aviliaarmiani aviliaarmiani

293 posts   3567 followers   590 followings

Avilia Armiani  Menulis u畏tuk menunjukk伪n m伪s委瞻 蓳伪ny伪k畏y伪 i蕟mu y伪畏伞 perlu d委蓵伪删委, d伪畏 men盏伪d委k伪畏 pem蓳伪蓵伪 yang 蓳ud委m伪n se蓳伪伞伪委 伞uru sert伪 tem伪n belajar

https://avilia-armiani.tumblr.com/

Allah Maha Benar dengan segal firman-Nya.. kuykuy geser ke kanan :))

.
Pict from : edgarhamas
_________________________
MUSLIMIN BUKAN UMAT YANG LEMAH
"Vil, apa mungkin saudara kita bisa terus bertahan di Palestina sana?"
"Kenapa?"
"Permusuhan mereka sengit, bahkan PBB pun tidak bisa mengatasinya."
"Bukan, maksudku, kenapa dengan pertanyaanmu? Kita, saudara kita, punya Allah. Apalah arti milyaran musuh jika kita memiliki pertolongan Allah?"
"....."
.
.
Pernah tidak, kita mendengar涓atau teringat tentang perang terbesar setelah perang Ahzab? .
Ialah perang Mu'tah. Perang yang berlatar belakang terbunuhnya seorang utusan Rasulullah -Shallallahu Alayhi wa Sallam- ; al-Haris ibn Umair al-Azdi. Saat itu Haris diutus untuk mengantarkan surat kepada pembesar Basrah. Namun ditengah perjalanan ia dicegat dan diserahkan kepada kaisar hingga ia pun tewas dipenggal
.
Saat itu, membunuh seorang utusan adalah tindakan yang sangat tercela, sama saja dengan menabuh genderang peperangan
.
"Apabila Zaid ibn Harisah gugur, penggantinya adalah Ja'far. Apabila Ja'far gugur, penggantinya adalah Abdullah ibn Rawahah." Sabda Rasulullah
.
Berangkatlah 3000 pasukan Muslimin hingga tiba di Mu'an (termasuk wilayah Syam yang berbatasan dengan wilayah Hijaz utara). Saat itu kaum Muslimin menerima informasi bahwa Kaisar Heraklius telah berada di Ma'ab bersama seratus ribu pasukan Romawi. Tidak luput pula himpunan pasukan lain yang menyertainya; ialah dari Lakham, Judzam, Balqin dan Bahra. Hingga jumlahnya mencapai dua ratus ribu orang
.
(Mendengar kisah ini sungguh dada saya bergetar, bisakah kita membayangkan 3000 pasukan Muslimin bertemu dengan 200.000 pasukan musuh? 馃槶)
[lanjut via comment]

