anangamiruddinnugroho anangamiruddinnugroho

54 posts   880 followers   90 followings

Anang Amiruddin Nugroho 

.
Desain
Oleh: Anang Amiruddin Nugroho

Puji dan syukur, mungkin kata kata itu yang sanggup mewakili atas salah satu karunia-Nya. Karena dari dulu saya memang suka melihat sesuatu yang berbau artistik, entah yang simpel atau yang berbelit. Apalagi terkait dengan seni, di usia SD, pernah pula dapat juara Qori tingkat kecamatan. Karena bagi saya seni itu adalah sesuatu yang indah. Bahkan sewaktu duduk di perkuliahan Pascasarjana UNY, mata kuliah filsafat saya menyimpulkan bahwa seni itu adalah sesuatu yang tertata, apapun bentuk dan aspeknya.

Salah satunya desain digital, yang termasuk seni kontemporer kekinian. Tidak perlu banyak bahan, asal tahu kegunaan alat dalam aplikasi, pasti jadilah sebuah karya. Saya termasuk penggemar seni kontemporer ini. Belajar dengan melihat-lihat ini dan itu, trial and error, otodidak, kun fayakun! Alhamdulilah semua atas kehendak Allah. Walaupun ilmu belum seberapa, tetapi sangat bermanfaat dan berperan penting dalam hidup saya.

Dibawah ini, gambar desain pakai HP, bukan pakai aplikasi di komputer. Memang sedikit ribet tapi ada kepuasan tersendiri, termasuk untuk diri saya pribadi sebagai salah satu penyuka seni desain. Berawal dari desain, bagi saya desain itu mirip seperti sebuah visi, punya pandangan jauh untuk menatap masa depan. Apa yang dipikirkan kini, itulah rancangan yang akan dihadirkan.

Kesimpulannya jika desain merupakan visi, maka bagi saya yang juga aktif di organisasi, melihat pemimpin adalah sosok desainer sosial. Ia harus peka terhadap seluk beluk rancangan dan dinamika di wilayahnya, bukan dengan kata "anu" dan "apa", tetapi dengan kerja keras yang dibarengi dengan niat untuk beribadah. Kalau bahasanya pak Amien Rais, mengimplementasikan tauhid sosial dalam setiap pekerjaan.

Karena bekerja di dalam masyarakat tidak sama dengan bekerja di dalam pabrik atau industri. Ada kepekaan sosial yang dituntut untuk selalu dihadirkan di tengah-tengah masyarakat. Bagaimana seseorang itu mampu mendengar, mampu memberikan alternatif. Bukan tambal sulam masalah, tutu...
.
.
See more:
http://www.anangamiruddinnugroho.com/2018/05/desain_17.html?m=1

.
Anang: Langkah Baru KOKAM Wirobrajan

pdpmjogja.org - Wirobrajan - Menindaklanjuti hasil musyawarah antara Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Wirobrajan dengan Senior BPOK KOKAM Wirobrajan beberapa waktu yang lalu, diputuskanlah penetapan struktur KOKAM Wirobrajan dengan nama KOKAM 0110 Wirobrojo beserta strukturnya. Adapun hasil penetapan struktur KOKAM 0110 Wirobrojo disahkan oleh PCPM Wirobrajan dalam agenda Pelantikan KOKAM 0110 Wirobrojo pada hari Selasa, 8 Mei 2018 bertempat di Masjid Wakaf, Patangpuluhan, Wirobrajan.

Anang Amiruddin Nugroho selaku Ketua PCPM Wirobrajan, dalam keterangannya setelah pelantikan mengatakan "Ini merupakan hasil penjaringan aspirasi PCPM Wirobrajan selama tiga tahun ini, mulai dari membangun komunikasi dengan rekan-rekan Senior BPOK KOKAM Wirobrajan kemudian dilanjutkan pengadaan Diksar KOKAM Wirobrajan hingga saat ini. Mengingat rekan-rekan Senior BPOK KOKAM Wirobrajan yang dalam masanya KOKAM Wirobrajan dulu, pernah berjaya dengan Korps dan Komandonya. Maka langkah ini dipandang perlu untuk menyinergikan pengalaman dan langkah baru kedepan, demi terwujudnya Barisan KOKAM sebagai garda terdepan dalam mengawal Pemuda Muhammadiyah dan Persyarikatan Muhammadiyah", terang Anang.

Dalam sambutannya, Anang berpesan "Tidak ada tujuan lain dari Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM Pemuda Muhammadiyah, selain menjaga Islam dan Persyarikatan Muhammadiyah. Banyaknya isu-isu kenegaraan belakangan ini menjadi cambuk untuk saling merekatkan ukhuwah. Satu organisasi satu komando dan satu visi kedepan, demi terciptanya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya", tutup Anang.

