amaliahrh amaliahrh

199 posts   28690 followers   1593 followings

AmaliahRH  IKHWAN NO DM! Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia 🇮🇩 UIN Alauddin Makassar, Ilmu Al Qur'an Dan Tafsir 2016 🏢 Bussiness PP / Endorse? DM.

Dirgahayu Indonesia yang ke 72 🇮🇩

Karena jarak
Kita saling mendekatkan diri di dalam do'a
Karena jarak
Kita saling mencari di keheningan 1/3 malam.

Karena jarak
Kita saling bertutur sapa pada angin
Yang semoga saja
Pesan itu tersampaikan pada pemiliknya.

Karena jarak
Kita menahan rasa yang menggebu-gebu di dalam dada
Karena jarak
Kita mengenal arti dari rindu.

Benar,
Jarak telah membuat raga kita terpisah
Namun ada satu hal yang menjadikan kita begitu yakin.

Sejauh apapun jarak yang menjadi andil tuk merindu
Pastikan saja,
Jiwa kita dekat berkat do'a.

Saat ini kita memilih untuk diam
Sebab jarak enggan mengerti
Namun,
Biarkan saja kita saling mengadu harapan.

Hingga jarak ini memberi kita kesempatan
Dan sang waktu telah mengizinkan
Aku dan kamu
Melangkah bersama pada jalan yang ridhoiNya.

Aku tahu,
Setiap impian yang terpendam
Kadang kita memintanya dengan lirih
Ataukah memaksa kepadaNya.

Namun bersabarlah,
Inilah kita yang sedang berjuang dalam penantian.

Aku percaya,
Bahwa do'a akan mengalahkan jarak
Serta menjadi penawar rindu
Ketika curahan hati itu melibatkan Sang Maha Pemilik Rasa.

Salam, @amaliahrh💙

Biarkan dia pergi.
Lepaskan genggamanmu darinya.
Ikhlaskanlah bersama waktu.
Sebab, tak ada yang tahu apa yang terjadi dimasa akan datang.

Jangan pernah mencoba tuk tetap tinggal.
Jika ia pernah membuatmu meneteskan air mata.
Memang benar, perpisahan adalah hal yang menyakitkan.
Tapi, mengapa harus terluka jika perpisahan terjadi untuk meraih kebebasan dari alam kegelapan?

Cobalah tengok dirimu dimasa lalu.
Dimana letak kebahagiaan yang kau katakan?
Apakah kebahagiaan itu justru membawamu pada kehancuran?
Yang aku tahu, bahagia itu sangat menyenangkan.

Sudahilah impianmu untuk bertemu dengannya suatu hari nanti.
Berharap dia masih tetap ada untukmu.
Memperhatikan segalanya yang pada dirimu.
Walau kau masih ingin tuk memandangi wajahnya untuk membangkitkan segala memori diantara kalian.

Percayalah, itu bukan cara tuk pergi dari masa kelam mu.
Jangan membuat hatimu tersiksa karenanya.
MOVE ON!
Kata kunci dari segala keluhanmu.

Tenang, kau tak sendiri.
Masih banyak yang ingin menemani mu tuk melangkah ke arah lebih baik.
Ingat, balas dendam terbaik untuk kesalahan di masa lalu adalah intropeksi diri tuk berubah menjadi lebih baik.
BISMILLAH.
Semoga Allah memudahkan.

Lelaki ku,
Impian tuk bersamamu sungguh sederhana
Bawalah aku menuju gerbang kebahagiaan
Dimana aku dan kamu selalu bersama
Dalam suka maupun duka.

Aku tak meminta banyak
Cukup kamu menjadi seorang panutan dalam hidupku,
Yang tetap menasehati serta membimbingku sebagai seorang wanita yang ingin patuh
Jika itu adalah penuh atas perintah dariNya.

Dirimu berhak jika suatu hari nanti
Aku lalai
Aku tak mendengarkan ingin mu
Aku tak mengindahkan harapanmu
Silahkan, marahi aku.

Aku bersabar menghadapimu
Sama seperti dirimu yang bersabar menghadapi sikapku.

Keras kepala?
Ya, aku ini sangat keras kepala
Semoga dirimu tak jenuh serta merasa lelah untuk melawan sikapku.

Lekaki ku,
Kamu adalah salah satu alasan mengapa aku harus bersabar dan menentukan satu pilihan
Diantara ribuan pemuda yang ada,
Ternyata, dirimulah yang aku cari.

