artikelprilly artikelprilly

1,232 posts   31,747 followers   191 followings

Artikel Prilly  annive: 24/06/16 ‚Ě£RESMI & DI FOLLOW @prillylatuconsina96 ūüíĆpaid promote/review: DM ya

4. Silmilly by Prilly Latuconsina

Fokus Prilly dalam berbisnis kuliner nampaknya sangat totalitas. Berikutnya ada Slimilly, jus sehat yang dapat membantu menurunkan berat badan. Jus satu produk yang baru saja diluncurkannya. Sajian jus tersebut dipasarkan secara online. Kamu yang berniat mengikuti pola hidup sehat Prilly, bisa mencoba jus yang berbahan dasar sayuran dan buah ini.

5. Illy Wear Collection
Sebagai seorang artis dengan kebutuhan fashion yang beragam, gak heran kalau Prilly akhirnya memiliki usaha cloting line-nya sendiri. Ily Wear Collection dikelola serius oleh Prilly, mulai dari proses desain, pemilihan bahan, produksi, hingga pemasaran.

Mode yang kekinian dan simpel jadi ciri khas Ily Wear Collection. Tepat banget buat aktivitas millennials, dari ngampus sampai ngantor.

Nah, lima bisnis di atas bisa banget jadi bahan pertimbangan ide bisnismu. Semangat Prilly dalam memulai bisnis di usia muda bisa jadi inspirasimu, nih.

1/2
‚ÄĘ
Berkarier sejak 2009 silam, nama Prilly Latuconsina gak asing lagi di telinga masyarakat. Terlebih setelah sukses sinetronnya bersama Aliando, nama Prilly semakin melambung sebagai salah satu artis Indonesia yang bakatnya patut diperhitungkan.

Sukses jadi artis dengan bayaran cukup tinggi, Prilly pun mulai melirik investasi untuk masa depan. Di usia yang terbilang masih cukup muda, 21 tahun, pemeran film "Danur" ini telah memiliki kemampuan bisnis yang baik. Muda dan kaya raya, berikut ini lima bisnis keren ala Prilly yang patut ditiru.

1. Really Cake

Prilly gak melewatkan laris manisnya bisnis kue kekinian yang tengah banyak digeluti para artis. Really Cake tersebar di beberapa kota besar, seperti Balikpapan dan Jakarta. Varian rasa yang disuguhkan cukup menarik dari cokelat, keju, green tea, dan pisang.

Sebagai artis muda yang sedang naik daun, popularitas Prilly jadi salah satu faktor laris manisnya sponge cake ini di masyarakat. Harganya cukup realistis kisaran Rp 65-70 ribu. Kamu pernah mencicipi dessert satu ini, gak?

2. Bebelly Bakery

Sukses Really Cake membuat Prilly semakin semangat menggeluti bisnis kue. Bersama artis Laudya Chintya Bella, Prilly merilis Bebelly Bakery. Beda dengan Really Cake, Bebelly Bakery menyediakan berbagai jenis roti dengan bentuk yang unik dan rasa menggugah selera buat ngemil.

Salah satu gerai Bebelly Bakery berada di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat. Gerai satu ini lumayan rame diserbu mahasiswa dan tentunya penggemar Prilly dan Bella.

3. Nona Judes

Bisnis kuliner Prilly yang gak kalah larisnya adalah Nona Judes. Nona Judes menyajikan makanan pedas dengan bumbu yang menggoyah lidah. Menunya sendiri dari olahan ayam hingga seafood, seperti cumi dan udang. Pecinta pedas wajib cicipin, sih.

Lokasinya berada di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Jika berniat makan di restoran pacar Maxime Bouttier ini, sediakan budget Rp 40 ribu. Harga makannya standard di kisaran Rp 25 ribu dan minumannya sendiri dibandrol Rp 15 ribu. Bisa jadi pilihan makan siang baru nih.

