begundalsastra begundalsastra

164 posts   520 followers   543 followings

Begundal Sastra  Menulislah sebagai wujud penyampaian ekspresi mu Bagi kawan-kawan yang suka menulis sajak, bisa dikirim ke begundalsastra DM, atau tag kami

.
Oleh: jamot
Kepada: semua mamalia bernapas yang ada di foto... .
.Jika nanti senyummu memudar, aku masih humoris untuk menghiburmu
Jika nanti matamu sayu dihujani air mata, aku masih memiliki tangan untuk mengusapnya
Jika nanti pikiranmu kacau dilanda kecewa,aku masih punya bahu yang lebar tempat bersandarmu
Kau itu indah
Kau itu segalanya
Berproses lah dulu di luar, tapi jika nanti kau kehilangan arah di jalan yang kau lalui, kau masih punya pintu yang dapat kau ketuk kapan saja
Kau masih punya rumah yang selalu menerimamu, dan yakinlah kau belum dihapus dari daftar penghuni rumah itu.
.
.
Follow kawan-kawan penulis:
@rahmadmuliadi
@puisi_aksara
@glau_kini
@baitsunyi_ .
#begundalsastra

.
Oleh: jamot
.
Bumi tersenyum lewat matahari di pagi hari,
Bumi menjanjikan kehidupan dengan sumber daya di tubuh nya
Bumi memberi kenikmatan dengan segala kebutuhan yang dipersiapkanya .
.

Namun,, Kini bumi sengsara dengan budaya tamak manusia
Laut nya diledakkan dimana mana
Hutanya dibakar demi lahan produksi manusia.
Sungainya di cemari dengan limbah keluarga
Udaranya di campuri dengan asap pabrik manusia
.
.

Hai bumi?? Masih setia kah kau?
Masih sanggup kah kau?
Masih?
Masih? .
.
"selamat hari bumi dari kami yang sok kaya untuk menanam"
.
.
--berani hijau minimalisir kacau--
.
@simpel_2705
.
.
#begundalsastra

.
.
Oleh: jamot dan @alfredykeliat .
.
Senyummu bertanya padaku pagi itu
Kenapa kau berusaha menegasikanku?
Kenapa kau berkontradiksi dengan hatimu?
Kenapa matamu tak mencariku?
Apa pesona ku telah redup?
Apakah ada senyum lain yang telah mengalihkan perhatianmu?
Jawab, jawab, jawab.... .
.
Dan kujawab senyum mu,
Aku belum menegasikanmu
Hatiku masih berkontradiksi karenanya
Belum ada senyum lain yang menggantikanmu
Tapi, tak baik terus berada di posisi ku

#begundalsastra

.
.
.
BOCAH PECINTA YANG DUNGU.
oleh: jamot
.
.
Aku bocah gelandangan yang lupa waktu
Menjelajah negeri antah berantah tanpa tau tuju
Bersama malam dingin mencoba mencintai senja ungu
Bersama sang teruk mencoba mencintai purnama syahdu
Dan semua sudah pasti mustahil
.

Dulu, ya dulu peri cinta sering memperingatkanku
Bahwa mencintai senja ungu pada malam hari adalah kebodohan
Bahwa mencintai purnama syahdu di pagi hari adalah kemustahilan
Tapi aku tak peduli,menurutku cinta dapat memungkinkan segala sesuatu
.