Aku ingin
Saat bersamamu surga semakin dekat
Kita juga menjadi hamba yang taat
Dan segalanya dilakukan dilandasi oleh agama.

Maafkan aku,
Jika aku tak mampu melakukan segalanya dengan sempurna
Walau aku telah berusaha
Setidaknya aku tak ingin mengecewakanmu.

Jadilah lelaki yang kuat
Jadilah kekasih yang hebat
Jadilah suami yang tangguh

Saat diluar sana mulai menghujatku
Karena aku berbeda
Mohon, dirimu tidak menyerah.

Karena menjadi lebih baik itu tak mudah
Maka kita akan saling menguatkan
Apapun itu,
Kita harus tetap yakin
Bahwa Allah memberikan ujian sesuai kemampuan hambaNya.

Salam, @amaliahrh.

Semuanya berawal dari ketidaksengajaan
Tak ada yang tahu
Tak ada yang mengira
Semuanya mengalir begitu saja.

Kau menemukanku
Aku juga menemukanmu
Tanpa saling mencari
Tanpa adanya rencana untuk saling bertutur sapa.

Apakah ini adalah takdir?
Bisa jadi,
Aku adalah takdir baik bagimu atau justru sebaliknya
Kau adalah yang tertulis pada kisah hidupku dariNya dengan indah atau sebaliknya.

Masih saja menjadi rahasiaNya
Abu-abu
Tetapi tak ada kata lelah tuk meminta
Tak ada rasa jenuh tuk berusaha.

Kau datang
Memasuki duniaku
Dengan caramu yang berbeda.

Aku mengira bahwa kau hanya ilusi
Sebatas angin lalu
Namun
Kau tidak seperti apa yang ku pikirkan.

Hingga pada akhirnya
Kau menawarkan janji
Janji yang pernah terucapkan tuk sekian kalinya
Yang membuatku enggan tuk menerima
Rasa trauma masih membekas.

Aku takut tuk menetapkan suatu pilihan
Ya, maka dari itu aku tak memberi jawaban atas inginmu.

Tak lama setelah aku diam
Kau kembali mencoba tuk meyakinkanku
Langkah kakimu yang berani
Menemui sosok andil yang dapat membuatku percaya
Dan dia tak lain sosok itu adalah orangtuaku.

Aku melihatmu
Untuk pertama kalinya
Iya, aku melihatmu dibalik dinding ruang tamu itu
Kau bercerita dengannya
Iya, aku mendengar suaramu yang sedikit canggung.

Entahlah,
Segalanya serba ketidaksengajaan
Tak pernah terencanakan
Terjadi begitu saja.

Dan setelah itu,
Apakah aku bisa menyebut namamu pada bait harapanku?
Membantu untuk mewujudkan keinginan serta janjimu?

Aku tak menyangka bahwa waktu sangat cepat mengizinkan kita tuk bersua
Tanpa bertutur sapa
Namun saling tahu bahwa kau dan aku ada pada tempat yang sama.

Tak mengapa, kali ini aku akan menyapamu di dalam doaku
Sebab, yang aku tahu bahwa menuju halal itu baik.

وَمِنْ كُلِّ شَىْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah)."
(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 49)

_______________________________________

الْخَبِيثٰتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثٰتِ ۖ وَالطَّيِّبٰتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبٰتِ ۚ أُولٰٓئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ ۖ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga)."
(QS. An-Nur 24: Ayat 26).

Silent
Calm
Believe
Be patient
And
Keep du'a.

Soon, the happiness is true.

Akan tiba saatnya,

Dimana seseorang mulai mencari siapa dirimu
Namamu
Tentangmu
Asalmu
Dan akhirnya mendatangi rumahmu.

Saat dimana dia ingin menemui orangtuamu
Walau hanya sekedar bertamu
Bersilaturahim sebagai awal proses perkenalan diri.

Dia akan duduk bersama secangkir kopi hangat
Di sofa yang telah tersedia di ruang tamu
Ada ibu,
Ibu akan mulai bertanya
Entah itu tentang apa?
Mungkin saja pendidikan atau keluarganya.

Iya, semua akan tiba saatnya.

Dimana suasana menjadi genting
Canggung tuk memulai percakapan
Diam namun ingin berbicara
Gelisah tak menentu.

Ketika ingin mengutarakan niat
Atas izin Allah dia memberanikan diri
Hingga detak jantung pun mulai tak beraturan.

