azmardiaz azmardiaz

257 posts   198 followers   220 followings

Azmar Diaz  Hidayah-Hijrah-Istiqomah in Sunnah-Husnul Khatimah-Insya Allah Jannah... Aamiin🙏

http://online.fliphtml5.com/rgrp/xsok/

Perbanyak ilmu kurangi baper...

Dirgahayu Ke-72 Republik Indonesia
"Indonesia Kerja Bersama"
#perbanasinstitute #perbanashits #perbanasupdate #independenceday #17agustus2017

Dzikir adalah ibadah yang sangat mulia. Di antara fadilahnya adalah bisa lebih menenangkan jiwa. Fadilah lainnya pun amat banyak. Di antara dzikir yang bisa dirutinkan setiap saat, dibaca agar lisan terus basah dengan dzikrullah adalah empat kalimat mulia, yaitu (1) subhanallah, (2) alhamdulillah, (3) laa ilaha illallah, (4) Allahu akbar”.
-
Al Munawi rahimahullah berkata tentang hadits di atas, “Segala sesuatu yang dikatakan antara langit dan bumi, atau dikatakan lebih baik dari sesuatu yang terkena sinar matahari atau tenggelamnya, ini adalah ungkapan yang menggambarkan dunia dan seisinya.” (Faidul Qodir, Al Munawi, Masqi’ Ya’sub, 5/360). Dari sini menunjukkan bahwa keempat kalimat tersebut lebih baik daripada dunia seisinya.
-
Maksud dzikir di atas adalah:
• Yang dimaksud bacaan tasbih (subhanallah = Maha Suci Allah) adalah menyucikan Allah dari segala kekurangan yang tidak layak bagi-Nya.
• Yang dimaksud bacaan tahmid (alhamdulillah = segala puji bagi Allah) adalah menetapkan kesempurnaan pada Allah dalam nama, shifat dan perbuatan-Nya yang mulia.
• Yang dimaksud bacaan tahlil (laa ilaha illallah = tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah) adalah berbuat ikhlas dan mentauhidkan Allah serta berlepas diri dari kesyirikan.
• Yang dimaksud bacaan takbir (Allahu akbar = Allah Maha Besar) adalah menetapkan keagungan atau kebesaran pada Allah Ta’ala dan tidak ada yang melebihi kebesarannya.
-
Empat kalimat mulia tersebut bisa berfaedah jika bukan hanya di lisan, namun direnungkan maknanya di dalam qolbu, dalam hati yang paling dalam.
-
Amalkan, sebarkan, istiqomahkan :)

Bergabunglah di institut peraih penghargaan institute terbaik di Jakarta 2016 dari Kemenristek Dikti dan menjadi professional di bidang keuangan dan perbankan yang handal.
• The Best of School of Management 2014 & 2015 (Versi majalah SWA Group)
• Fakultas Favorit PTS Hasil Survey Tempo.Co (April 2017)
• Lulusan perbanas 92% bekerja kurang dari 1 bulan setelah lulus kuliah.
.
.
Perbanas Institute memiliki dinamika kampus yang seru dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler bagi mahasiswa antara lain : Paduan Suara (Juara Tingkat Internasional), Modern & Traditional Dance, Band dan Gamelan, Fotografi, Jurnalistik, Broadcasting, Pecinta Alam, Koperasi, Futsal, Basket, Bulu Tangkis, Renang, Kerohanian, Bela Negara dan Himpunan Mahasiswa.
.
.
Informasi dan pendaftaran hubungi:
• Website: www.perbanas.id
• Kampus Jakarta: 021 525 2533 Ext. 5108
• Kampus Bekasi: 021 822 4432
• Email: infopmb@perbanas.id dan contact@perbanas.id

#perbanasinstitute
#perbanasupdate
#perbanasguardian
#perbanasinfo

Masjid Al Hidayah
Jl. Deposito 1, Menteng Dalam, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870

https://goo.gl/maps/8DuUP3PV7oq

Haiii guys☺😊

Khusus Mahasiswa Baru FTI Perbanas Institute, yuk mantapkan diri dengan menambah wawasan di bidang Teknik Informatika dengan mengikuti Workshop dari FTI Perbanas Institute yang bertema "Between Crack and Hack". Yang akan diadakan pada:

Hari dan tgl: Senin, 14 Agustus 2017
Pukul : 09.30 - selesai
Tempat : Unit 2 lantai 2 ruang 2201  Perbanas Institute

Info lebih lanjut & pendaftaran hubungi: -Kurnia: 0858-1686-4769 -LINE@HIMATIKAPerbanas: http://line.me/ti/p/%40arv0605h (@arv0605h)

Regards,
Divisi Informasi & Komunikasi HIMATIKA Perbanas Institue Periode 2017/2018

#perbanasinstitute
#perbanasupdate
#perbanasinfo
#workshop

Yang Laki-laki mau jadi anak sholeh apa sholehah?

Ajari Anakmu Sholat

Redaksi SalamDakwah.