URUSAN PALESTINA B谈U谈K谈A谈N谈 URUSAN KITA
Tentu saja, urusan Palestina adalah urusan kita sebagai saudara seiman
Urusan Al-Aqsha dan penindasan tiada henti jugalah urusan kita sebagai saudara seiman
Tangis, kesedihan, duka nestapa yang mereka rasa pun harusnya kita pedulikan
.
"1917, tahun itu menjadi pijakan pertama Inggris setelah memenangkan perang Dunia I di tanah suci Palestina. Pasukan Inggris dengan pongah berbaris angkuh memasuki gerbang Baitul Maqdis. Dengan penuh dengki, mereka runtuhkan menara jam tertinggi di kawasan Masjid Al Aqsha, kemudian -sebagaimana baru disingkap oleh para Ulama- jantung analog jam itu kini menjadi pemutar jam Big Ben di London
Menyaksikan Palestina jatuh adalah sebuah kepedihan yang dirasakan Umat Islam sejak tahun itu hingga kini tahun 2017, tepat telah 100 tahun kepiluan itu meluka ternganga. Kita bahkan lahir ketika israel telah mengklaim berdirinya negara yahudi -dimulai sejak 1948- di atas 70% tanah yang mereka rampas dari Umat Islam Palestina. Detik ini bahkan, menurut sumber berita terpercaya, israel menutup penuh seluruh kawasan masjid Al Aqsha! Yaa Salaam" 涓edgarhamas
.
Membela urusan palestina, sungguh, bukan hanya urusan bangsa palestina saja. Bagaimana, ketika salah seorang anggota keluarga kita terluka karena tertembak atau mendapatkan penganiayaan yang tak semestinya? Tentu saja涓kita akan menuntut, kita akan meminta pertanggungjawaban atas hal yang menimpanya. Adakah...keluarga kita yang diam saja melihatnya? Atau, adakah dari mereka yang berkata; 'Biar saja, biar dia urus sendiri saja lukanya.'
.
"Lalu, apa yang harus aku lakukan?"
.
Menulislah, jika kita tidak punya tenaga berarti untuk ikut berdiri. Setidaknya, dengan menulis涓bisa saja kita mengetuk pintu hati seseorang yang lebih memumpuni
Membaurlah, jika kita tidak punya daya untuk menulis. Setidaknya dengan membaur dan membaurkan tulisan-tulisan mereka涓bisa saja kita mengantarkannya pada seseorang yang tepat
Jika untuk keduanya pun kita tidak mampu, maka berdo'alah. Yakinlah, Allah Maha Mendengar bahkan hingga kedalam dada yang paling tersembunyi
.
.
Please baca lanjutannya via komentar
馃憞馃徎馃憞馃徎馃憞馃徎

馃槩馃槩馃槩
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Isra: 1)
.
Sahabat, umat muslim dihalangi untuk shalat, di tempat perintah shalat diturunkan-Nya.
Akankah kita termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi, dengan memalingkan badan kita dari musuh-musuh umat Islam?
.
.
.
鈥淲ahai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu dan janganlah kamu berbalik ke belakang (karena takut pada musuh), nanti kamu menjadi orang-orang yang merugi.鈥 (QS. Al-Maidah: 21)
.
.
.
Cc : @actforhumanity
#Repost @_____litllemujahid.id
#LetsACTIndonesia
#IndonesiaBelaAqsa
#LetsSaveAlAqsa #LetsSavePalestine #Palestine #Palestina #AlAqsa#savealaqsa

#Repost @ajinurafifah with @repostapp
銉汇兓銉
Allahuakbar, semoga Allah senantiasa melindungi Al-aqsa dan saudara-saudara kita. Luangkan waktu, tengadahkan tangan, lantunkan doa. Memaksimalkan usaha sebisa kita...馃槶 #Repost @_____litllemujahid.id (@get_repost)
銉汇兓銉
鈥⑩
[KIBLAT.NET]Al-Quds 鈥 Salat jamaah di depan pintu gerbang menuju Masjid Al-Aqsha masih berlanjut. Pada Rabu (19/07), aksi untuk memprotes pemasangan alat metal detector di pintu masuk kompleks Al-Aqsha itu telah memasuki hari keempat. Harian online Mesir, Youm7.com mengabadikan kekhusyuan warga mengikuti salat dzuhur pada Rabu.

Warga yang mayoritas anak muda dan dewasa terlihat khusyu meskipun salat beralasan lantai paving. Lantai yang keras serta sengitan panasnya sinar matahari tak membuat mereka gentar. Jamaah terlihat memanjang di samping dinding pagar pemisah antara kompleks Al-Aqsha dan rumah warga.

Youm7 melaporkan, polisi dan tentara Israel dalam jumlah banyak terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi. Mereka berseragam perang lengkap dan memanggul senjata.

Pada malam sebelumnya, militer Israel membubarkan salat Isya berjamaah yang digelar di lokasi yang sama. Tindakan represif itu terjadi karena jumlah jamaah lebih banyak dari salat-salat sebelumnya. Puluhan jamaah terkena peluru karet, termasuk salah satu imam Masjid Al-Aqsha.