Aku memang dungu
Mencintai tanpa tau apa yang ku rindu
Dan apa hasilnya dari keras kepalaku, ya cuma pilu
Hahah, aku memang bocah pecinta yang dungu.. .
.
Follow partner:.
. @puisi_aksara . @baitsunyi_ .
#begundalsastra #budaksajak #sajak #lokerpuisi #sajakberbisik

Oleh: @piaaumaira
Garisan bibir yang tersirat tipis dari mulutmu
Seakan tau bahwa aku haus oleh dekapanmu
Saat sang retina menatap ku penuh damba
Aku pun tak mampu untuk menghamba
Bahwa benar, aku telah tenggelam disana
Rambutmu seakan mengerti untuk apa ia berkibar
Ketika aku ingin sekali bertemu kabar
Tatkala kaki melangkah dengan tak tentu arah
Dan sepasang bola hitam putih telah pasrah
Aku pun rela menjadi penentu segala arah
Bahkan hingga menimbulkan darah
Bersama kita melangkah
Dalam setiap tetesan nyawa
juga tiap butiran hawa
Pergunakanlah tangan itu untuk mengikatku
Segalanya terserahmu
Lakukan itu jika memang perlu
laksanakan itu jika memang benar inginmu

Follow kawan kita:
@puisi_aksara
@baitsunyi_
@iyutfitra (khusus ini, dia baru mengeluarkan buku setelah bukunya "lelaki dan tangkai sapu". Yang minat langsung dm aja)

#begundalsastra#budaksajak #lokerpuisi

.
.
.

Sering kematian berseru kepadaku; jangan kembali. Tetapi
Kemanakah kaki ini berpulang menginjakkan langkah selanjutnya
.

Kehidupan tatkala menyuruhku membuka lebar-lebar tanganku. Tetapi
Bagaimana aku dapat membuka jika tubuhku telah dililit penghianatanmu
.

Perasaan menjatuhkan, dan logika memenangkan pertempuran "Ternyata tak bisa menolak apa yang seharusnya akan terjadi"
#begundalsastra

.
.
Oleh: Jamot .
.
Barangkali kau, dan mungkin barangkali aku tengah tersesat di jalan kebisuan. Kata dan kita yang bersenandung entah kapan bila telah menjadi bunga layu tak disiram dimakan waktu.. .
.
.
Ada kala seorang anak berteriak diriku sebuah kayu lapuk tengah hutan, dimakan rayap dihantam hujan dan bersenggama dengan lumut yang menghijau, seperti diriku yang bersatu dan melapukkan jiwa bersama tahbisan bunga anggrek di dahan pohon kayu sana.

Seruan mimpi kali ini mentahbiskan jiwa jiwa kesepian berkarat dimakan kejamnya waktu, masa lalu yang seindah pancaran merah api di tengah malam. Seperti fajar pagi itu, indahnya senyummu menjilat mataku yang kuyu tak tidur semalaman.
Kata manjamu tak terdengar di telingaku, terkadang dia mencari dan memperingatkan mata yang enggan untuk tetap fokus mencari keberadaan mu. Oh, sungguh kali ini aku telah dipecundangi oleh rasa. Dan bahkan kalau kau merasakan kau tak akan sanggup memikirkannya...
.
.
Follow sahabat:

@baitsunyi_
@puisi_aksara
@pick.dinda
@sajak.berdurikata .
.
.
#begundalsastra

.
.
Setelah lama tak bersua, akhirnya aku kembali lagi

Gelombang pagi terselip bersamaan mentari berwarna kuning; indah warnanya tapi tak seindah perasaan di tubuh ini; mereka bertolak belakang dan saling menegasikan satu sama lain.
Pagi ini aku bernafsu untuk membunuh kegelisahan ku; kegelisahan perihal menunggu yang berkepanjangan; ya, aku ingin sekali keluar dari zona ini dan menatap kedepan dengan semangat membara seperti dulu.

Karena sekarang mentari telah berdusta akan ucapanya; dia terbenam dengan beribu janji yang tak kunjung di sudahi; dia bercumbu dengan bulan yang katanya tak akan menyatu satu sama lain;
Ohhh, mentari pagi ku yang menghianati kata sendiri, terimakasih atas kebohongan mu sebelum engkau tenggelam; dan pesan ku jangan kau khianati bulan yang lain disaat bulan itu telah menyayangimu seutuhnya...
.
.
Oleh: Jamot