TABLOIDBINTANG.COM¬†-¬†Kebahagiaan tidak hanya datang dari honor dan bonus. Dukungan kedua orang tua (Rizal Latuconsina dan Ully Djulita) bagi Prilly Latuconsina seperti obat kuat pembangkit semangat. Begitu pula dukungan pacar. ‚ÄúMama dan Papa tahu bagaimana saya beradaptasi menjadi pemain film. Proses itu enggak gampang,‚ÄĚ tutur Prilly yang masih tinggal bersama orang tua di kawasan Serpong, Tangerang.

Ia juga sudah mendapat ucapan selamat dari Maxime. ‚ÄúSudah pasti Maxime memberikan selamat karena sebagai pasangan kami saling mendukung,‚ÄĚ aku Prilly dengan raut semringah.
Sementara Risa memberi tahu, kelima sahabatnya dari alam lain yakni Peter, William, Hendrick, Hans, dan Jansen tidak memedulikan jumlah penonton.

Melihat penonton mengular di loket bioskop dan pulang dengan wajah terhibur saja sudah membuat mereka bahagia. ‚ÄúPeter dan kawan-kawan tidak mempermasalahkan jumlah penonton. Saya pribadi ikut memantau. Bohong kalau saya tidak memedulikan jumlah penonton. Saya senang Danur mendapat momentum di jaringan bioskop,‚ÄĚ urai Risa di Jakarta, pekan lalu.

‚ÄúKesuksesan ini sudah saya prediksi mengingat secara kualitas, Maddah melampaui jilid pertamanya. Dulu, saat Danur: I Can See Ghosts (2017) hendak dirilis, saya memberi tahu pihak jaringan bioskop agar film ini diberi ruang gerak yang lebih leluasa. Saya janjikan film ini bisa merangkul sejuta penonton lebih. Saya sudah mencium bau kesuksesannya. Benar saja, hari kedua penayangan jumlah layar ditambah,‚ÄĚ Manoj mengenang.

Melengkapi penjelasan Manoj Punjabi, sutradara Maddah, Awi Suryadi (41), mengaku kali pertama membuat Danur sekadar coba-coba dan tanpa ekspektasi macam-macam.
Ketika dikabari produser bahwa jumlah penonton Danur hari pertama mencapai 83 ribu, Awi syok. ‚ÄúSaking kagetnya, saya sampai lompat-lompat di rumah. Saat Maddah dirilis, saya dikabari Pak Manoj dalam 6 jam (dan itu berarti baru tiga kali pertunjukan) telah menyerap 100 ribu penonton. Saya terbawa euforia. Keesokan harinya saya dikabari lagi, hari pertama penayangan meraih total 170 ribu orang. Yang tersisa di hati saya hanyalah rasa syukur,‚ÄĚ beber Awi.

1/2
‚ÄĘ
TABLOIDBINTANG.COM¬†-¬†Rabu (4/4), lobi bioskop TangCity XXI, Tangerang, berubah menjadi lautan manusia. Penonton film¬†Danur 2: Maddah¬†menanti kedatangan Prilly Latuconsina (21) yang dijadwalkan menyambangi bioskop. Siang itu, Prilly tak sendiri. Ia hadir bersama Sandrinna Skornicki yang memerankan Riri dan Elena V. Holovcsak (pemeran hantu Ivanna). ‚ÄúAku baru pulang dari kampus, nih. Siapa di sini yang baru pulang sekolah?‚ÄĚ demikian Prilly menyapa penonton di studio 1. Mayoritas penonton Maddah adalah remaja yang masih mengenakan seragam sekolah.

Histeria penonton memuncak ketika bintang sinetron Ganteng-ganteng Serigala ini mendekati penonton dan menjabat tangan mereka satu per satu. Usai menyalami penonton, Prilly mengajak mereka melakukan swafoto.

