[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

annisautami annisautami

48 posts   173 followers   137 followings

Annisa Suci Utami  Part time nursing student. Full time your observer.

http://annisasuci.tumblr.com/

Ikhlas sih…tapi masih suka mengeluh. Ikhlas….tapi diam-diam masih membuat sedih. Ikhlas…tapi masih terselip perasaan amarah. Ikhlas….tapi dalam hati masih mengharap balasan. Terlalu banyak kata ‘tapi’ sehingga melunturkan definisi ikhlas sebenarnya. Ikhlas berarti berbesar hati menerima setiap
ketetapan apapun setelah memberikan usaha terbaik. .
.
Ternyata memang benar, ikhlas itu ilmu yang sulit. Tak ada gurunya. Untuk dapat menguasainya, kamu harus belajar sendiri, lalu berkompromi dengan emosi, menghadapi pertarungan hati dan logika, kemudian melepaskan beberapa kecewa.
.
.
Kamu sudah dewasa. Hidup akan mengajarkanmu bahwa tak semua hal berjalan sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Dunia bisa saja tak menganggapmu. Perlahan kamu akan paham bahwa yang dapat kamu lakukan hanya berjuang kemudian benar-benar berserah diri menerima apapun hasilnya. Di saat itu, hatimu dituntut untuk ikhlas. Ikhlas tanpa batas. Ikhlas tanpa ‘tapi’.
.
.
Ikhlas itu sebagaimana hati. Maka, mintalah kepada Sang Pembolak-Balik Hati untuk selalu melapangkan hati mu. Dengan begitu, kamu tak akan menemui ‘tapi’ dalam jalanmu mengikhlaskan. Kamu hanya perlu percaya, selalu ada pelajaran menakjubkan dalam proses menuju ikhlas.
.
.
“Hatiku tenang karena mengetahui apa yang melewatkanku tidak pernah menjadi takdirku dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku” – Umar bin Khatab .
.
.
.
Menunggu waktu sahur, membunuh insomnia, 5 Juni 2017

Tertanda, yang ilmu ikhlasnya masih cetek.

#SelfReminder

Apakah bulan disalahkan ketika matahari terlambat datang, padahal sebab sebenarnya adalah awan?

- Alegori Titik -

Aku, titik okultasi di antara kosmis
Melayang, berlaksa jerit dawai magis
Di antara rampai neuron galaksi, nyanyikan simfoni alunan katarsis
.
Kamu, sang bintang swastamita
Dalam petala angkasa, terlahir di bawah pesona Cassiopeia
Berpendar, pancarkan energi eksplosi supernova
Hingga seluruh atma terpana, melihat perwujudan zamrud dunia
.
Dari kaummu, ku dengar bising
Nada-nada dingin mengucilkan titik tak penting
Menciptakan duri di duniaku yang seketika terbanting
.
Hapuskanlah saja titik itu dari galaksi!
Agar ia bisa terlahir kembali, bebas dari delusi
Menjadi sepertimu yang bersinar dikelilingi afeksi
Berselimut purnama, bertahta dibalik mahligai impresi
.
.
.
Di tengah kebosanan membaca SOP osce, 17 Mei 2017

Nb: Terinspirasi menulis ini karena terlalu menghayati membaca literatur untuk menyelesaikan tugas mengenai autisme.

Siamo tutti fratelli.
"Everywhere For Everyone"

8 Mei adalah kelahiran Jean Henry Dunant yang diperingati sebagai Hari Palang Merah Internasional. Tak terasa kini Palang Merah Internasional sudah berumur 154 tahun.
8 Mei 1863↔8 Mei 2017

Saya Annisa Suci Utami mengucapkan Selamat Hari Palang Merah Internasional yang ke-154. Harapan saya, semoga Palang Merah Internasional semakin Jaya. Tingkat kemanusiaan semakin tinggi dan tingkat kekerasan semakin berkurang.

Ayo bangga dan ikut memperingati Hari Palang Merah Internasional yang ke-154 dengan twibbon
⬇⬇⬇
https://drive.google.com/file/d/0B9bHAbxnRz4xUTh4WlJXV0JvdkU/view?usp=drivesdk
⬆⬆⬆
.
"Saya tahu tidak ada orang-orang hebat kecuali mereka yang memiliki pengabdian besar pada kemanusiaan" -Voltaire

#siamotuttifratelli
#hutpalangmerahinternasional
#everywhereforeveryone
#jeanhenrydunant
#palangmerahinternasional
#hutpalangmerah154
#8mei1863
#KSRPMIUnitUnpad
#KitaSiapBantu
#SahkanRUUKepalangmerahan
#SavePMI

Kata embun pagi yang hilang menjadi uap di suatu hari.

