dakwah.vidgram dakwah.vidgram

2,474 posts   455,271 followers   2 followings

Dakwah Vidgram  Fanspage: haditsdhoifdanmaudhu Facebook: dakwah.vidgram Twitter: dakwah_vidgram

Ustadz Abu Haidar As Sundawy

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda menjelaskan keutamaan orang yang menshalati jenazah
مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ وَلَمْ يَتْبَعْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ فَإِنْ تَبِعَهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ  قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ قَالَ أَصْغَرُهُمَا مِثْلُ أُحُدٍ

Barangsiapa menshalatkan jenazah dan tidak ikut mengiringinya, maka baginya pahala satu qiroth. Jika ia sampai mengikuti jenazahnya, maka baginya pahala dua qiroth.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud dua qiroth?”. Beliau menjawab, “Ukuran terkecil dari dua qiroth adalah semisal gunung Uhud.” (HR. Muslim no. 945). Demikian agung pahala yang Allah peruntukkan bagi orang Islam yang mau menshalatkan jenazah dan mengiringinya. Amalan ini dijelaskan oleh para ulama kita bahwa ia bertingkat-tingkat derajatnya :

Seseorang mengiringi jenazah sejak keluar dari rumah sampai dishalati dan dimakamkan, ini adalah tingkatan yang paling sempurna dan pelakunya mendapatan dua qirath yang besar.

Sesorang mengiringi jenazah sejak keluar dari rumahnya sampai menshalati, maka bagi dia pahala satu qirath.

Seseorang menshalati jenazah dan tidak ikut mengiringinya keluar dari rumah, maka ia mendapatkan pahala satu qirath.

Menyaksikan pemakaman jenazah dengan tanpa menshalatkannya. Berdasarkan konteks hadits ia tidak mendapatkan satu qirath meski ia mendapatkan pahala secara umum sesuai dengan kadar amalannya.

Seseorang mengiringi jenazah beberapa saat lalu pergi tanpa menshalati dan mengiringi hingga pemakaman, maka ia mendapatkan pahala sesuai kadar niatnya. (Lihat Syarah Shahih Muslim Lin Nawawi : 7/15, Fathul Bari : 3/193)

Judul full kajian: doa yang dibaca dalam shalat jenazah 8

Sumber artikel: https://bimbinganislam.com/motivasi-untuk-memandikan-jenazah-mengkafani-dan-menguburkannya/

Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram

#ustadzabuhaidarassundawy
#yayanbuahmad

Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As Sidawy

Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Katsir, hadits yang membicarakan mengenai turunnya Nabi Isa di akhir zaman adalah hadits yang mutawatir (mutawatir makna) yaitu terdiri dari banyak hadits dan membicarakan satu maksud yaitu bahwa Nabi Isa akan turun menjelang hari kiamat. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 4/244-245)

Dari Jabir bin ‘Abdillah Rradhiyallahu anhuma, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Senantiasa ada segolongan dari ummatku yang berperang demi membela kebenaran sampai hari Kiamat.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maka kemudian turun Nabi ‘Isa bin Maryam Alaihissallam, kemudian pemimpin golongan yang berperang tersebut berkata kepada Nabi ‘Isa: ‘Kemarilah, shalatlah mengimami kami.’ Kemudian Nabi ‘Isa menjawab: ‘Tidak, sesungguhnya sebagian kalian adalah pemimpin atas sebagian yang lain, sebagai penghormatan bagi umat ini.” (HR. Muslim no. 156 247)

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam Alaihissallam sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak), dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.” (HR. Bukhari no. 3448)

Judul full kajian: nabi isa alaihisalam dalam pandangan islam

Sumber artikel: https://almanhaj.or.id/3215-turunnya-nabi-isa-alaihissallam-di-akhir-zaman.html

Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram

#ustadzabuubaidahyusufassidawi
#yayanabuahmad

SERIAL PAKET BEST SELLER 1, 2 & 3 (Geser Ke Kiri)
.
=====
💥BEST SELLER!!
=====
1⃣PAKET BEST SELLER 1 (3pcs Buku)
-Riyadhush Shalihin
-Bulughul Maram
-Minhajul Muslim
=====
Penerbit : Darul Haq
--Update Harga Terakhir 01/03/2018--
Harga Normal : IDR 460.000,-
Harga Promo : IDR 300.000,-
Berat : 4.563 gram (5 kg)
.
.
=====
2⃣PAKET BEST SELLER 2!!
=====
-76 Dosa Besar (al-Kabaair)
-Kemegahan & Keindahan Surga Serta Para Penghuninya
-Misteri Akhir Zaman
-Misteri Alam Jin
-Mengupas Sunnah Membedah Bid'ah
-Jawaban-Jawaban Ilmiah Sederhana Terhadap Berbagai Syubhat Kontemporer
-Sebab-Sebab Perbedaan Pendapat Para Ulama
=====
Penerbit : Darul Haq
--Update Harga Terakhir 01/03/2018--
Harga Normal : IDR 162.000,-
Harga Promo : IDR 110.000,-
Berat : 1.146 gram (1 Kg)
.
.
=====
3⃣PAKET BEST SELLER-3 (8pcs Buku : Seri Tazkiyatun Nafs)
=====
- Air Mata Taubat
- Dosa Dosa Yang Dianggap Biasa
- 35 Amal Pelebur Dosa
- Perangkap & Keburukan Setan
- 31 Sebab Lemahnya Iman
- Meraih Pahala Besar Dengan Amalan Ringan
- Kiat Kiat Istiqomah
- Keutamaan & Buah Manis Sabar
=====
Penerbit : Darul Haq & Al Qowam
--Update Harga Terakhir 07/02/2018--
Harga Normal Paket : IDR 174.000,-
Harga Diskon Paket : IDR 115.000,-
Berat : 1.165 gram (1 kg)
📲 Order (WA) : 082213789504 .
.
.
Follow @alhabiiba_ibs
Follow Agen Kami :
-Sumatera 1 @hudzaifah_bs
-Sulawesi @temanpencil
.
.
#buku #bukuislam #bukuislami #sunnah #salaf #bukusunnah #kajian #kajiansalaf #islam #dakwah #tauhid #dakwahtauhid #ahlussunnah #bookstagram #bukumurah #minhajulmuslim #bulughulmaram #riyadhushshalihin

Ustadz Abdurrahman Thoyyib

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan, “Adapun takfir (pengkafiran), maka yang benar ialah, bahwa barangsiapa dari ummat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berijtihad dan bertujuan mencari al-haq kemudian salah, maka tidak dikafirkan. Sedangkan siapa yang mengetahui secara jelas apa yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian menentangnya setelah nyata kebenaran baginya dan mengikuti selain jalan kaum mukminin, maka ia adalah kafir. Dan barangsiapa mengikuti hawa nafsunya, tidak bersungguh-sungguh mencari al-haq, dan berbicara tanpa dasar ilmu, maka ia telah berbuat maksiat dan dosa. Selanjutnya ia bisa menjadi fasik, dan bisa juga ia mempunyai kebaikan-kebaikan yang dapat mengalahkan keburukannya. (Majmu Fatawa’ XII/180)

Beliau rahimahullah juga mengatakan, “Padahal aku senantiasa –dan orang yang selalu mengdapingiku selalu mengetahuinya- termasuk orang yang sangat melarang untuk menisbatkan orang tertentu dengan kekafiran, kefasikan, dan kemasiatan; kecuali jika orang itu bahwa telah nyata baginya kebenara ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang barangsiapa yang menyalahinya kadangkala bisa menjadi kafir, fasik, atau pelaku maksiat. Dan aku menjelaskan bahwa Allah Ta’ala mengampuni kesalahan (yang tidak disengaja) bagi ummat ini. Pengampunan tersebut meliputi kesalahan dalam masalah khabariyyah qauliyyah dan masalah-masalah amaliyyah. Para salaf masih banyak berbeda dalam masalah ini, tetapi tidak seorangpun di antara mereka yang menyatakan kafir, fasik, atau pelaku maksiat terhadap seseorang. (Majmu Fatawa’ III/229)