Israel memasang pintu metal detector di beberapa gerbang menuju Al-Aqsha yang dibuka. Gerbang lainnya masih ditutup. Selain alat detektor logam itu, penjajah juga memasang kamera pengawas CCTV.

Sumber: Youm7
Redaktur: Sulhi El-Izzi
.
.
#savealaqsa #savepalestine
#save #islamrahmatanlilamin #israellaknatullah #boycottisrael

"Aku sering menjaga perasaan orang lain dengan mengendalikan perkataan atau tindakanku, tapi kenapa perasaanku tidak pernah dijaga oleh orang lain? Apalagi涓dia adalah seseorang yang dekat denganku.鈥
.
.
Jangan menyerah untuk tetap menjadi seseorang yang berjiwa besar :) mungkin pilihan kita hanyalah ; bersabar.
.
"Tapi itu sakit!"
.
Yay, on trusting you. But keep calm, setiap jiwa yang sakit pasti memiliki penawar.
Yakin nih涓mau ragu sama janji Allah(?), bahwa;
.
'...Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.'
(QS. Al-Baqarah : 153)
.
"Yaa percaya lah, tapi sekali-kali nggak apa-apa kan, biar dia itu dapat pelajaran."
.
Please pertimbangkan ini, bahwa dengan membalasnya sama sekali tidak akan menghilangkan luka, justru membekukan jiwa yang tertata didalam dada. Maafkanlah, yang berhak memberi pelajaran itu hanya Allah; bukan kita
.
Jika bukan lewat kamu涓maka Allah memiliki cara dan pihak lain untuk mengatasinya
.
Saya punya kutipan super dan tapi saya kesulitan mencantumkan sumber aslinya, siapapun yang menulisnya saya ingin berterimakasih kepadanya. Jadi gini, 'cara membalas dendam yang terbaik adalah dengan mendo'akannya.'
.
"Do'a biar dia dapet yang setimpal?"
.
Hehe, bukan, tapi do'a yang lebih mainstream daripada itu; semoga... Allah membalasnya dengan kebaikan涓InsyaAllah.
馃崈 漏aviliaarmaini

"Ke kajian yuk, Sar."
"Enggak ah, nanti aku dibilang涓'wah udah tobat nih yee銆" sambil mendengus.
"Memangnya kenapa?"
"Males aku, rasanya kok berasa aku tuh nggak pantes banget buat hijrah." Kemudian raut wajahnya melusuh
.
.
Oh curigailah diri, barangkali kita pernah berbuat serupa potongan dialog diatas. Terkadang maksud hati adalah mengajak bercanda涓namun tidak setiap hati itu berfrekuensi sama dengan kita. Maksud lisan adalah memuji namun kata-kata yang terlontar terkesan menyakiti
.
Betapa banyak mereka diluar sana para saudara kita yang hatinya sudah terketuk untuk berubah namun karena sepintas kata, ia menjadi jera
Betapa sering mereka diluar sana para saudara kita yang perubahannya sudah terlihat nyata namun karena kekakuan lidah orang disekitarnya涓akhirnya mereka lebih memilih untuk menyerah
.
.
"Eh, orang dulu aja dibilang涓'nggak sholat, kamu bro?' Dia jawab; 'males' biasa aja. Ini dipuji tobat malah terluka, lebay itu mah銆"
.
Sahabatku, sesungguhnya mereka yang berhijrah adalah mereka yang sudah tersentuh hatinya, yang sudah lembut batinnya, dan sudah peka perasaannya. Ia akan mudah terluka, ia akan mudah merasa tak mendapat dukungan dari teman-temannya. Tidakkah kita ingin mencontoh keagungan Anshar ketika menyambut Muhajirin? Hingga Muhajirin merasa aman dan nyaman serta terayomi perpindahannya
.
.
"Terus gimana?"
.
Rangkulah mereka, gandenglah selalu tangannya ke majelis-majelis ilmu. Kalau tidak bisa setiap waktu涓cukup untuk mengatakan 'Bismillah, yuk kita sama-sama istiqomah.' :)
.
Ada sebuah kutipan yang mungkin bisa menegarkan kita para penghijrah;
.
"Jalan Allah ini panjang sekali," kata Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani,
"untunglah kita tak diwajibkan untuk sampai keujungnya. Kita hanya diperintahkan untuk mati di atasnya."
.
Semoga Allah Azza Wa Jalla, menggolongkan kita menjadi kaum Anshar masa kini, yang mau bersama-sama berjalan diatas Jalan Allah hingga usia menutupkan diri. InsyaAllah
漏aviliaarmiani