Pendidikan anak yang sangat ditekankan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah membaguskan semangat anak untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Anak diusung untuk senantiasa melatih diri beribadah. Hingga pada masanya, anak tumbuh dewasa, dirinya telah memiliki kesadaran tinggi dalam menunaikan kewajiban ibadah.
Diantara perintah yang mengharuskan anak dididik untuk menunaikan yang wajib, seperti hadits dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Suruhlah anak-anak kalian menunaikan shalat kala mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka (bila meninggalkan shalat) kala usia mereka sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (Sunan Abi Dawud no. 495. Asy-Syaikh Al-Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullahu menyatakan hadits ini hasan shahih)

Yang dimaksud menyuruh anak-anak, meliputi anak laki-laki dan perempuan. Mereka hendaknya dididik bisa menegakkan shalat dengan memahami syarat-syarat dan rukun-rukunnya.
Jika hingga usia sepuluh tahun tak juga mau menegakkan shalat, maka pukullah dengan pukulan yang tidak keras dan tidak meninggalkan bekas, serta tidak diperkenankan memukul wajah. (Lihat ‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Dawud, 2/114)

Untuk mengarahkan anak tekun dalam beribadah memerlukan pola yang mendukung ke arah hal tersebut. Seperti, diperlukan keteladanan dari orangtua dan orang-orang di sekitar anak. Perilaku orangtua yang ‘berbicara’ itu lebih ampuh dari lisan yang berbicara. Anak akan melakukan proses imitasi (meniru) dari apa yang diperbuat orangtuanya.
Syariat pun sangat tidak membuka peluang terhadap orang yang hanya bisa berbicara (menyuruh) namun dirinya tidak melakukan apa yang dikatakannya.

Dari Nafi’ Rohimahullah, beliau mengatakan,
.
أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ إِذَا دَخَلَ فِى الصَّلاَةِ كَبَّرَ ، وَرَفَعَ يَدَيْهِ وَإِذَا رَكَعَ رَفَعَ يَدَيْهِ ، وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَفَعَ يَدَيْهِ ، وَإِذَا قَامَ مِنَ الرَّكْعَتَيْنِ رَفَعَ يَدَيْهِ
.
“Sesungguhnya Ibnu ‘Umar Rodhiyallahu ‘anhuma biasanya jika hendak memulai sholatnya beliau bertakbir dan mengangkat kedua tangannya. Jika hendak ruku’ juga mengangkat kedua tangannya. Jika beliau mengucapkan Samiallahu Liman Hamidah juga mengangkat kedua tangannya. Jika berdiri dari roka’at kedua juga mengangkat kedua tangannya” HR. Bukhori no. 739 dan Muslim no. 390
.
Imam Ibnu Utsaimin mengatakan,
.
رفع اليدين عند تكبيرة الإحرام، وعند الركوع، وعند الرفع منه، وعند القيام من التشهد الأول سنة
.
“Mengangkat tangan ketika takbiratul ihram, ketika rukuk, ketika i’tidal, dan ketika bangkit ke rakaat ketiga dari tasyahud awal, hukumnya sunah”. Majmu’ Fatawa Ibnu Utsaimin volume 13

📝Mengupas Hukum Berdoa Sesudah Shalat
.
Mungkin sebagian saudara kami masih rancu mengenai perkara do’a dan mengangkat tangan sesudah shalat. Memang ada hadits yang menjelaskan dianjurkannya beberapa do’a pada dubur shalat (akhir shalat) sebagaimana yang disebutkan dalam hadits semacam ini :
.
أُوصِيكَ يَا مُعَاذُ لاَ تَدَعَنَّ فِى دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ تَقُولُ اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
.
“Aku wasiatkan padamu wahai Mu’adz. Janganlah engkau tinggalkan untuk berdo’a setiap dubur shalat (akhir shalat) : Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik. [Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir pada-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu].” (HR. Abu Daud no. 1522. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)
.
👉Untuk memahami hal ini, alangkah baiknya kita memperhatikan penjelasan Syaikh Ibnu Baz berikut (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz 11/194-196) yang kami sarikan berikut ini. Serta ada sedikit penjelasan dari Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin dan ulama lainnya yang kami sertakan.
.
🔹Dubur shalat kadang bermakna sebelum salam dan kadang pula bermakna sesudah salam.
.
Terdapat beberapa hadits yang menunjukkan hal ini. Mayoritasnya menunjukkan bahwa yang dimaksud dubur shalat adalah akhir shalat sebelum salam jika hal ini berkaitan dengan do’a. Sebagaimana dapat dilihat dalam hadits Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkannya tasyahud padanya, lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
ثُمَّ لِيَتَخَيَّرْ مِنْ الدُّعَاءِ بَعْدُ أَعْجَبَهُ إِلَيْهِ يَدْعُو بِهِ
.
“Kemudian terserah dia memilih do’a yang dia sukai untuk berdo’a dengannya.” (HR. Abu Daud no. 825).
.
Dalam lafazh lain,
.
ثُمَّ لْيَتَخَيَّرْ بَعْدُ مِنَ الْمَسْأَلَةِ مَا شَاءَ
.
“Kemudian terserah dia memilih setelah itu (setelah tasyahud) do’a yang dia kehendaki (dia sukai).” (HR. Muslim no. 402, An Nasa’i no. 1298, Abu Daud no. 968, Ad Darimi no. 1340)
.
🔹Di antara contoh do’a yang dibaca sebelum salam adalah yang terdapat dalam hadits Mu’adz bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat padanya,
.
👇👇👇

Kajian bada' Dzuhur

Most Popular Instagram Hashtags