bartzap bartzap

381 posts   1,442 followers   1,078 followings

Indonesian Travel B(V)logger  Travel Blogger @ bartzap.com | Laboratory Technician | Recreational Diver | iPhone 7, Fujifilm X-T20 & XF 35mm f/2.0 user 📧: bartzap.bartzap@gmail.com

Saya sering ditanya: berat gak sih trekking di Himalaya itu? Well, jawabannya sih berat gak berat. Ya berat kalau dijalanin, tapi juga gak seberat yang saya bayangkan sebelumnya.
.
Karena dulu saya solo trekking, ya rasanya memang lebih berat dari yang lainnya. Karena semua urus sendiri, bawaan dipanggul sendiri, di jalan ya kadang sendirian juga. Tapi, kalau misalnya jalan rame-rame, tentu akan lebih ringan. Dan pastinya lebih seru.
.
Nah, kebetulan nih, bulan November 2018 ini saya mau trekking lagi ke Himalaya. Yang kedua kalinya untuk menuju Annapurna Base Camp (4130 meter). Yuk deh ikutan! Biar kalian bisa rasakan gimana serunya trekking di Himalaya.
.
Info lebih lanjut, bisa kirim DM atau message ke 0812 9507 9570 (Whatsapp only).
.
Buruan, seat terbatas lho! 😉
.
.
.
.
.
#trekkingtrip #AnnapurnaBaseCamp #Himalaya #Nepal #opentrip #aroundtheworldpix #instapassport #instatravel #beautifuldestinations #fujifilm_id #gofujifilm

Saya kelihatan ceria ya di foto ini? Padahal pagi itu udara cukup membekukan tulang, dan lelah akibat trekking selama 4 hari berturut-turut belum juga hilang.
.
Cuma rasanya, segala kelelahan dan kesulitan selama berhari-hari itu terbayar, begitu sampai di Annapurna Base Camp Himalaya ini.
.
Jujur, saya kangen hari-hari trekking itu. Dan berencana untuk kembali lagi ke sana, di bulan November 2018 ini. Insya Allah.
.
Kebetulan saya buka open-trekking-trip tahun ini. Kalau kalian berminat untuk trekking bareng, kalian bisa DM saya langsung. Atau hubungi via Whatsapp di nomor: 0812 9507 9570.
.
Yuk ikutan, kita trekking bareng ke Annapurna Base Camp di Himalaya!
.
.
.
.
.
#trekkingtrip #AnnapurnaBaseCamp #Himalaya #Nepal #opentrip #aroundtheworldpix #instatravel #instapassport

Not everyone will appreciate the beauty of their surroundings like you do. Spend time with those that do. ~April Mae Monterossa~
.
.
.
.
.
#nomadstories #stayandwander #instatravel #instapassport #iphonography #malaysia #ipoh #beautifuldestinations #aroundtheworldpix

Menurut saya, hal paling utama yang harus kita nikmati ketika sedang jalan-jalan adalah: waktu.
.
Karena dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali merasa tak punya waktu untuk ini dan itu.
.
Secara pribadi, meskipun saya mempersiapkan rencana perjalanan terperinci, dalam praktiknya saya selalu bersikap fleksibel dengan waktu. Tidak harus terburu-buru.
.
Bahkan ketika saya mempunyai waktu jalan-jalan yang singkat sekalipun.
.
Rencana perjalanan yang realistis adalah kuncinya. Satu hingga dua destinasi per hari, adalah cukup. Jika masih ada yang belum tercakup, ya optimis saja bahwa suatu saat akan kembali ke tempat itu.
.
Memang terkadang agak sulit untuk menentukan, mana yang harus masuk ke dalam daftar rincian rencana perjalanan dan mana yang tidak.
.
Untuk mudahnya sih saya ambil yang “ter” terlebih dahulu. Terutama jika itu adalah kunjungan saya yang pertama. Seperti misalnya: yang tercantik, yang termegah, yang tertua, yang terbesar, yang terunik, dan sebagainya.
.
Memang, ini bukan ide orisinil, tapi sangat membantu saya selama ini.
.
Kalau kalian punya ide apa, untuk menyusun rencana perjalanan demi menikmati waktu?
.
.
.
.
.
#nomadstories #stayandwander #fujifilm Fujifeed #GoFUJIFILM #Fujifilm_id #X70_id #ipoh #juxtapose #portrait #potraitphotography#malaysia

Jika Masjid Nabawi di Madinah memiliki interior yang berwarna-warni dengan aksen keemasan. Maka Masjidil Haram tampil lebih pucat. Interiornya didominasi oleh pualam, dengan ukiran motif floral dan geometris, mulai dari lantai hingga ke langit-langitnya.
.
Tapi, meskipun bagian dalam masjid ini cukup sejuk, namun sesungguhnya spot favorit di Masjidil Haram adalah di area tawaf. Karena bisa memandang langsung Ka’bah dalam jarak yang lebih dekat. Dan karena pula, memandang Ka’bah adalah berkah.
.
.
.
.
.
#beautifulmosque #beautifuldestinations #makkah #masjidilharam #aroundtheworldpix #instatravel #instatravel #interiordesign #building

