dakwahmuslimahid dakwahmuslimahid

1012 posts   43399 followers   30 followings

Dakwah Muslimah  “Hai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.”(Q.S.Al-Ahzab[33]:45) Inspirasi Muslimah ♡

http://facebook.com/dakwahmuslimahID

Lebih baik mengikhlaskan daripada memaksakan. @radityayu .
.
Follow instagram kami
👉👉@dakwahmuslimahid 💕💕💕👈👈
👉👉@dakwahmuslimahid💕💕💕👈👈
👉👉@dakwahmuslimahid 💕💕💕👈👈

Dear kamu yg entah dimana...
Berjodohkah kita?
Ketika engkau telah melangitkan banyak doa agar segera bertemu dengan dia yang akan menggenapi, percayalah bahwa Allah telah mendengar doa itu,
Bahkan IA telah menciptakan jodoh terbaik untukmu. .
.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍۢ وَٰحِدَةٍۢ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًۭا كَثِيرًۭا وَنِسَآءًۭ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًۭا . “Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” [QS. An Nisaa (4):1].
.
.
.

Muslimah boleh menggunakan bedak atau perona pipi dari jenis apa saja (asal halal bahan2nya) dalam rangka berhias untuk suaminya.
Rasulullah bersabda: "Sebaik-baik minyak wangi bagi kaum wanita adalah yang warnanya tampak dan aromanya tersembunyi." (HR. At Tirmidzi; Abu Dawud)

Anas meriwayatkan, Abdurrahman bin Auf mendatangi Rasulullah sementara padanya terdapat bekas minyak wangi berwarna kuning. Nabi pun bertanya perihal tersebut. Anas mengatakan bahwa ia telah menikah dengan seorang wanita Anshar. (Shahih Bukhari)

Imam Nawawi menjelaskan: "Sesungguhnya warna kuning yang menempel padanya berasal dari kosmetik yang dipakai istrinya." Jadi dibolehkan bagi muslimah memakai perona pipi atau bedak selama tidak ditampakkan kecuali kepada orang2 yang diizinkan Allah untuk melihatnya. Mahram.

Tag sahabat muslimahmu.

Sumber @SelangkahpadaMu
.

Mari kita renungkan

Seorang murid mengadu kepada gurunya:
"Ustadz, betapa banyak kita berdosa kepada Allah dan tidak menunaikan hakNya sebagaimana mestinya, tapi saya kok tidak melihat Allah menghukum kita?"
.
Sang Guru menjawab dengan tenang:
"Betapa sering Allah menghukummu tapi engkau tidak terasa"
.
"Sesungguhnya salah satu hukuman Allah yang terbesar yang bisa menimpamu wahai anakku, ialah: Sedikitnya taufiq (kemudahan) untuk mengamalkan ketaatan dan amal amal kebaikan"
.
Tidaklah seseorang diuji dengan musibah yang lebih besar dari kekerasan hatinya dan kematian hatinya.

Sadarkah engkau, ketika Allah mencabut darimu rasa bahagia bermunajat kepadaNya?

Sadarkah engkau tidak diberikan rasa khusyu' dalam shalat?

Sadarkah engkau, bahwa beberapa hari2 telah berlalu dari hidupmu tanpa membaca Al-Qur'an?

Pernahkah engkau tidak tersentuh dengan Ayat Ayat Al-Qur'an, seakan engkau tidak mendengarnya..
.
Sadarkah engkau, telah berlalu malam-malam yang panjang sedang engkau tidak melakukan Qiyamullail di hadapanNya, walaupun terkadang engkau begadang..
.
Sadarkah engkau, bahwa telah berlalu atasmu musim musim kebaikan seperti bulan Ramadhan, 6 hari di bulan Syawwal, 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, dst
tapi engkau belum diberi taufiq untuk memanfaatkannya sebagaimana mestinya?

Pernahkah engkau merasakan beratnya mengamalkan ketaatan (amal kebaikan)?
.
Tidakkah terkadang lidahmu tertahan dari berdzikir, beristighfar dan berdo'a kepadaNya?

Pernahkah engkau merasa lemah di hadapan hawa nafsu?

Hukuman apa lagi yang lebih berat dari semua ini?

Sadarkah engkau, bahwa Allah membuatmu lupa kepada Akhirat, lalu Allah menjadikan dunia sebagai perhatian terbesarmu?

Semua bentuk pembiaran ini adalah bentuk hukuman Allah, sedang engkau menyadarinya atau tidak menyadarinya..
.
Sesungguhnya hukuman terberat adalah hukuman yang tidak terasa pada kematian hati, lalu ia tidak merasakan nikmatnya ketaatan, dan tidak merasakan sakitnya dosa.
.
(Diterjemahkan dari Taushiyah Syaikh Abdullah Al-'Aidan di Masjidil Haram)
.
.
@murnisetya_
#murnisetya_

- Semoga bermanfaat
.