Senada dengan yang disampaikan oleh Anang, Sugito selaku salah satu Senior BPOK KOKAM Wirobrajan memberikan pesan "PCPM Wirobrajan dan KOKAM 0110 Wirobrojo adalah satu tubuh, jadi keduanya harus saling bersinergi terutama untuk menjaga marwah Persyarikatan Muhammadiyah", jelas Sugito.

Agenda pelantikan KOKAM 0110 Wirobrojo yang merupakan bagian dari PCPM Wirobrajan ini, dihadiri oleh Keluarga Besar Pemuda Muhammadiyah Cabang Wirobraj ..
.
.
See more:
http://www.pdpmjogja.org/2018/05/anang-langkah-baru-kokam-wirobrajan.html?m=1

Seringkali mendengar cerita suka duka dalam ber-Pemuda Muhammadiyah mendengar cerita dari senior, bahkan dari ayah saya sendiri yang memang ber-gen Muhammadiyah tulen. Banyak yang beliau-beliau ceritakan, terutama tentang superioritas KOKAM pada masanya. Bagi saya ini adalah "pekerjaan rumah" yang cukup berat, karena membangun kultur tidak seperti membangun infrastruktur yang hanya tinggal menata saja. Membangun kultur berarti membangun manusianya. Sudah siapkah manusianya? Sudah siapkah disamakan persepsinya? Banyak hal mendasar yang melandasi pembangunan kultur, termasuk aspek perilaku manusianya untuk sejalan dengan visi-misi yang ada.

Wirobrajan, Yogyakarta
Selasa, 18 Rajab 1439H / 2 April 2018

Menjadi Pemuda Muhammadiyah itu harus siap menjadi penggerak perubahan di masyarakat. Tidak hanya sekedar teori dan retorika di ruang diskusi, namun lebih dari itu ada gerakan yang memaksa diri untuk ikhlas dan sabar dalam kondisi apapun. Karena berjuang disini tidak cukup dengan banyaknya anggota dan diskusi semata, ada hal lain yang lebih penting dari itu. Yakni kemauan untuk bergerak, kemauan untuk menjadi pelopor, dan kemauan untuk menambal segala lini kekurangan. Disini memang berbeda, tidak seperti organisasi pada umumnya yang sering dan terpaku pengkultusan jabatan sebagai prioritas utama. Disini tidak seperti itu, ada hal lain yang lebih diutamakan terkait pengamalan semboyan yang harus dihayati setiap anggota pimpinan. Fastabiqulkhoirot, berlomba-lomba dalam kebaikan. Tidak hanya sekedar semboyan, melainkan menjadi karakter dan ciri khas anggota-anggotanya.

Yogyakarta, D.I. Yogyakarta
Selasa, 4 Rajab 1439H / 20 Maret 2018

.
Jangan menyandarkan kebahagiaan pada materi, karena materi tidak abadi. Jika materi pergi, kebahagiaan juga pergi. Juga jangan dititipkan kepada manusia, karena manusia juga akan tiada, termasuk popularitas. Karena popularitas jelas memiliki batas. Apalagi kedudukan dan jabatan, keduanya harus mengalami pergantian. Ada proses regenerasi yang harus dilakukan demi berjalannya keberlanjutan sesuai dengan masanya.

Masih soal kebahagiaan. Komunis berpijak di atas asas materialisme. Gerakannya memperjuangkan kemakmuran. Asumsinya, kemakmuran memberikan kebahagiaan. Namun, adakah kebahagiaan yang sebenarnya dalam kerangka materialisme? Apakah bahagia bersifat materi? Tentu tidak.

Letakkanlah kebahagiaan pada yang abadi, takkan tiada, tanpa batas, serta tidak mengalami pergantian. Dialah Allah swt. Bergantung pada-Nya, serta mengharap segala ridhonya atas sesuatu yang dikerjakan dan diinginkan. Atas dasar apapun juga, penyandaran kepada-Nya jauh lebih bermakna, jika dibandingkan dengan menyandar kepada manusia yang seringkali lupa diri, bahkan lupa tentang segala kebaikan yang telah dilakukan.

Ikhlaskan dan serahkan seluruh kebaikan yang selama ini dilakukan. Karena pandangan Allah dengan pandangan manusia tentu sangat jauh berbeda. Ibarat kata, jika manusia menghindar dengan satu kesalahan yang kita lakukan, namun mengabaikan segala kebaikan yang diperbuat, seperti melihat sebuah titik tinta hitam dalam satu kertas, mengapa ia tidak melihat jauh lebih banyak ruang daripada titik hitam itu? Berbeda dengan Allah yang selalu melihat kebaikan kita dibandingkan dengan lumpur kesalahan yang telah kita perbuat. Allah maha tahu dan maha kasih dengan segala rahmat-Nya.