Tak ayal Gedung Perdana Putra adalah maskot utama Putrajaya, kota pemerintahan Malaysia yang baru berdiri selama dua dekade terakhir.
.
Terletak di atas bukit kecil serta di sisi danau buatan yang tenang, gedung berkubah hijau dan bergaya Persia itu tampil mencolok di dalam kota yang tertata apik.
.
Jangan ditanya berapa banyak turis yang mengantri untuk berfoto di depannya. Terlebih mereka yang datang dari negeri-jauh-di-utara-ekuator itu. Riuhlah!
.
Namun, ada satu area di sayap kanan Masjid Putra yang bisa menjadi spot terbaik untuk menikmati kemegahan Gedung Perdana Putra.
.
Tapi jangan lupa, jika berkunjung ke masjid ini, niatkanlah untuk ibadah. Pemandangan ini hanyalah bonusnya saja.
.
.
.
.
.
#malaysiatrip #putrajaya #instatravel #beautifuldestinations #visualart #instapassport #fujifilm_id #x70_id #aroundtheworldpix #gofujifilm

Pada tahun 1985, pemerintah Malaysia mulai membangun kota pemerintahannya yang baru. Di sebuah area bernama Prang Besar, yang dibeli oleh pemerintah dari Kesultanan Selangor, dan kemudian diberi nama Putrajaya.
.
Sebagai sebuah negara federasi Islam, selain gedung-gedung pemerintahan, danau, dan taman-taman yang elok, tentu saja masjid menjadi bagian penting dalam perencanaan kotanya.
.
Dan Masjid Putra, merupakan salah satu ikon yang dirancang di sana.
.
Dibangun tak jauh dari gedung Perdana Putra yang menjadi kantor resmi Perdana Menteri, masjid Putra seolah-olah mengambang di atas air, karena letaknya yang menjorok ke danau Putrajaya.
.
Pembangunannya menghabiskan waktu selama 2 tahun, dengan mengadopsi perpaduan gaya Persia, Melayu, dan Moor.
.
Masjid ini memiliki 1 kubah utama, dan 8 kubah pendamping yang keseluruhannya dilapisi oleh marmer berwarna semu merah, yang senada dengan karpet pelapis ruang utamanya. Sebuah menara dan gerbang yang kokoh menjulang ditambahkan demi menonjolkan kesan megahnya.
.
Secara umum masjid ini dibagi ke dalam tiga area. Yaitu: ruang shalat utama (yang disangga oleh 12 tiang); area tengah terbuka atau courtyard yang disebut shan; serta ruang-ruang umum yang difungsikan sebagai perpustakaan, ruang serba guna, dan sebagainya.
.
Selain untuk keperluan ibadah umat muslim, masjid ini juga dibuka bagi pengunjung non muslim, meskipun terbatas pada area tertentu. Beberapa brosur dan booklet juga disediakan bagi para pengunjung yang ingin mempelajari Islam lebih jauh.
.
.
.
.
.
#malaysiatrip #putrajaya #beautifulmosque #beautifuldestinations #GoFujifilm #fujifilm_id #x70_id #aroundtheworldpix #instatravel #instatravel

Masjid Jamek Sultan Abdul Samad adalah salah satu masjid tertua yang dibangun di Kuala Lumpur. Dirancang oleh Arthur Benison Hubback, atas permintaan Sultan Sir Alaedin Sulaiman Shah penguasa Kesultanan Selangor pada tahun 1908. Arsitekturnya merupakan gabungan dari langgam Moor dan Indo-Saracenic ataupun Mughal.
.
Dalam bahasa Melayu, kata kuala memiliki arti tempat bertemunya beberapa aliran sungai ataupun air. Pertemuan aliran sungai Gombak dan sungai Klang yang berlumpur, dan kebiasaan masyarakat Melayu memberi penamaan suatu tempat akan kondisinya, kemudian melahirkan nama Kuala Lumpur.
.
Dan karena masjid ini berdiri pada pertemuan aliran kedua sungai besar tadi, maka dapat dikatakan jika masjid ini berdiri tepat di titik nol kota.
.
Secara ukuran, masjid ini tidaklah besar. Pun ia terjepit oleh bangunan-bangunan raksasa kota Kuala Lumpur. Namun begitu, masjid ini tetap memiliki pesonanya sendiri.
.
Tiga kubahnya berwarna putih, dilengkapi dengan dua menara utama dan beberapa menara kecil lainnya. Bata warna merah jambu berselang-seling plaster putih pada menaranya seringkali disebut sebagai pola ‘darah dan perban’.
.
Tak sulit untuk mencapai masjid ini, karena stasiun LRT Masjid Jamek tepat berada di sampingnya. Begitu juga dengan Dataran Merdeka dan Pasar Seni yang berjarak hanya beberapa ratus meter saja.
.
.
.
.
.
#malaysiatrip #kualalumpur #beautifulmosque #beautifuldestinations #GoFujifilm #fujifilm_id #x70_id #instatravel #instapassport #malaysia

