebuah dosa.

Di depan ada lorong Raa. Ada tiga pilihanmu. Diam. Balik kanan atau jalan melewati lorong melanjutkan perjalanan.

Tidak perlu ragu Raa. Katanya mas Glen Fredly, waktu tak kan pernah berpihak pada perasan yang meragu.

Selamat melanjutkan perjalanan mu Raa.

#duniaira #banyuwangi

Dari sampah jadi "batu bata"

Hari ini saya ikut belajar membuat ecobrick salah satu solusi pemanfaatan sampah plastik di Pantai Cemara bersama para Nelayan dan komunitas #seasoldier

Caranya sederhana yaitu botol plastik diisi dengan potongan sampah plastik lalu dipadatkan dengan alat bantu sebatang bambu. Dikunci di dalam botol lalu bisa disusun menjadi pagar ataupun tempat duduk atau juga bisa menjadi pengganti batu bata.

Cara membuatnya sederhana tapi konsistensinya yang susah.
Sampah ada karena manusia. Jadi mari sama sama mengambil peran untuk mencari solusinya.

Selamat belajar kawan baik. Terimakasih ilmunya hari ini

@mput.earth
@seasoldier_bwi
@pokdarwis.banyuwangi

http://regional.kompas.com/read/2017/08/06/14162851/pelajaran-dari-pantai-sampah-plastik-bisa-jadi-batu-bata-

#duniaira #banyuwangi #ecobrick

Dari Dandang, Rejeki Datang

Tidak ada yang tahu persis tahun berapa daerah Sayangan Kalibaru menjadi pusat kerajinan alat dapur. Setelah tanya sana tanya sini akhirnya saya bertemu dua bapak ini. Beliau adalah generasi kedua pengrajin Dandang di Kalibaru.

Antara tahun 1965 sampai 1970-an ada perantau dari Madiun yang menetap di Sayangan dan mulai memproduksi Dandang dari bekas drum. Saat itu satu drum bisa menjadi 5 Dandang ukuran 2 kilogram dengan ongkos produksi 100 rupiah per Dandang.

Saya sempat dengar di Madiun ada satu wilayah yang semuanya adalah pengrajin alumunium tapi dari cerita seorang kawan, para pengerajin di daerah tersebut sudah gulung tikar dan sudah mulai jarang ada yang produksi.

Tahun 75 an menjadi puncak kejayaan produksi Dandang di Kalibaru. Mereka bisa mengirim satu puso yang berisi berbagai macam kebutuhan dapur ke luar kota hingga Jakarta, Lampung, Lombok dan beberapa kota besar lainnya minimal 3 bulan sekali. Jumlah pengrajin pun mencapai 60 an orang dan mereka memproduksi alat alat dapur di Sayangan.

Sayangnya saat krisis moneter sekitar tahun 1996 sebagian besar pengrajin gulung tikar dan mereka memilih merantau untuk membuat Dandang dan alat dapur di lokasi mereka berjualan. Tidak lagi membawa barang jadi karena biaya kirim naik berlipat lipat. Dan tahun 2000-an mereka yang masih tinggal memilih membuka lapak di depan rumah mereka yang langsung berhadapan dengan jalan poros yang menghubungkan Banyuwangi dan Jember. Hingga hari ini. Dan yang tersisa bertahan di Sayangan tinggal belasan pengrajin.

Mereka yang merantau juga tetap pulang khususnya jelang puasa karena banyak yang berbelanja di Sayangan saat lebaran. Setelah itu? Ya merantau kembali bahkan ada yang sampai Makasar dan Papua.

Sayangnya saya belum mendapatkan cerita yang tepat mengapa wilayah tersebut terkenal dengan "Sayangan". Dan tandanya saya suruh kesana lagi buat belanja Dandang.

Perjalanan semacam ini yang saya suka. Selalu ada hal baru yang bisa diceritakan.

http://travel.kompas.com/read/2017/08/05/092500427/festival-dandang-sewu-ini-cara-banyuwangi-mengundang-wisatawan

#duniaira #banyuwangi #kalibaru #sayangan

Dengan percayaku paling dalam. Aku telah memilihku. Dan ingin jatuh cinta kepada mu setiap waktu yang kupunya. Ingin menjadikanmu seseorang yang menyatu denganku dalam segala doa dan rencana rencana.

Aku ingin menjadikanmu teman paling bahagia. Kekasih hidup yang berteduh pada setia. Kita adalah janji janji yang akan selalu kita tepati. Mendekatkan lebih dekat lagi, dekap tubuh ku hingga aku lupa cara untuk pergi. Peluk aku dalam keheningan malam. Genggam tanganku dalam gempita ruang.

Biarlah waktu mengabadikan kita dalam asin dan asingnya hidup. Dalam manis dan pahitnya segala jalan yang kita hadapi. Dalam doa dan puja kepada Maha Kuasa, kau dan aku sebutlah dengan kita sepenuh usia. .
.
(@boycandra ; Aku ingin jatuh cinta kepadamu setiap waktu)

Kadang kadang ingin romantis ketika lupa kapan terakhir jatuh cinta. Boy... Terimakasih atas buku #sebuahusahamelupakan . Semacam jeda.

#duniaira #puisi

Most Popular Instagram Hashtags