In frame:
Bersama kawan-kawan pimpinan perjuangan Pemuda Muhammadiyah. Sejak masih di Ranting hingga sekarang di Daerah. Alhamdulillah, terimakasih Allah!

.
Hasad dan dengki kepada orang lain, bukanlah menyakiti orang itu tetapi meracuni diri sendiri. Orang yang mengatakan bahwa orang yang didengkinya itu telah jatuh adalah alamat bahwa ia sendiri telah mengakui bahwa orang itu tinggi, sebab tidak ada orang di bawah yang jatuh. Penyakit dengki merupakan gejala kehilangan kepercayaan terhadap diri sendiri. Orang dapat melihat tanda kedengkian pada wajah orang yang dengki karena wajah itu tidak pernah jernih, namun kerut selalu.

Wirobrajan, Yogyakarta
Selasa, 6 Februari 2018 / 21 Jumadil Awal 1439H

In frame: Bersama kak Kopma, mas Musyrif dan om Sunda, dalam agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Yogyakarta. Fastabiqulkhoirot!

Kerapkali orang tua menyesali pemuda dan menuduhnya bekerja terburu-buru dan kurang pikir. Kerapkali pula orang muda menuduh orang tua lamban, lamban bertindak dan terlalu banyak berpikir. Alangkah sibuknya dunia kalau pimpinan hanya di tangan yang muda-muda. Dan dunia akan membosankan karena lamban geraknya kalau pemimpin hanya yang tua-tua. Gabungan diantara gelora dan semangat yang muda dengan renung pikiran yang tua itulah yang menimbulkan keseimbangan di dalam perjalanan hidup.
.
.
Wirobrajan, Yogyakarta
Ahad, 12 Jumadil Awal 1439H / 28 Januari 2018
.
.
In frame: Bersama rekan-rekan OKP se-Kota Yogyakarta dalam agenda Peringatan Sumpah Pemuda sekaligus pembekalan Leadership Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Yogyakarta.

Diberikan kesempatan untuk membersamai rekan-rekan mahasiswa postgraduate magister Pendidikan Dasar UNY 2016. Syukran atas kesempatannya, semoga yang diikhtiarkan melalui pengembangan kapasitas akademik ini sesuai dengan harapan bersama.

Masih teringat jelas sekali di awal perkuliahan, seorang Guru Besar bertanya kepada kita tentang tujuan melanjutkan study pasca ini. Ketika itu semuanya ditanya, ada yang menjawab karena rekomendasi orang tua, ada pula yang menjawab untuk meraih cita-cita, ada juga yang menjawab untuk mengisi keluangan waktu.

Entah sadar atau tidak sadar ketika itu saya menjawab, untuk menjadi Dosen sekaligus Walikota Yogyakarta. Seketika seluruh kelas riuh sambil memberikan tepuk tangan. Mungkin mereka sedang mendoakan tentang mimpi saya ini, sambil berfikir positif.

Kenangan manis di awal perkuliahan, semoga saged berlanjut untuk kedepannya. Selamat menjalankan tugas Tesis rekan-rekan! Semangat manfaat!
.
.
Universitas Negeri Yogyakarta,
Calista Studio, 3 Januari 2017

.
Diberikan kesempatan mewakili rekan-rekan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Yogyakarta, dalam rangka Diskusi Ormas bersama GP Anshor dan Farohis Jogja dalam rangkaian kegiatan Musthad'afin Care Days (MCDAYS) yang diselenggarakan oleh AMM Kota Yogyakarta. Bagi kami Musthad'afin adalah kaum terpinggirkan yang harus disantuni dan diberdayakan dengan sebaik-baiknya.

Dalam kacamata Pemuda Muhammadiyah, Musthad'afin adalah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Karena dalam pandangan kami, pekerjaan rumah dalam berdakwah adalah kemiskinan dan kebodohan. Dua hal ini menjadi acuan gerakan Pemuda Muhammadiyah terutama dalam ranah sosial.

Kami meyakini, gerakan sosial yang dilakukan secara masif, terstruktur dan tersinergi akan membawa dampak yang signifikan terhadap pengawalan kaum Musthad'afin, yang selama ini masih dipandang sebelah mata keberadaannya. Lebih jauh lagi, kami menangkap gerakan sosial berbasis dakwah ini haruslah senantiasa bergerak dan aplikatif, tidak hanya dalam ranah event maupun kegiatan formal semata, namun juga ada jenjang dan langkah-langkah terukur, demi terwujudnya masyarakat madani, masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
.
.
Anang Amiruddin Nugroho
Pemuda Muhammadiyah

.
Memperjuangkan kemerdekaan Negara Palestina itu masalah adab. Adab berterimakasih yang seharusnya menjadi kewajiban bagi setiap orang yang lahir di bumi pertiwi! Jadi membela Palestina itu hukumnya WAJIB! Mereka punya andil atas berdirinya negara ini. Save Palestine! Save Yerussalem!