Setelah membuat kegaduhan di studio 1, Prilly beristirahat selama 30 menit di ruangan khusus. Berikutnya, ia membuat kejutan di studio 5. Saat film berakhir dan penonton bersiap meninggalkan studio, Prilly, Sandrinna, dan Elena muncul. ‚ÄúBagaimana, filmnya bagus, enggak? Siapa yang di sini menonton bersama pacar? Boleh mengajak pacar, asal jangan mengajak mantan atau pacar orang, ya?‚ÄĚ canda Prilly, menghangatkan suasana. Ia kemudian bergegas menuju area parkir. Dalam perjalanan itu, Prilly diadang ratusan penggemar. Bahkan, ratusan penggemar lainnya mengejar Prilly hingga ke mobil.
Hari itu, Prilly mempromosikan Maddah di tiga titik. Selain pusat perbelanjaan TangCity Mall, ia mengunjungi Lippo Supermall Karawaci dan WTC Matahari Tangerang.

Ledakan Maddah di jaringan bioskop tidak membuat Prilly Latuconsina berpuas diri. Ia tetap giat berpromosi. Aktris kelahiran 15 Oktober itu mengingat, pada 6 jam pertama, Maddah mengumpulkan 100 ribu penonton.
Hari pertama penayangan, Maddah merangkul 170 ribu penonton lebih. Produser MD Pictures, Manoj Punjabi (42), mengungkap, sampai Rabu (4/4) Maddah menguasai 380 hingga 400 layar di seluruh Indonesia. Jumlah penontonnya mencapai 1,5 juta.

TEMPO.CO, Jakarta -Maxime Bouttier bukan hanya seorang aktor. Ia juga seorang pemain gitar grup musik bernama Zeta.

Bisa bermain instrumen, Maxime mengaku pernah membuatkan lagu untuk kekasihnya Prilly Latuconsina. ‚ÄúDulu aku pernah, tapi sebelum kita pacaran,‚ÄĚ kata Maxime di Kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa, 10 April 2018.

Maxime mengatakan lagu yang diberikan kepada Prilly itu tidak dibuat bersama bandnya tetapi dia ciptakan sendiri. Pria berusia 24 tahun itu mengatakan sengaja membuat lagu yang lebih mellow dari musik yang biasa ia mainkan.

Untuk lagu tersebut, Maxime mengaku terinspirasi dari beberapa musikus favoritnya, yaitu Alex Turner, vokalis grup musik Arctic Monkeys, dan John Lennon. ‚ÄúAku terinspirasi sama lagunya Alex Turner yang Stuck on the Puzzle dan John Lennon yang Imagine,‚ÄĚ katanya.

Menurut Maxime Bouttier, lagu yang dibuatnya tersebut merupakan sebuah eksperimen. Walaupun begitu, Maxime senang karena Prilly Latuconsina suka saat mendengarkan lagunya tersebut.

TABLOIDBINTANG.COM - Prilly Latuconsinamembagikan pengalaman saat menjalani proses syuting film Danur 2: Maddah. Lewat akun Instagramnya, Prilly Latuconsina mengunggah video yang menunjukkan salah satu adegan yang menurutnya harus diambil dengan penuh perjuangan.

Dalam video singkat yang diunggah Selasa terlihat Prilly tengah ditenangkan oleh lawan mainnya, Shawn Adrian. Prilly mengaku jika perlu waktu hingga 8 jam untuk mendapatkan adegan itu. Prilly bercerita jika di dalam adegan itu ia harus berakting menjatuhkan diri. Sayangnya, kekasih Maxime Bouttier ini malah terbentur sungguhan hingga membuatnya merasa pusing dan hampir menangis. "Adegan yang penuh perjuangan. Seperti yang selalu saya bilang proses Adegan ini kurang lebih 8 jam. Ini Adegan dimana saya harus menjatuhkan diri tapi terbentur beneran. Sakit bangetttt sampe pusing udah gitu nahan nangis banget. Gak mau cengeng dan tetep take lagi setelah itu," ujar Prilly mengiringi video.

Rasa sakit yang dialami Prilly saat melakukan adegan tersebut ternyata berbuah manis. Beberapa penonton mengaku jika adegan itu adalah adegan favorit mereka. Hal ini membuat Prilly merasa tak sia-sia meski kepalanya harus mengalami benjol. "Dan seneng banget pas nanya ke beberapa penonton, mereka bilang ini adegan favoritenya. Kepala benjol saya gak sia-sia yaa! Dan shawn gemes ya pas panik biasanya kan cuek haha," tambah Prilly menjelaskan.