Setelah semalam memakan keripik kentang yang dibeli di minimarket sejuta umat dan baru sadar bahwa di bungkusnya tidak ada logo halal, akhirnya hari ini memutuskan keliling supermarket hanya untuk memeriksa logo halal pada produk makanan dan minuman. Kurang kerjaan memang, di tengah banyak agenda yang lebih penting. Lebih terkejut lagi, ternyata produk makanan dan minuman terkenal yang selama ini biasa kita konsumsi, masih banyak yang tidak ada logo halalnya. Walaupun tidak ada logo halal bukan berarti makanan tersebut haram, tapi tolong jangan remehkan masalah ini. Di kemasan memang terlihat tidak ada bahan mencurigakan, tapi makanan dikatakan halal bukan hanya dilihat dari kandungannya namun juga dari cara pengolahannya. .
.
Contohnya salah satu merk mie instan impor yang pedas itu, makin hari kok ya penggemarnya makin banyak. Lama-lama gerah juga, padahal sudah jelas di sana tidak ada keterangan halalnya. Padahal kalau mau mencari tahu lebih, pabriknya memang memproduksi 2 jenis mie, yang berlogo halal dan yang tidak. Yang halal, kandungan dan proses pengolahannya pun sesuai standarisasi makanan halal. Sedangkan yang tidak berlogo halal itu karena memang ada salah satu bahan haram di dalamnya. Bukannya mau memfitnah produk tertentu, tapi sebagai umat muslim, masalah halal haram ini tidak bisa dianggap sepele. Jadilah konsumen pintar, tak perlu menghapal berbagai kode bahan makanan yang banyak itu, cukup selalu cek logo halal saat membeli makanan dan minuman jenis apapun. Kalau memang ragu, lebih baik tinggalkan dan cari yang lain.

Wallahu a'lam bishawab

Terkadang kedamaian lahir di tengah kesunyian, jauh dari gemah ripah. Di kala senja mengalun pelan dan rerintik hujan tersenyum perlahan, ia merambat melalui hati dan pikiran. Lalu tanpa disadari, hampa menelisik ke relung jiwa. Membawa realita tentang hidup yang penuh enigma. Terbesit tanya tentang apa yang sebenarnya tengah dicari. Mengapa diri ini selalu merasa anomali? Akhirnya di antara rerumputan yang lembab, datanglah seuntai jawab. Sejatinya memang benar, tak peduli apa yang sedang terjadi, bahagia akan selalu datang jika diri bersyukur. Mereka membentuk suatu siklus tanpa putus. Bahagia karena bersyukur dan bersyukur karena bahagia. Jika kamu kurang bahagia, mungkin selama ini kamu kurang bersyukur. Belajar ikhlas menerima segala keadaan. Kamu boleh lelah, tapi jangan sampai menyerah.
.
.
.
.
Di tengah tumpukan materi ujian, 3 April 2017

#selfreminder

- Senandika Dandelion -

Dandelion kecil tak pernah menyukai angin
yang meranggahkan serbuknya ke segala arah,
membuatnya berhamburan lemah

Dandelion kecil membenci datangnya angin
dengan senyum jumawa berpihak pada atma kirana,
memaksanya pergi dengan penuh adikara

Dandelion kecil masih mengutuk angin
Sampai datang iluminasi,
membisik sebuah afeksi
dan membawanya mencapai jenjang kulminasi

Ia akan mekar
Bertransformasi dari sukma terlantar, menjadi sekokoh pilar
Bukan lagi dandelion di taman mawar, yang kehadirannya hanya dianggap pendamping pagar
.
.
.
Di bawah temaram cahaya, 26 Februari 2017

-Malam Hari-

Kepada rintik hujan yang menemani, kau nyanyikan luka hati
Yang ada kan pergi, lalu berganti lagi
Kepada sang pawana yang menyapa, kau berikan senyum lara
Berbisik berkata, ada asa di relung nestapa
Kini kau sadari, kau yang sendiri tak berteman sepi
Bersama nostalgi, lantunkan elegi dalam selaksa pekat malam hari

Amanah itu sederhana. Sesederhana kamu memangkas lagi jatah istirahatmu. Sesederhana kamu memahami kembali saudara sekelilingmu.

Membuka kembali catatan kuliah fisiologi sistem saraf.
Kalau nistagmus punya sistem komplek bernama vestibulo-ocular reflex untuk menstabilkan bayangan objek di retina, maka sebutan untuk cinta adalah opthalmo-hepatica reflex (baca: dari mata turun ke hati) 👀💕
.
.
.
.
.
.
Lalu apa hubungannya dengan foto ini? Yaa tidak ada. Memang harus selalu berhubungan? Sekali-kali tak apa kan tulis caption yang ga nyambung sama foto? Toh, ini bukan quotes.

Turn back time ⏳

Most Popular Instagram Hashtags