Apa perjuanganmu untuk Palestina wahai saudaraku? Tanyakan imanmu jika belum ada hasrat untuk berjuang bersama dalam medan dakwah ini! Semoga Allah meringankan hati dan langkah kita, untuk berukhuwah, dalam mempertahankan Alquds, Kota Yerussalem, Kota suci ketiga umat Islam!
#Repost @pcpmwirobrajan with @repostapp
・・・
Pemuda Muhammadiyah Menolak pencaplokan Israel atas Palestina
Allahu akbar

#pemudamuhammadiyah
#muhammadiyah
#kotajogja
#pemudaislam
#jerussalemispalestine
#palestine
#alquds

.
Kader itu penerus, kader itu harapan, kader itu adalah hasil dari sebuah proses, kader itu terpilih berproses dan bertanggung jawab. Sering miris jika ada kader yang disia-siakan, padahal hakikat dari sebuah perkaderan ialah berjalannya roda kepemimpinan. Tidak ada pemimpin tanpa kader. Jika ada, maka ia bukanlah seorang pemimpin. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang baru. Pemimpin itu lahir melalui proses perkaderan, maka sejatinya pemimpin baru adalah seorang kader. Bangga jadi kader!

In frame: Bersama rekan-rekan PC IMM Sleman @imm_sleman periode 2017/2018 dalam agenda Sharing KORKOM yang diadakan oleh Bidang Organisasi PC IMM Sleman. Fastabiqulkhoirot!

.
Pelatihan Da'i Pelajar Muhammadiyah
Oleh: Anang Amiruddin Nugroho

Tiga hari ini, terhitung sejak tanggal 17 sampai 19 November, hari Jumat hingga Ahad membersamai kawan-kawan PD IPM Kota Yogyakarta dalam rangka agenda Pelatihan Dai Pelajar Muhammadiyah (PDPM). Tiga hari bermakna, tiga hari yang sangat berkesan, tiga hari yang penuh dengan kebaperan. Banyak hal yang saya pelajari selama berada di Forum AMM ini. Diantaranya, mengenal kultur Ortom, kondisi Ortom, dan berbagai hal seluk beluk tentang Ortom. Berada di lingkungan IPM, bagi saya sebuah hal yang baru. Pasalnya Ortom yang belum pernah saya masuk didalamnya adalah Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah dan IPM.

Ikut dalam agenda PDPM, Forum AMM menawarkan kegiatan Bakti Sosial untuk sekaligus memeringati Milad Muhammadiyah. Sempat saya jalan-jalan, dari ujung ke ujung desa dengan keadaan sendiri tidak ada yang menemani, hampa rasa hati ini. Berdialog bersama warga, menanyakan keluh kesahnya, kira-kira apa yang mereka butuhkan. Bahkan ada warga pula yang sharing mengenai kendala mereka sewaktu musim kemarau, sering gagal panen dikarenakan kurangnya stok air.

Benar saja, di desa ini ketika masuk musim kemarau, ketersediaan air sangatlah langka. Untungnya sewaktu diadakan agenda PDPM, sudah masuk musim penghujan. Terlihat ada gentong-gentong besar untuk menampung air curah hujan di sekitar rumah, dengan frekwensi tampungan mencapai 5000 liter. Salah seorang takmir masjid bernama mas Pardimin, yang juga termasuk anggota PCPM, dan KOKAM, beliau mengatakan bahwa didesa tersebut ketika musim kemarau, untuk minum saja dibatasi, apalagi untuk mandi. Masya Allah jadi lebih banyak bersyukur tinggal di Jogja.

Dari riset kecil-kecilan dialog bersama warga, pada akhirnya diputuskan untuk memberikan bantuan berupa sembako berwujud beras dan pakaian pantas pakai. Harapannya dari yang sedikit disumbangkan, mampu untuk lebih meringankan beban warga sekaligus juga menjadi perhatian spesial, terkhusus untuk para peserta PDPM. Karena dakwah tidak mesti diatas mimbar, dakwah yang menggembirakan adalah dakwah yang membebask...
.
.
See more:
http://www.anangamiruddinnugroho.com/2017/11/pelatihan-dai-pelajar-muhammadiyah.html?m=1

Most Popular Instagram Hashtags