Judul full kajian: bangga menjadi muslim sejati

Sumber artikel: https://almanhaj.or.id/2395-kaidah-mengkafirkan-orang-tertentu.html

Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram

#ustadzabdurrahmanthoyyib
#yayanabuahmad

Ustadz Abu Yahya Badrusalam

Imam Ibnul Qoyyim berkata, Allah memerintahkan Rasulullah untuk berjihad semenjak beliau diutus sebagai Nabi, Allah berfirman, “Dan andaikata Kami menghendaki, benar-benarlah Kami utus pada tiap-tiap negeri seorang yang memberi peringatan (rasul). Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al Qur’an dengan jihad yang besar. (QS. Al-Furqon: 51-52)

Surat ini termasuk surat Makiyah yang didalamnya terdapat perintah untuk berjihad melawan orang-orang kafir dengan hujjah dan keterangan serta menyampaikan Al-Qur’an. Demikian juga, jihad melawan orang-orang munafik dengan menyampaikan hujjah karena mereka sudah ada dibawah kekuasaan kaum muslimin.

Jihad melawan orang-orang munafik (dengan hujjah) lebih sulit daripada jihad melawan orang-orang kafir (dengan pedang), karena (jihad dengan hujjah) hanya bisa dilakukan orang-orang khusus saja yaitu para pewaris nabi (ulama). Yang bisa melaksanakannya dan yang membantu mereka adalah sekelompok kecil dari manusia. Meskipun demikian, mereka adalah orang-orang termulia di sisi Allah.
Termasuk semulia-mulianya jihad adalah mengatakan kebenaran meski banyak orang yang menentang dengan keras seperti menyampaikan kebenaran kepada orang yang dikhawatirkan gangguannya. (Zaadul ma aad fii hadyi khoiril ibaad” 3/5-11 oleh Ibnul Qoyyim)

Judul full kajian: jalan menuju kebahagiaan

Sumber artikel: https://almanhaj.or.id/1811-jihad-dalam-islam.html

Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram

#ustadzabuyahyabadrusalam
#yayanabuahmad

Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi

Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhuma meriwayatkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا ا رْملَْأَةُ الصَّالِحَةُ

Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita salihah. (HR. Muslim no. 1467)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar ibnul Khaththab radhiallahu ‘anhu

أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرٍ مَا يَكْنِزُ ا رْملَْءُ، ا رْملَْأَةُ الصَّالِحَةُ إِذَا نَظرَإِلَيْهَا سَرَّتْهُ، وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ، وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهُ

Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri salihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan menaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417)

Al-Qadhi ‘Iyadh rahimahullah berkata, “Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan kepada para sahabatnya bahwa tidak berdosa mereka mengumpulkan harta selama mereka menunaikan zakatnya, beliau memandang perlunya memberi kabar gembira kepada mereka dengan menganjurkan mereka kepada apa yang lebih baik dan lebih kekal yaitu istri yang salihah yang cantik (lahir batinnya) karena ia akan selalu bersamamu menemanimu.

Judul full kajian: satu hari untuk muslimah

Sumber artikel: http://asysyariah.com/istri-shalihah-keutamaan-dan-sifat-sifatnya/

Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram

#ustadzabuyalakurnaedi
#yayanabuahmad

Ustadz Subhan Bawazier

Dari Ibnu Abbas, katanya, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat para lelaki mukhannats dan para wanita mutarajjilah. Kata beliau, ‘Keluarkan mereka dari rumah kalian’, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengusir Si Fulan, sedangkan Umar mengusir Si Fulan” (HR. Bukhari no. 5886)

Dalam riwayat lain disebutkan
لَعَنَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ المُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بالنِّسَاءِ والمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بالرِّجَالِ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat para lelaki yang menyerupai wanita, dan para wanita yang menyerupai laki-laki. (HR. Bukhari no. 5885)