...
Jangan meremehkan orang-orang yang kita sakiti hatinya; dan kita dengan sadar mengetahuinya
.
Ketahuilah, dia mungkin diam, dia mungkin tidak banyak membalas perbuatan涓tapi Allah dan malaikat-Nya tahu; tentang isak dan sakit yang dia pendam
.
Dia tidak berdo'a keburukan pada kita, tapi mana tahu kalau ternyata dia adalah hamba kesayangan? Celakalah kita. Celakalah kita
.
Padahal Allah itu seadil-adilnya Hakim; sebaik-baiknya pembalas bagi orang-orang yang dzolim
Naudzubillah min dzalik :"
Semoga kita jauh daripadanya
.
Mari berbenah,
mari bermuhasabbah
.
.
.
#ntms
#noted

(MENJADI PEREMPUAN)
"Nduk, perempuan kalau sudah menikah itu harus nurut sama suami."
"Selagi suamimu tidak melanggar syariat, maka mematuhinya adalah syarat."
.
Anaknya mengangguk-angguk, menanam kuat-kuat bebiji yang sudah Ibu berikan kepadanya. ini Ilmu, wajib ditanam. Batin perempun itu
.
"Kamu tau, apa pesan kakekmu dulu?" Tanya ibu
.
"Apa, Bu?"
.
"Menjadi perempuan itu, ketaatannya adalah rumah. Ikhlasnya adalah pintu yang penuh berkah. Jika perempuan tidak memiliki keduanya, maka tak ada seorang pun yang mampu meninggalinya dengan betah."
.
"Maksudnya, Bu?"
.
"Yang dengan taatnya, ia berharap ridho Allah dengan ridho suaminya. Ia takut berbuat demikian dan demikian, apalagi jika itu tanpa sepengetahuan suaminya. Kemudian, yang dengan ikhlasnya; ia selalu menjadi wanita yang mudah bersyukur. Tidak mengeluh, apalagi menuntut."
.
"Bu..." Anak perempuannya mulai berkaca
.
"Jadilah kelak kamu seorang istri yang jika dipandang suamimu meluberkan lelah, meluluhkan penat. Jangan mendebat suami, jangan pula berbicara dengan nada yang lebih tinggi dari suamimu."
.
"...." ia segera mengusap kedua matanya yang sudah berembun
.
"Betapa banyak sekarang laki-laki mencari seorang istri hanya berdasar rupa juga gelar yang tinggi. Padahal, saat sudah terjun nanti涓kepatuhan istri adalah nilai pokoknya. Percuma jika cantik tapi tidak bisa menjaga hati hingga dengan mudah membangkang dan menomor duakan suami, percuma pula jika pendidikan tinggi namun tidak bisa menjalankan peran seorang istri, hingga tercecerlah perhatiannya kesana-sini."
.
"Lalu, Bu.. Bagaimana kita menepis takut, bahwa 'benarkah涓laki-laki itu akan baik untuk kita?' Terlepas dari, kita sudah berusaha sebaik mungkin memantaskan diri menjadi sebaik-baiknya perhiasan bagi suami nanti."
........
more tap comment