Masjid Ubudiah ini merupakan salah satu masjid terindah yang pernah saya sambangi di Malaysia. Terletak di Bukit Chandan, Kota Kuala Kangsar, negara bagian Perak, tak jauh dari istana Iskandariah milik Kesultanan Perak Darul Ridzuan.
.
Masjid ini juga dikenal sebagai masjid nazar. Karena pembangunannya yang diinisiasi oleh nazar (janji kepada Allah) Sultan Idris I (Sultan Perak ke 28) selepas kesembuhannya dari sakit.
.
Meskipun masjid ini dibangun sejak masa pemerintahan Sultan Idris I di tahun 1913, peresmiannya sendiri baru dilakukan pada tahun 1917, di masa Sultan Abdul Jalil Karamatullah Shah yang merupakan Sultan Perak ke 29.
.
Pembangunan masjid ini sempat terkendala akibat batu marmer yang menjadi bahan bakunya pecah, karena perkelahian antara dua gajah milik Sultan dan Raja Chulan (salah seorang bangsawan Perak). Sehingga dibutuhkan waktu untuk mendatangkannya kembali dari Itali.
.
Masjid Kesultanan Perak ini dirancang oleh Arthur Benison Hubback, dengan mengambil langgam bangunan-bangunan Moor.
.
Kubah-kubahnya berwarna keemasan, yang dibangun di atas denah berbentuk oktagon, dan dilengkapi dengan empat menara setinggi 38 meter. Dinding dan lantai bagian dalamnya dilapisi oleh marmer dari Itali dan juga Inggris, yang berwarna putih dan merah.
.
Kalau misalnya kalian punya waktu lebih dari 2 hari di Ipoh, maka luangkanlah waktu satu hari untuk mengunjungi Kuala Kangsar. Karena meskipun kini Ipoh adalah ibukota negara bagian Perak, kota Kesultanannya sendiri tetap terletak di Kuala Kangsar. Dan ada beberapa bangunan menarik milik Kesultanan Perak yang bisa dikunjungi di sana. Salah satunya adalah Masjid Diraja Ubudiah yang mempesona ini.
.
.
.
.
.
#instatravel #malaysia #kualakangsar #negeriperak #GoFujifilm #fujifilm_id #x70_id #aroundtheworldpix #instapassport #beautifulmosque #beautifuldestinations

Masjidil Haram di Makkah merupakan masjid terbesar di dunia. Dengan Ka’bah sebagai bagian tersucinya, yang menjadi kiblat atau pusat arah shalat bagi umat muslim di penjuru bumi.
.
Bangunan batu berbentuk kubus ini merupakan situs rumah peribadatan tertua di bumi, yang juga menjadi saksi akan banjir besar di masa Nabi Nuh a.s.
.
Berabad-abad setelah peristiwa alam luar biasa itu, Nabi Ibrahim a.s. dan putra beliau Nabi Ismail a.s. memugar ulang Ka’bah atas perintah Allah s.w.t. dengan menambahkan Hajar Aswad pada salah satu sisinya.
.
Ka’bah di masa itu sangatlah jauh berbeda dengan yang ada saat ini. Dimana ia berbentuk persegi, tanpa atap, dan memiliki dua pintu tak berdaun, yang terletak di sisi barat serta di sisi timur dan sejajar dengan tanah.
.
Ketika Nabi Muhammad s.a.w. berusia 35 tahun (saat itu beliau belum diangkat sebagai Nabi), Ka’bah diterjang oleh banjir bandang yang menjadikannya rusak parah. Dan suku Quraisy yang saat itu menjadi penguasa Ka’bah kemudian memutuskan untuk membangunnya kembali. Dengan satu persyaratan ketat: mereka hanya akan menggunakan dana yang halal bagi pembangunan ulang Ka’bah!
.
Ka’bah kemudian dibangun ulang dengan sedikit perubahan. Dimana pintunya ditinggikan, tak lagi sejajar dengan tanah, dan hanya satu buah saja. Bangunan itu juga kemudian dilengkapi dengan atap, dan pancuran pelimpahan.
.
Karena keterbatasan dana halal, mereka kemudian terpaksa mengurangi panjang Ka’bah sebanyak 3 meter. Yang menyebabkan bentuk Ka’bah kemudian lebih menyerupai kubus.
.
Karena bagian yang dikurangi tadi pada dasarnya masih merupakan bagian dari Ka’bah, maka sebagai gantinya mereka membangun tembok berbentuk ladam setinggi pundak, yang kini kita kenal sebagai Hijr Ismail.
.
.
.
.
.
#masjidilharam #makkah #instatravel #pilgrimage #beautifulmosques #wonderfuldestination

Most Popular Instagram Hashtags