[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

dimassuryoh dimassuryoh

555 posts   712 followers   682 followings

Dimas Suryo H.  My enthusiasm towards history, economics, art, culture, culinary, trains and travel visualised.

http://dimassuryo.wordpress.com/

🎼Blitar, kutha cilik sing kawentar
Edi peni, gunung Kelud sing ngayomi
Blitar, jaman Jepang nate gentar
PETA berontak, sing dipimpin Supriyadi 🎶.
.
.
Salah satu lagi favorit saya dari beliaunya, ibu Hj. Waldjinah. Suatu Kehormatan bisa mampir ke rumah beliau kemarin. Bisa ngobrol langsung dengan beliaunya dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Ternyata beliau orangnya ramah sekali, suka becanda dan seru. Asik lah ngobrol ama beliau. 7 November Nanti, beliau akan merayakan ulang tahun yang ke-72 dan beliau Berencana akan meluncurkan oto-biografi beliau sendiri. Sehat terus ya, Bu.

Terima kasih untuk mbak @friscayuwanita sudah mengatur pertemuan ini dengan budhenya yang seru ini 😃

Tahukah kamu bahwa Keraton Surakarta lebih luas 22 hektar daripada keraton Yogyakarta?

Berbeda dengan keraton Yogyakarta yang menghadap Utara ke Gunung Merapi dan Selatan ke Laut Selatan, di sekitaran kota Solo ini tidak dijumpai gunung di utara maupun laut di selatan. Lalu keratonnya menghadap ke mana? Keempat sisinya kata abdi dalem pak Purwanto. Supaya tidak ada kesan bahwa Keraton Surakarta diserang dari belakang. Ke mana saja kamu menghadap, itulah halaman muka keraton.

FYI: Taman Sari di Keraton Surakarta masih aktif, lho... #tripalagenpi #festivalpayung

Pandawa Lima

The third book author that I have ever taken a picture with, Dr. Peter Carey, penulis Inggris di Jawa 1811 - 1816.

Akhirnya pertanyaanku tentang di mana lokasi pasti pertempuran Jatingaleh terjawab sudah oleh beliau dan lokasi menyerahnya Jansen di Tuntang akhirnya ketemu jua.

Anehnya, melalui Dr. Carey juga aku mengenal banyak tentang Pangeran Diponegoro, padahal saya yang lulusan Universitas Diponegoro dan beliau ini dosen UI dari Inggris 😅

Pesan Dr. Carey adalah kita sebagai orang Indonesia sudah tidak boleh lagi berpikiran kalau kita dijajah Inggris, itu lebih baik. Nyatanya penjajah Inggris itu di satu titik malah kadang lebih kejam dari penjajah Belanda. Kita harus lebih percaya diri sebagai suatu bangsa. Hilangkanlah pikiran inferior seperti itu. Orang Indonesia harus mengguncang dunia.

Pertempuran dimulai pada pukul 04.00 pagi, diawali dengan artileri barrage dan pada pukul 08.00 akhirnya dinding keraton berhasil dibobol dan tentara Inggris merangsek masuk ke keraton menjarahi semua perhiasan, harta benda, dokumen-dokumen milik keraton Yogyakarta. Bahkan Pemerintah Belanda pun tidak pernah sampai hati melakukan ini.

Masih berpikir kalau dijajah Inggris nasib kita sekarang bakal lebih baik?

Lakon wayang ini "Geger Sepoy". Bercerita tentang kedatangan tentara Inggris setelah mengalahkan tentara Belanda di Semarang tahun 1812. Adegan ini bercerita tentang beberapa putra, patih dan Tumenggung Kesultanan Yogyakarta menghadap Sultan Hamengkubuwono II untuk melaporkan kekalahan tentara Belanda dan tentara Inggris yang sudah mendekati pintu gerbang keraton.

Sepoy adalah tentara Inggris yang berasal dari India. Serdadu itulah yang banyak juga digunakan Inggris untuk menggempur keraton pada tanggal 20 Juni 1812.

Mengapa orang Jawa dahulu senang nonton wayang?

Coba sekarang mari kita kembali ke Jawa pra-revolusi Industri ketika listrik belum ada. Lalu ada hiburan gambar bergerak diiringi musik. Pasti hal ini Sangat dinantikan.

Coba bayangkan, rasakan. Kamu Kembali ke masa di mana belum ada film bersuara dan alat permutar musik. Di mana saat itu malam sangat sunyi. Pasti melihat sesuatu seperti ini sangat dinantikan.

Lantai Terracotta

Datang dalam berbagai ukuran. Ada yang berukuran 20x20, 30x30, 40x40. Lantai inilah yang dahulu digunakan oleh orang-orang Jawa untuk melapisi rumah joglo mereka sebelum menggunakan tegel yang berwarna-warni itu.

Hiasan seperti ini dahulu terdapat di batu
Kini terpahat di kayu
Konon warisan budaya Hindu

Pada edisi kemerdekaan kemarin [At]Tirto.id membuat laporan khusus bertajuk "Indonesia Merdeka, Belanda Tidak Rela." Sekarang pertanyaannya, Siapa yang rela meninggalkan negeri seindah ini?

Raffles saja sampai dipindah ke Singapura karena tidak mau dipindah dari Jawa...

Menunggu matahari tenggelam kemudian pulang.

Most Popular Instagram Hashtags