Riwayat yang kedua ini menafsirkan tentang yang dimaksud dengan mukhannats dan mutarajjilah dalam hadits yang pertama. Sehingga menjadi jelas bahwa yang dimaksud mukhannats adalah laki-laki yang menyerupai perempuan, baik dari cara berjalan, cara berpakaian, gaya bicara, maupun sifat-sifat feminin lainnya. Sedangkan mutarajjilah adalah wanita yang menyerupai laki-laki dalam hal-hal tersebut. (Lihat Mu’jam Lughatil-Fuqaha’, 1/417)

Judul full kajian: nasehat tentang beberapa akhlak di rumah

Sumber artikel: https://almanhaj.or.id/4263-banci-dalam-tinjauan-syariat.html

Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram

#ustadzsubhanbawazier
#yayanabuahmad

Di antara kesalahan besar yang terjadi pada sebagian orang yang shalat: tidak tuma’ninah ketika shalat . Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggapnya sebagai pencuri yang paling buruk, sebagaimana disebutkan dalam Musnad Imam Ahmad dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam , bahwa beliau bersabda, “Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari sholat?”. Rasulullah berkata, “Dia tidak sempurnakan ruku dan sujudnya” (HR Ahmad)

Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menganggap perbuatan mencuri dalam shalat ini lebih buruk dan lebih parah daripada mencuri harta.

Tuma’ninah ketika mengerjakan shalat adalah bagian dari rukun shalat, shalat tidak sah kalau tidak tuma’ninah . Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepada orang yang shalatnya salah, “Jika Anda hendak mengerjakan shalat maka bertakbirlah, lalu bacalah ayat al Quran yang mudah bagi Anda. Kemudian rukuklah sampai benar-benar rukuk dengan tumakninah, lalu bangkitlah (dari rukuk) hingga kamu berdiri tegak, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud dengan tumakninah, lalu angkat (kepalamu) untuk duduk sampai benar-benar duduk dengan tumakninah, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud, Kemudian lakukan seperti itu pada seluruh shalatmu” (HR Bukhari Muslim)

Para ulama mengambil kesimpulan dari hadits ini bahwa orang yang ruku’ dan sujud namun tulangnya belum lurus, maka shalatnya tidak sah dan dia wajib mengulangnya, sebagaimana Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berkata kepada orang yang tata cara shalatnya salah ini, “ Ulangi shalatmu, sejatinya Anda belumlah shalat." Sumber artikel : Muslim.Or.Id (Tuma’ninah Dalam Shalat)
________________________________
.
🌟 PENTING UNTUK DIMILIKI ! 🌟
📖 Paket Buku Belajar Shalat

Berisi :
📚 Sifat Shalat Nabi | Darul Haq
📚 Kumpulan Shalat Sunnah dan Keutamaannya | Darul Haq
📚 221 Kesalahan Dalam Shalat Beserta Koreksinya | Darul Haq
📚 Dzikir Pagi dan Petang | Pustaka Imam Syafi
.
.
4 buku hanya 100ribu
.
.
Jangan sampai kehabisan! Pesan sekarang juga !
.
.
Untuk pemesanan silahkan via WA. 0838-4681-4796
.
Atau bisa juga klik link order pada bio @PusatBukuSalaf

Ustadz Ali Musri Semjan Putera

Secara ilmu bahasa, “al-barakah” berarti “Berkembang, bertambah dan kebahagiaan. (Al-Misbah al-Munir oleh al-Faiyyumy 1/45, al-Qamus al-Muhitholeh al-Fairuz Abadi 2/1236, dan Lisanul Arab oleh Ibnu Manzhur 10/395)

Imam an-Nawawi berkata, “Asal makna keberkahan ialah kebaikan yang banyak dan abadi.” (Syarah Shahih Muslim oleh an-Nawawi, 1/225). Walau demikian, kebaikan dan perkembangan tersebut tidak boleh hanya dipahami dalam wujud yang riil, yaitu jumlah harta yang senantiasa bertambah dan berlipat ganda. Kebaikan dan perkembangan harta, dapat saja terwujud dengan berlipat gandannya kegunaan harta tersebut, walaupun jumlahnya tidak bertambah banyak atau tidak berlipat ganda.