Menanggapi unggahan ini, netizen pun memberikan beragam tanggapan. Tak jarang netizen mengakui adegan tersebut adalah adegan yang paling menengangkan. Netizen lain juga merasa salut dengan totalitas yang dilakukan Prilly Latuconsina. Film Danur 2: Maddah sendiri sudah tayang di bioskop sejak 29 Maret dan sudah ditonton lebih dari 2 juta orang hanya dalam waktu kurang dari dua minggu penayangan. "BARU NONTON HARI INI DAN INI SCENE PALING KEREN! DITUNGGU DANUR3 NYA @prillylatuconsina96 @awisuryadi @danurmovie," tulis netizen. "Salut deh totalitas perjuangan yang membuahkan hasil yang the best..@prillylatuconsina96 keren filmnya," ujar netizen lain. "Keren prilly ! Aktingnya @prillylatuconsina96 biar benjol tapi jadi adegan yang ditunggu heheh," netizen lain menimpali.

TABLOIDBINTANG.COM - Kesuksesan film Danur 2: Maddah ditanggapi antusias oleh sang sutradara, Awi Suryadi (40). Dalam sesi wawancara empat mata dengan tabloidbintang.com, Awi Suryadi menyebut larisnya Danur 2: Maddah sepadan dengan kerja keras yang dilakukan segenap kru dan pemain. Diceritakan Awi Suryadi, biaya produksi Danur 2: Maddah dua kali lipat dari jilid sebelumnya.

Kamera yang digunakan untuk merekam akting Parilly Latuconsina dan kawan-kawan pun sangat mahal. "Kamera yang kami digunakan beda dengan kamera saat syuting Danur: I Can See Ghosts tahun lalu. Kami menggunakan kamera mini alexa dengan lensa Cooke Anamorphic. Hanya ada dua tempat penyewaan di Jakarta yang punya jenis kamera dan lensa ini," beber Awi Suryadi di Jakarta, pekan lalu.

Penggunaan kamera mini alexa dengan lensa Cooke Anamorphic, kata Awi Suryadi, bukan untuk gaya-gayaan. Lewat kamera dan lensa ini, Awi ingin menghasilkan gambar yang lebih jelas dan detail meski pencahayaan dibuat redup. Pertanyaan yang kemudian muncul, berapa harga sewa kamera yang digunakan untuk mengabadikan akting Prilly Latuconsina? "Sangat mahal. Harga sewanya mencapai 15 juta rupiah per hari dan kami menggunakannya untuk syuting selama hampir 3 minggu. Saya mengajukan kamera dan jenis lensa itu ke Pak Manoj Punjabi. Di luar dugaan, ia meng-ACC," pungkas Awi Suryadi.

Masih ingat acara Koki Cilik TRANS 7 yang mungkin selalu menjadi acara yang kamu tunggu-tunggu setiap pulang sekolah dulu? Sesuai dengan judulnya, dalam acara ini kamu akan melihat para pembawa acara cilik yang sedang memasak sekaligus berbagi resep makanan kepada penonton. Koki Cilik pertama kali tayang pada tanggal 12 Desember 2008, saat itu si koki cilik masih ditemani oleh pembawa acara yang sudah dewasa. Namun, sejak pertengahan tahun 2009, si koki cilik ini lah yang akhirnya menjadi pembawa acara sekaligus juru masaknya.

Setelah itu, acara ini pun semakin berkembang dengan adanya segmen masak bersama artis atau pun segmen rekomendasi lokasi tamasya yang menarik untuk para penonton. Tak heran jika acara yang mempunyai tagline "makan sehat pasti pintar" ini banyak digemari oleh anak-anak, bahkan orang dewasa. Namun sayangnya, tayangan Koki Cilik ini telah berakhir pada tahun 2012 lalu. Penasaran nggak sih sama kabar beberapa para host-nya sekarang?