Ya, dia hanya ingin mengungkapkan satu hal
Dimana ia mulai meminta dihadapan orangtuamu.

Suatu harapan yang disemogakan olehnya,
Agar kelak mampu menjadi nyata.

Jangan pernah mengharapkan bahwa dia sempurna
Sebab tugasmu lah yang menyempurnakan apa yang menjadi kurangnya.

Maka hargailah jika telah ada yang mendatangimu
Dengan caranya yang tak terduga.

Untuk yang pertama kalinya.

Bersabarlah,
Do'akan dia yang sedang berusaha
Untuk menghalalkanmu.

Salam, @amaliahrh.

Karena terlalu kekinian, makin memperlihatkan lekuk aurat dibilang sexy sedangkan yang menutup rapat aurat dengan pakaian longgar dibilang kampungan bahkan dihujat sebagai ikut aliran tertentu. Kamu sehat?

Karena terlalu kekinian, memajang foto dengan lawan jenis yang bukan mahrom di sosmed dianggap lumrah tuk dilakukan sedangkan yang tidak memajang foto sama sekali dianggap terisolasi akan dunia maya. Kamu sehat?

Karena terlalu kekinian, memiliki pacar adalah hal yang wajar dibanding menjomblo dicaci maki dengan kata "kurang laku" tanpa takut akan dosa mendekati zina. Kamu sehat?

Karena terlalu kekinian, mengikuti budaya barat dianggap karena zaman sudah modern dibanding orang-orang yang mengikuti sunnah dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kau anggap itu terlalu fanatik? Bahkan terorist katamu? Kamu sehat?

Karena terlalu kekinian, belum tentu itu mengandung unsur kebaikan justru hanya memberi dosa. Alasan karena zaman katamu? Zaman apa? Ini hanyalah dunia yang tempatnya menghadapi fitnah hari akhir. perintah dariNya kau benci namun larangan dariNya kau puji. Kamu sehat? Berfikirlah!

Diam.
Bukan berarti aku acuh
Bukan berarti aku tak peduli.

Aku hanya lelah
Berbicara pada dunia
Tentang keluh kesahku yang tiada habisnya.

Diamku tuk menyepi
Tak berarti aku enggan berada dalam keramaian
Ya, aku juga rindu berbaur bersama suasana.

Hanya saja aku ingin menyendiri
Berlari dari hal yang membuatku rapuh
Menyelamatkan hatiku dari rasa ketidakpastian.

Aku diam
Mendiamkan mereka yang mulai menghancurkan impian
Menghasutku untuk membenci harapan.

Jangan, sebab itu bukan inginku
Biarkan saja aku bercita-cita
Aku berangan-angan.

Iya, aku memang bodoh
Sulit bagiku tuk melepaskan
Berat bagiku tuk meninggalkan.

Yang memberiku rasa sakit
Yang memberiku rasa kecewa
Yang memberiku luka.

Aku tak rela
Aku belum bisa membohongi perasaanku
Aku baru saja memulainya.

Melangkah tuk bertahan
Mengikuti alur kisah yang tak menentu.

Percayalah, aku kuat.
Justru ini memberiku arti dari apa itu bersabar
Menghadapi apa yang baru saja ku alami
Cukup do'a yang meyakinkan ragaku agar tak mudah menyerah.

Walau harus diam
Tak saling bertutur sapa
Menatap dari kejauhan.

Yang pasti ada satu hal yang mulai terobati
Yaitu rindu
Bila suatu saat rasa jenuh menghampiriku?
Aku akan diam.

Diam yang tak berarti aku bergegas untuk pergi
Namun diam untuk kembali mengingat
Disini, dimana aku berteman sepi.

Yaitu tempat saat diamku lebih bermakna
Yang aku sebut itu, cinta.

Salam, @amaliahrh.

Dengarkanlah sedikit untaian untukmu, masa depanku.

Tahukah engkau?
Aku takut dengan apa yang terjadi setelah kita menjadi satu dalam ikatan yang halal.

Aku tak bisa membayangkan
Jika suatu hari nanti akan ada guncangan dari hubungan kita sebagai seorang pasangan suami istri.
Aku tahu, bahwa kehidupan ini bagaikan roda berputar.
Kadang diatas dan kadang juga dibawah.