Misalnya, mungkin saja seseorang yang hanya memiliki sedikit dari harta benda, akan tetapi karena harta itu penuh dengan keberkahan, maka ia terhindar dari berbagai mara bahaya, penyakit, dan tenteram hidupnya. Dan sebaliknya, bisa saja seseorang yang hartanya melimpah ruah, akan tetapi karena tidak diberkahi Allah, hartanya tersebut menjadi sumber bencana, penyakit, dan bahkan mungkin ia tidak dapat memanfaat harta tersebut.

Judul full kajian: empat kaidah memahami tauhid

Sumber artikel: https://www.google.co.id/amp/s/salafiyunpad.wordpress.com/2010/08/02/arti-keberkahan-rezeki/amp/

Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram

#ustadzalimusrisemjanputera
#yayanabuahmad

Ustadz Maududi Abdullah

Allah berfirman

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
yaitu orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan..” (QS. Ali Imran: 134)

Kata Ibnul Jauzi rahimahullah dalam Zaad Al-Masiir (1: 460), Ibnu ‘Abbas berkata bahwa mereka berinfak baik dalam keadaan susah maupun lapang. Sedangkan maksud ayat adalah mereka tetap bersedekah dan tidak lupa untuk bersedekah saat dalam keadaan lapang. Ketika susah pun, mereka tetap bersedekah. Artinya, lepas dari mereka sifat pelit.

Kata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah, “Saat sulit tetap sedekah, saat lapang juga bersedekah. Jika berada dalam keadaan lapang, ia perbanyak sedekahnya. Jika dalam keadaan sulit, ia tetap berbuat baik walau sedikit.” (Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hlm. 148)

Dalam hadits dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa ada seseorang yang menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu ia berkata, “Wahai Rasulullah, sedekah yang mana yang lebih besar pahalanya?” Beliau menjawab, “Engkau bersedekah pada saat kamu masih sehat disertai pelit (sulit mengeluarkan harta), saat kamu takut menjadi fakir, dan saat kamu berangan-angan menjadi kaya. Dan janganlah engkau menunda-nunda sedekah itu hingga apabila nyawamu telah sampai di tenggorokan, kamu baru berkata, “Untuk si fulan sekian dan untuk fulan sekian, dan harta itu sudah menjadi hak si fulan.” (HR. Bukhari no. 1419 dan Muslim no. 1032)

Judul full kajian: surga adalah orientasi hidup

Sumber artikel: https://rumaysho.com/13685-renungan-06-rajin-bersedekah-mudah-memaafkan-dan-menahan-marah.html

Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram

#ustadzmaududiabdullah
#yayanabuahmad

Bismillah..
Hadir kembali produk terbaru dari Marajo, dengan menggunakan bahan-bahan kualitas terbaik, sangat nyaman dipakai untuk aktifitas harian dan ibadah ikhwan semua.

REAL PICT 📷 / BARANG SESUAI GAMBAR .

Cek Katalog lengkap di @Marajo_gallery
Cek katalog lengkap di @Marajo_gallery

Material utk baju : toyobo premium, Linen, oxfort denim.
Material Sirwal : Twill stretch, Ribstock.
.
Informasi Pemesanan ⤵
.
▪WA : 0895365493690 ( fast respon)

Apabila barang tidak sesuai pesanan barang bisa di return dan ongkir kami yang tanggung
-----
-----
INSYAALLAH QUALITAS TERJAMIN
-----
----- .
.
#subhanbawazier#sirwalsyari#kajianyuk#kajiansunnah#isbal#laaisbal#teukuwisnu#beranihijrah#hijrahlah#nikahmuda#nikahbarokah#koko#bajukoko#gamis#kajianislam#ustadzkhalidbasalamah#syafiqrizabasalamah#firandaandirja - #regrann

Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

Judul full kajian: bagaimana mereka belajar

Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram

#ustadzmuhammadnuzuldzikri
#yayanabuahmad

Most Popular Instagram Hashtags