1. Prilly yang telah menjadi aktris kebanggaan Indonesia

Siapa sih yang tak kenal Prilly Latuconsina? Berawal dari menjadi Koki Cilik, kini Prilly telah sukses menjadi aktris terkenal di Indonesia yang sudah membintangi beberapa film dan juga sinetron dengan rating tinggi. Selain kemampuan aktingnya yang tak perlu diragukan lagi, Prilly juga pernah merilis lagu dan menerbitkan sebuah buku. Meski sudah sukses berkarir di dunia hiburan, namun gadis kelahiran tahun 1996 ini tak melupakan dunia kuliner, terbukti dengan ia yang kini berkecimpung di dunia bisnis yang berhubungan dengan makanan, baik kue maupun makanan berat.

2/2
‚ÄĘ
Tak Mau Kehilangan Momen "Karena aku juga mau balance. Aku kerja terus tapi aku juga enggak mau kehilangan momen-momen yang kalau nanti aku enggak rasain, tuanya aku enggak nyesel. Makanya aku juga pengin ngerasain jadi mahasiswi. Apalagi enggak ada kata cukup untuk education. Menurut aku enggak ada kata cukup untuk menuntut ilmu. Jadi aku memang pengin sendiri untuk kuliah," kata pacar Maxime Bouttier itu.

Prilly juga senang karena di kampus memiliki teman-teman yang baik. Ia juga tidak merasa dibedakan atau diistimewakan karena profesinya sebagai artis. Namun, Prilly mengaku sering diledek teman-temannya karena usaha kue dan ayam yang tengah digelutinya itu. Karena banyak teman-temannya yang ingin mencoba usaha kue kekiniannya itu.

Diledekin Teman "Ya bedanya sih paling suka diledekin aja sih. Misalnya di kuliah aku ada pelajaran bisnis terus nanti teman-teman aku suka ngeledekin 'ah gampang nih pasti nulis nama bisnis sendiri' jadi paling suka diledekin gitu. Terus kayak misalkan mereka ngomongin film Danur di dalam kelas 'eh kemarin gue nonton Danur', 'eh mau dong nyobain ayam lo' atau 'kok enggak bawa kue sih ke kampus, bawa dong kue lo' paling gitu-gitu aja sih dan itu lucu," paparnya. "Aku enggak masalah. Soalnya teman-teman aku tuh asik banget semuanya. Mereka memperlakukan aku senormal mungkin. Jadi aku enggak merasa terintimidasi atau merasa dibeda-bedain. Aku benar-benar di kampus itu merasa seperti mahasiswi normal pada umumnya. Enggak ada yang diistimewakan," tambah Prilly.

Bullying

Prilly juga tidak pernah merasakan bullying saat berada di kampus. Oleh karena itu ia merasa sangat nyaman menikmati perannya sebagai mahasiswi. "Enggak ada (bully). Kampus aku soalnya kampus yang enggak ada gitu-gituan. Memang aku kuliah di tempat yang nyaman banget dan schedule-nya juga fix. Aku kuliah pagi terus sampai empat tahun ke depan. Jadi akan bisa sambil kerja terus. Paling kerjanya mulainya siang. Syuting dari siang kayaknya enggak masalah deh," tandasnya.

Kamu ingin juga seperti Prilly Latuconsina? Mengapa tidak. Kuncinya harus disiplin dalam membagi waktu. Jadi pendidikan selesai kerjaan atau syuting berjalan.

1/2
‚ÄĘ
Bintang.com, Jakarta Bagi Prilly Latunconsinasyuting dan studi sama pentingnya. Karena itu ia melakoni kedunya seiring-sejalan. Berat? Tentu saja. Apalagi bintang film Danur ini memilih kuliah reguler, bukan kuliah khusus untuk orang bekerja yang biasanya di akhir pekan. Kamu pengen tahu dong bagaimana lika-liku dia dalam melakoni kuliah dan syuting di waktu yang hampir bersamaan. Yuk kita simak.