Tapi aku benar-benar khawatir.
Sebab rasa ego kita yang mengalahkan sebuah ikatan janji suci
Apalagi berbicara tentang kehidupan mu
Ingatlah, aku ini orang asing yang harus beradaptasi kepada seseorang yang baru memasuki dunia ku.

Apakah kau tak malu jika suatu hari nanti ada yang berkata bahwa istrimu itu....
Ah sudahlah, mungkin kau sudah pahami maksudku.

Orang bilang, aku ini berbeda.
Anti sosial.
Bagi mereka yang masih awam atas keberadaanku
Atas apa yang ku yakini selama ini
Apakah aku tak pantas tuk hidup bahagia dengan kepercayaanku ini?
Dan apa kamu bisa mengimbangi segala asumsi negatif itu saat bersamaku?

Aku mohon, jangan menyerah karena aku juga sedang berjuang untuk menjaga diri
Sebagai seorang wanita yang berusaha melewati kerasnya akhir zaman.

Aku harap kau beserta keluargamu merasa beruntung
Meskipun aku asing dimata dunia, namun di akhirat kelak
Aku mampu mengurangi hisabmu sebagai seorang suami
Yang menanggung segala amal perbuatan
Seorang istri semasa hidup di alam yang bersifat sementara ini.

Apakah engkau dapat menerimaku?
Menerimaku dengan setulus hatimu?
Menerima segala yang ada pada diriku?

Percayalah
Aku akan memastikan bahwa ketika kita bisa melawan dunia dibentengi oleh iman yang kuat?

Hidup berumah tangga yang menjalankan serta mengikuti kewajiban dan sunnahNya bersama-sama?

Allah akan menghadirkan kasih sayangNya dengan mempererat hubungan cinta diantara kita
Hingga takdir dari Allah yang akan memisahkan, yaitu kematian.

Jadi?
Apakah kau telah siap untuk mengarungi kehidupan bersamaku?

Dariku yang mungkin saja adalah jodohmu.

Karena menuju halal itu, baik.

Salam, @amaliahrh.

Wanita Adalah Madrasah Pertama Bagi Keturunannya.

Wahai ikhwan.
Apa engkau tahu?
Saat seorang akhwat (wanita) memberanikan diri melangkahkan kaki keluar dari rumahnya.
Tidak lebih.
Hanya untuk mencari ilmu.

Namun, kami kadang lelah.
Saat setumpuk tugas dari para guru.
Tak mengenal waktu.
Harus terkumpul sesuai inginnya.
Enggan menerima alasan saat tugas tak dikerjakan.
Sakit hati saat semua itu terjadi.
Apalah, kami seorang akhwat.
Yang identik dengan sisi lemah dan gemulainya.

Tapi apakah kamu mengerti? Ikhwan.
Berpikirlah.
Kami juga tidak ingin dikatakan "bersekolah/kuliah karena derajat dapat lebih tinggi dari suami kelak". Tidak.
Kami melakukannya.
Agar keturunan kita kelak.
Lebih berpendidikan meskipun ibu nya tak secerdik ayahnya.

Kami takut.
Ketika seorang anak bertanya.
Mungkin tentang perhitungan.
Justru mempertanyakan hal-hal yang mengenai kepercayaan kita.
Siapa yang akan menjelaskannya?
Mungkin gurunya?
Ayahnya?
Atau, justru ibunya?

Ikhwan.
Suka duka kami menuntut ilmu.
Jauh lebih menakutkan.
Mengapa?
Kami lebih rawan akan fitnah.
Andaikan kamu dapat memahami.
Mungkin kamu akan menyuruh kami untuk tinggal saja di dalam rumah.
Namun, bagaimana dengan ilmu?
Ilmu itu harus dicari bukan?

Kami juga tak ingin diam saat ditimpa oleh ketidaktahuan.
Kami ingin menjawabnya.
Maka kami belajar.
Menuntut ilmu sepertimu.
Tanpa terlalu mengharapkan sebuah gelar yang begitu tinggi.
Karena gelar bukan sebagai landasan pintarnya seseorang.

Bukankah akhwat, saat dewasa kelak akan menjadi seorang istri?
Ibu?
Bukankah ikhwan, menginginkan pasangannya kelak cermat dalam urusan rumah tangga?
Maka jangan memandang remeh perjuangan seorang akhwat.
Sungguh, kami adalah madrasah pertama untuk generasi islam selanjutnya.

Salam, @amaliahrh.

Most Popular Instagram Hashtags