Memang Sulit untuk Bisa menjadi orang yang #Peduli kepada Anak-anak Yatim
Follow @akademikdhuafayatim 💟✅
Follow @akademikdhuafayatim 💟✅
Follow @akademikdhuafayatim 💟✅

- Yuk awali hari dg Bismillah, optimis dan jangan lupa tawakal. Agar hari-hari kita tambah OKE! 😊 . .

By @ayhumaeni

- Apa alasanmu tidak pacaran?

Kelak, Ingin Kembali Lagi Ke Dunia (Orang Kafir, muslim yang lalai Dan Penghuni Surga)

Kita yang masih di dunia, maka mari kita manfaatkan sebaik-baiknya dunia sebagai ladang akhirat (terutama diri kami pribadi), karena kelak hampir semuanya meminta dan berangan-angan kembali lagi ke dunia.

Orang kafir ingin kembali lagi ke dunia

Orang-orang kafir berkata kelak ketika telah masuk ke neraka,
.
رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْهَا فَإِنْ عُدْنَا فَإِنَّا ظَالِمُونَ
.
“Wahai Rabb kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim.” (AL-Mukminun: 107)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Rahmat Allah bagi orang kafir adalah rahmat yang bersifat khusus di dunia saja, seolah-olah tidak ada rahmat bagi mereka. Karena di akhirat kelak Allah Ta’ala berkata kepada mereka (orang kafir) tatkala mereka meminta kepada Allah agar mengeluarkan mereka dari nerakadan bertawassul dengan rububiyah serta pengakuan atas (kesalahan mereka), “Wahai Rabb kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim.”[1]

Dan Allah Ta’ala membalas perkataan orang kafir, “Allah berfirman: “Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku.” (Al-Mukminun: 108)

Syaikh Andurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata, “Mereka orang-orang kafir berdusta dengan janji mereka bahkan Allah membantah udzur-udzur mereka. Selama umur mereka di dunia mereka tidak termasuk orang-orang yang mengambil pelajaran dan tidak jera dengan perbuatan mereka. Maka Allah menjawab permintaan mereka,’ Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku’, perkataan ini –kita memohon keselamatan darinya- adalah perkataan yang paling keras -secara mutlak- yang didengar oleh pelaku dosa/kekafiran berupa celaan, hinaan, kerugian dan jauh dari kebaikan serta pemberitaan atas semua keburukan. Ini adalah ucapan kemurkaan dari Rabb yang maha pengasih.”[2]

*Menikmati Ujian*
Tubuh seperti terhempas.
Mata pun terasa panas.
Bulir air di sudut kelopak mata mulai menderas.
Tak dinyana semua begitu saja terlepas.

Senyum tipis hadir menyeruak di bibir.
Sebagai penghias wajah saat gundah.
Mencoba mengalihkan rasa, berusaha menghadirkan bahagia dengan mengingat betapa banyak karunia yang telah didapatinya.

Menyadari sebuah ujian dan menjalaninya dengan penuh keikhlasan menjadikan kita semakin mengenali Allah dan dekat dengan-Nya.
Melalui tasbih kala hati bersedih.
Melalui takbir kala hati terasa getir.
Melalui tahmid kala menahan diri untuk menjerit.
Kalimat-kalimat thayyibah 'kan mampu menentramkan hati yang menggundah dan gelisah.

Dengan berdzikir hati 'kan menjadi tenang.
Begitulah penggalan firman Allah kepada hamba-Nya.
Bahkan Rasulullah pun berkata dalam sabdanya, "Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah ’Azza wa Jalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah." (HR. Tirmidzi)

Allahu Akbar...
Sungguh besar kuasa-Mu atas hamba-Mu yang penuh dosa.
Kasih sayang-Mu tiada tara.
Alhamdulillah wa syukurillah
.
-rochmayulika-
.
@murnisetya_
#murnisetya_

Wahai diri,
Ada yang lebih indah
Ada yang lebih berkah
Daripada harimu diisi dengan gundah
Coba renungkanlah
Semua pasti ada hikmah
.
Wahai diri
Tersenyumlah
Bersyukurlah
Jika masih merasakan kesulitan itu artinya masih dicintai Tuhan
Jika masih merasakan kesusahan itu artinya tak lama lagi akan hadir kebahagiaan
Bukankah didunia ini semua bergantian?!
.
Wahai diri,
Berdoalah
Berserahlah hanya pada-NYA
Carilah ridha-NYA
Tetaplah dijalan-NYA
Kamu pasti bisa melewati semua
Kamu pasti bahagia
.
.
@murnisetya_ || kakanda @arent.354 .
#murnisetya_

Coba tag sahabat jannah-mu:)
Mencari lawan itu mudah tapi mencari kawan , itu butuh perjuangan

Most Popular Instagram Hashtags