Di tengah kesibukannya di dunia entertainment, Prilly Latuconsina tidak melupakan pendidikannya. Prilly yang kini tercatat sebagai mahasiswi London School of Public Relations (LSPR), Fakultas Ilmu Komunikasi itu harus pintar-pintar membagi waktu antara pendidikan dan pekerjaannya. "Capek sih ya, aku tidak punya waktu untuk tidur gitu. Cuma ini konsekuensi aku mau kuliah di jadwal yang lagi padat begini. Berarti ada yang dikorbankan, salah satunya waktu main, waktu tidur, bahkan ada rapat untuk satu project sama temen-temen kuliah juga aku harus pakai video call," ujar Prilly usai meet & greet Danur 2: Maddah di Tamini Square, Jakarta Timur, Kamis (5/4/2018). Keputusan Prilly kuliah juga bukan karena desakan orangtuanya, murni keinginannya sendiri. Karena artis 21 tahun itu juga ingin merasakan seperti remaja normal lainnya yakni belajar, bertemu dosen dan mengerjakan tugas bersama teman-temannya.

Prilly Latuconsina menyambut senang film barunya, Danur2: Maddah mendapat sambutan baik dari masyarakat pecinta film. Bahkan dapat penonton dua kali lipat pada hari pertama penayangan dibanding yang pertama. (Nurwahyunan/Bintang.com) "Enggak ada (tuntutan orangtua). Aku memang mau kuliah. Cuma di kuliah aja aku merasa normal, hehehe. Di kuliah doang aku bisa ngerasain akhirnya jadi remaja normal gitu loh. Duduk di kelas, ngelihatin dosen, main sama teman-teman, ke kantin terus juga ngerjain tugas bareng. Temenan sama yang bukan seprofesi. I feel normal," lanjut Prilly Latuconsina.

Film horor perdana Prilly Latuconsina boleh dikata­kan sukses, begitu pula dengan film sekuel keduanya "Danur 2: Maddah". Bahkan, Prilly tak menyangka antusias penonton film Tanah Air be­gitu besar terhadap film itu. "Antusias penonton 'Danur 2' itu luar biasa. Kaget sih karena di hari pertama itu jumlah penonton dua kali lipat dari Danur pertama," ujar Prilly, belum lama ini, di Jakarta Timur.

Bicara soal karier di layar lebar, ternyata tak lama lagi Prilly akan mengambil ta­waran film bergenre drama romantis. "Film selanjutnya aku akhirnya mencoba untuk ngambil genre yang romantis, sebelumnya kan aku tahan-tahan dulu nggak mau roman­tis, di sinetron udah terlalu sering melihat aku adegan romantis. Jadi aku memang pengen di film itu keluar dari comfort zone aku. Makanya aku ngambil yang beda-beda semua," cerita Prilly.

Meski begitu, artis kelahiran Tangerang, 15 Oktober 1996 ini belum bisa menyebutkan lebih jauh menge­nai film yang bakal dibintanginya itu. "Syutingnya tahun ini. Aku sendiri belum dibocorin sama cast­ing directornya. Aku tanya main sama siapa sih? Udah nanti dulu, kamu konsen dulu sama promo 'Danur'. Jadi belum tahu lawan main tapi siapapun itu aku sih orangnya profesional aja sih," tutur Prilly.

Di film layar lebar, Prilly sudah pernah mem­bintangi film drama komedi, lalu horor, dan rencana akan membintangi drama romantis. Bagi Prilly, tak ada kesulitan berarti untuk membintangi banyak ka­rakter di film. Apalagi, Prilly menyebut setiap film ada proses reading dan latihan sebelum memulai syuting. "Nggak sulit sih, karena jaraknya kan nggak akan langsung gitu, habis promo ini nggak mungkin tiba-tiba besoknya langsung syuting film ro­mantis. Pasti da proses latihan, ada proses reading, dan aku selalu minta kalau film itu readingnya agak sedikt dipanjangin jadi ada latihannya dulu. Itu supaya bisa mendalami karak­ternya secara sempur­na," pungkas Prilly.

Most Popular Instagram Hashtags