(JANGAN) MALU BERKATA TIDAK TAHU
"Eh, tadi kan si itu bilang gini-gini. Katanya semua orang udah tahu, lah tapi aku belum tahu, malah dibilang kudet. Emang kamu juga udah tau?"
"Eh, ngg.. oh, soal itu涓" .
.
Pernah tidak kita dapet pertanyaan yang cukup ngeselin, ngeselin karena kita tidak bisa menjawabnya, atau mungkin sebenernya bisa, tapi tidak tahu. Dan malah, kebanyakan dari kita suka sok tahu padahal aslinya mah, sama sekali tidak tahu. Cuma takut dibilang kudet atau gak kekinian銆 | Baru denger sedikit涓nerangin ke orang lain udah panjang kali lebar, luas segini dan volume segitu. Jadilah persoalan itu abu-abu. Dari kubu sana bilang A, eh kubu sebelah bilangnya Z, kan jauh sekali (?)
.
.
Dia adalah Qasim putra Muhammad bin Abi Bakar ash-Shiddiq. Qasim dikenal sebagai satu dari tujuh ahli fiqh di Madinah yang paling utama ilmunya dan paling bagus sifat wara'nya
.
Ketekunannya menimba ilmu, kegigihannya mengumpulkan bait demi bait pengetahuan pun menjadikannya seorang yang berwawasan hingga kemudian menjadi seorang guru di Masjid Nabawi, Madinah
.
"Tidak ada anak keturunan Abu Bakar yang lebih mirip dengan beliau daripada Qasim. Qasim begitu serupa perihal akhlak, bentuk fisik, keteguhan iman, pun kezuhudannya." Orang-orang pada masa itu berkomentar
.
Suatu ketika, di Mina para jemaah haji ramai berbondong-bondong datang dan menemui Qasim. Mereka hendak bertanya perihal agama karena yakin bahwa Qasim akan memiliki jawabannya. Lantas, jawaban Qasim ternyata menggeleng-gelengkan kepala mereka
.
"Aku tidak tahu, aku tidak mengerti.." Jawab Qasim
"..aku tidak tahu" ia pun mengulanginya tanpa rasa malu
.
Tampaknya Qasim menangkap mimik orang-orang itu menunjukan kegusaran,
"Aku tidak tahu apa yang kalian tanyakan itu. Seandainya aku tahu, tentu tidak akan aku sembunyikan. Sungguh, seseorang hidup dalam keadaan bodoh, selain ber-ma'rifah pada hak-hak Allah, adalah lebih baik daripada seseorang mengatakan apa yang tidak dia miliki ilmunya."
.
Sungguh tamparan keras bagi kita yang suka bercuat-cuit didunia nyata terutama mayanya dunia maya
.....
(lanjut via comment)

[LABA-LABA]
"Ra..."
"Iya, kenapa La?"
"Aku baru sadar, kalau laba-laba itu kok keren, ya. Dia bisa bikin jaring kaya gitu. Kalau difikir kan涓ih ribet pasti tuh, susah nian pasti ya. Masya Allah yaa, Ra."
.
.
Maha Besar Allah, saya teringat sebuah kisah pengejaran kaum quraisy terhadap Rasulullah 锓 dan Abu Bakar Radiallahu 'anhu. Mereka terpaksa memutar jalur kemudian berhenti dan berdiam diri didalam Gua Tsur
.
"Apakah Muhammad dan Abu Bakar dalam gua itu?" Tanya seorang pemuda kepada salah seorang penggembala yang berada disekitar gua tersebut
"Mungkin saja mereka dalam gua itu, tetapi aku tidak melihat ada orang yang menuju kesana." Jawabnya
.
Mereka yang jiwanya rakus akan hadiah undian yang ditawarkan pun tak memperdulikan ucapan si penggembala; mereka mendekat dan mencari tahu sendiri kebenarannya. Salah seorang pemuda Quraisy menghunuskan pedang, menyelidik ke segenap penjuru hingga mencapai titik terdekat dari Rasulullah dan Abu Bakar. Terlahaplah kecemasan dada Sang Abu Bakar, bukan perihal nyawanya namun seseorang yang bersamanya; Rasul Allah, Muhammad Shallallahu Alayhi wa sallam
.
"Wahai Rasulullah, seandainya di antara mereka涓sedikit saja melihat kebawah kaki, tentu mereka akan melihat kita." Bisiknya
.
"Tenanglah, Abu Bakar. Kita memang berdua, tetapi yang ketiga adalah Allah." Wajah beliau yang teduh mengusir tiap-tiap ragu dalam ufuk hati dan pelupuk mata Abu Bakar
.
Allah benar menolong keduanya, ternyata sebelum orang-orang Quraisy itu mencapai mulut Gua, diutuslah bala tentara-Nya; ialah Seekor laba-laba yang membuat jaring melintang membentang. Tak memberikan kesempatan bagi logika untuk berfikir ada orang yang bersembunyi didalam gua tanpa merusak sarang laba-laba
.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas;
"Seandainya Muhammad benar-benar masuk kedalam gua ini, tidak mungkin ada sarang laba-laba disini."
.
.
Adalah sebuah sarang laba-laba. Yang lemah dan mudah hancur jika disentuh oleh tangan manusia. Atau涓yang teramat gampang rusak hanya karena akan mendapat 'jatah makan'. Namun dari sini Allah memberikan sebuah pembelajaran dari mana pun kita akan mengambilnya
.....
(Bersambung via comment)