#begundalsastra

Oleh: jamot

Pertama aku mencintaimu dikala hari Selasa
Disaat pertama aku melihat air matamu jatuh di kepergianku
jilbab berwarna hitam mu kala itu tanda saksi bahwa dirimu tengah berduka karena kepergianku
Oh, sungguh kala itu aku sudah mencintaimu
Dikala kepergianku itu, engkau enggan melepasku
rengek manjamu, selalu terngiang di gendang telingaku
Sorot matamu yang baru berlinang masih terlihat disela tawamu.
Ya, itu kala itu, kala engkau masih menjadi gadis manisku

Tapi, di hari Jumat kala sore itu, itulah Jumat yang paling kubenci dari segala Jumat yang ada
Dikala Jumat itu, kau menyatakan dirimu tak bisa lagi menjadi gadis ku
Kau tak akan pernah bisa lagi menjadi penyemangat hari hariku

Beberapa bulan telah berlalu, aku telah menjadi diriku lagi.
Diriku yang terbiasa tanpa pertanyaan dikala pagi
Diriku yang tidak menunggu dan mengingatkanmu menjalankan ibadahmu

Memang itu sedikit susah, tapi seiring waktu pasti bisa seperti yang kau bilang dulu
Apalagi dengan kawan-kawan di sekelilingku, dan juga di sekelilingmu. Memang berhasil kan?
Aku sudah berhasil disitu, dan kuharap kau pun seperti itu.
Tapi harapku di kisah yang singkat itu, kau jangan melupakanku.
Pesanku satu lagi, kurangi kecerobohan dan kehebohan terhadap masalah kecil ya.

#begundalsastra

.
.
Oleh: jamot

Otakku sedang kacau; dia berkecamuk menentukan pilihan; bersama sang malam dan segudang nyamuk pencipta emosi lelaki pejudi tak berbaju itu.

Belakangan ini banyak cerita yang terbuyarkan; perihal kerinduan dan ketakutan; aku sang pecinta terselubung merindu sekaligus takut kau dimiliki orang lain; itulah kebodohan yang terlalu lama terjebak nostalgia percintaan.

Mungkin kataku ini tak berfaedah bagimu; atau terlalu jelek untuk dibaca mata indahmu; maklumlah aku bukan penulis bahkan mendekati pun tidak; tapi supaya kau tau ini khusus untukmu. Aku sang pecinta sekaligus perindumu sekarang sedang ketakutan akan kehilanganmu. .
Sumber gambar: Depokpos
.
.
#begundalsastra

Apakah kau bisa bertanggung jawab?
Jika kerinduan ini nantinya lebih viral dibandingkan kasus papa setnov

Apakah kau bisa bertanggung jawab?
Jika rasa ini lebih dalam daripada banjir di kota kota sana

Apakah kau bisa bertanggung jawab?
Jika ketulusan ini lebih tinggi daripada Gedung pencakar langit itu

Apakah kau bisa bertanggung jawab?
Aku meragukan pertanggung jawaban mu kasih; iya, karena karena kau tak mengenalku.
Hahaha, aku memang sang pecinta dalam keheningan. Tak apa kau acuh, aku akan tetap menjadi pecinta terselubung mu... #begundalsastra

Oleh: jamot

Mawarku yang indah kini mulai layu; kelopak bunganya mulai berjatuhan satu persatu; berjatuhan hingga aku takut dia tak indah lagi.
Kuberikan dia segala yang ku punya; ku datangkan ahli dari segala penjuru untuk mengembalikan keindahan nya lagi; kupertaruhkan segala benda untuk menumbuhkan nya lagi,

Kini mawarku telah indah lagi; saking indahnya semua mata menyanjung dan tak jemu memujinya; ribuan pujian keluar dari mulut orang yang melihatnya

Tapi apa??; Karena keindahannya mawarku dipetik orang; keindahannya tak kutemui lagi; dia menghilang bersama semua perjuanganku; dia, dia, dia telah tiada
#begundalsastra

Most Popular Instagram Hashtags