TAKUT BERBUAT BAIK
.
"...maaf, Mbak. Apa boleh saya meminjam ponsel untuk menghubungi ibu saya kalau ini ini dan ini.."
"...berkenankah Mbak, mengantarkan saya ke Jalan itu.."
"...Mbak, saya kepepet sekali, uang saya habis, rumah saya jauh dan harus naik bis untuk sampai dirumah lagi. Apakah boleh saya meminjam uang segini dan segitu.."
.
.
Bagaimana kiranya pemikiran kita saat berada diposisi si Mbak yang dimintai pertolongan tersebut?
.
.
"Yaa pasti saya bantu銆"
"Duh mikir-mikir kali yaa.."
.
Atau jujurnya;
.
"Wah bohong ini pasti." *eh-loh suudzon
.
.
Nah singkatnya, tadi saya itu melihat seorang lelaki涓dari ciri fisiknya sih seperti orang Nepal atau Bangladesh, lelaki itu kurang lebih berusia 28 tahun keatas (kalau tidak meleset). Awalnya terlihat seperti orang bingung, berjalan terus balik lagi, maju terus mundur lagi. Mau bertanya tapi diurungkan, mau diem tapi kayaknya butuh bantuan. Akhirnya lelaki itu memberanikan diri menghampiri salah seorang bapak dengan jarak 5-7 meter dari saya. Dibuat penasaran; 'kenapa sih ini orang?' Sampe ada niat buat nguping pembicaraan yang samar-samar涓barangkali saya bisa kasih bantuan. Astaghfirullah cepet-cepet saya beristighfar, duhh, gak boleh atuh yaa nguping pembicaraan orang kalau kedua pihak gak mengizinkan
.
.
"Tapi teh涓kadang gak niat nguping kok, karena udah terlanjur denger aja jadi yaa ikut ndengerin. Gimana tuh?"
.
Hehe beda lagi kasusnya nanti, coba deh kita bedakan; antara mendengar dan mendengarkan :)
.
Nah lanjut, nggak beberapa lama lelaki itu menghampiri Ibu Femi (okaasan). Sepenangkapan saya, lelaki itu ingin meminjam traktor Ibu Femi yang berada dibelakang rumah kaca. Tidak jauh dari tempat saya berdiri. Saya kira, Ibu Femi akan mengizinkan, ternyata dengan tegas jawabannya adalah; "NO". Terkejut saya. Secepat itu beliau berkata tidak untuk orang yang menginginkan sebuah bantuan. Lalu, lelaki itupun tersenyum dan pergi. Jujur, saya juga sedikit takut dengan gerak-geriknya
...
(Bersambung via comment)

Most Popular Instagram Hashtags