[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

amaliahrh amaliahrh

359 posts   25298 followers   1566 followings

Amaliah Hasbullah  Makassar, South Sulawesi, Indonesia 🇮🇩 My random account : @aamaliahrh 🎈 Business Endorse & Paid Promote? ID Line : amaliahrh1 📩 #MADRIDISTA

Kopi boleh pahit, senyumanmu jangan.

Apalagi hidupmu, yang masih jomblo dan dihari lebaran kelak akan mendapat pertanyaan dari keluarga atau sahabat "kamu kapan bawa pasangan halal?". Ya sudahlah, istighfar terus minta kesabaran serta rasa lapang dada dari Allah sambil berdo'a "semoga Allah memberi kemudahan untuk mencari pasangan hidup yang ridhoiNya" Aamiin.

_______________________________________________________

Kopi : Karena, Otak, Perlu, Inspirasi.

Mohon jangan ditanya kapan posting puisi lagi?

Karena mencari inspirasi itu sulit, sama seperti aku mencari dirinya yang belum tentu mau mencariku (ini tidak serius), hehe.

Selamat malam💙

Salah satu agenda pas bulan ramadhan adalah reuni bersama teman semasa duduk di bangku sekolah dasar.

Alhamdulillah, ini sudah dua tahun berturut-turut kami menyempatkan waktu untuk berkumpul (meskipun masih banyak yang absen berkat kesibukan sendiri) seperti @yaldirosadi, @reyfnwl, @risskah, dan masih banyak lagi.

Ucap syukur terhadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena kami masih diberi nikmat kesehatan dan kesempatan untuk tetap merasakan bulan yang indah ini yaitu ramadhan.

Kami juga bahagia karena hingga detik ini masih dapat bersilaturahim, big support berkat social media khususnya grup LINE tidak ada habisnya membahas tentang acara buka bersama ini.

Padahal yang ditakutkan dari awal adalah, saking lamanya mengatur jadwal hingga hari lebaranpun telah tiba.

Untuk ketua panitia yang paling tidak bosan hadir di grup chat sambil broadcast pesan yaitu @mnurisra.

Si cantik yang selalu bikin ramai di grup yaitu @ameeku, @acysss dan @nurhasriwidyasari_.

Si solkar yang tidak jadi hadir di acara bukber tapi semalam sudah memunculkan sifat balala (rakus) pas makan martabak yaitu @reyfnwl.

Yang paling semangat susun planing tapi entah menghilang karena handphone nya rusak yaitu @risskah.

Dan masih banyak lagi.

Terimakasih sudah membuat masa-masa SEKOLAH DASAR itu hadir di antara kita.

IKA SD INPRES PARI'RISI' NO 133 ANGKATAN 2009 💙

Aku tahu
Bahwa kita telah memutuskan untuk saling menyendiri
Kau pergi
Aku melepaskan.

Kau meninggalkanku
Aku mengikhlaskanmu
Berusaha tuk melawan duka
Bahagia berkat alasan.

Alasan tuk menyatu lebih sakit
Dibanding tuk berpisah
Atas ketakutan yang menyadarkanku
Bahwa mempertahankan suatu hubungan tanpa hukum yang jelas dapat membuatNya murka.

Ya, aku bersyukur
Kau masih memikirkan hal itu
Kekhawatiran yang selalu ku pendam
Akhirnya kau juga merasakannya.

Tetapi apakah aku salah jika meminta pada dirimu
Untuk bertanggung jawab atas perasaanku kali ini?
Iya, kau membuatku jatuh hati sebelum waktunya.

Namun aku pahami
Itu bukan inginmu.

Apalah dayaku?
Yang hanya mampu menahan amarah
Kecewa
Dan patah hati itu ada karenamu.

Aku tak mampu tuk membencimu
Aku pula tak mampu tuk kembali mencintaimu
Tapi, aku mampu menantimu tuk kesekian kalinya.
Dan sekarang, aku bertahan pada ketidakpastian.

Aku ingin menuntaskan rasa ini
Sementara dunia selalu membuat kita tuk bertemu.

Bagaimana aku memungkiri bahwa saat itu pula aku terdiam dan memalingkan pandanganku darimu?
Darimu yang menjadi cinta sekaligus luka terhebatku?

Ya sudahlah
Aku harus menghadapi segalanya
Ku biarkan ini mengalir seiring berjalannya waktu.

Aku percaya
Aku kuat
Aku sanggup
Menyelesaikan problema di dalam hidupku.

Meskipun aku mulai bisa membuatmu hilang dari ingatanku
Aku pastikan, bahwa suatu hari nanti
Akan ada rindu yang hadir di dalam hatiku.

Dan rindu itu, masih membahas tentangmu.

Salam, @amaliahrh📝

Ketika aku memutuskan untuk menjauh darimu.
Maka ingatlah pesan yang suatu hari nanti kau akan membacanya.
Walaupun engkau bukan orang yang pertama.
Tetapi aku memilih cara ini agar aku tak begitu terluka saat harus menghadapi perjalanan hidupku tanpa namamu lagi.

Melihatmu tersenyum entah itu untuk siapa.
Mungkin kau telah menjatuhkan hatimu pada seseorang di luar sana.

Ini adalah keinginanku setelah aku tertipu dengan impian.
Untuk bertahan tanpa harapan yang pasti dari dirimu.
Aku baru menyadari, betapa bodohnya diri ini.
Selalu menunggu seseorang yang takkan pernah peka.
Atas perasaan yang selama ini terpendam di dalam hatiku.

Jujur, ini menyiksa.
Bahkan rasa sakitnya melebihi dari sekedar patah hati.
Aku kira ini sudah cukup.
Untuk larut dalam mimpi yang masih abu-abu.
Aku hanya perlu melakukan satu pilihan terakhir.
Agar rasa sakit ini segera pulih dari kehidupanku.

Yaitu, melepaskan dirimu.
Walaupun aku akan merasakan.
Apa itu kehilangan.

Ada beberapa pinta dariku
Yang tak pernah ingin ku sampaikan
Namun setidaknya kau mengerti
Dari sikapku selama ini.

Hanya engkau yang mampu memahami
Bagaimana keadaanku saat ini
Ya, aku terpuruk atas perjalanan hidupku
Yang tak menentu bahkan tak terarah.

Apakah aku bisa meminta satu hal darimu?
Jangan pernah menjadi pemeran utama
Dalam kisah patah hatiku
Berjanjilah.

Sebab melupakan itu sulit
Menjauh itu melelahkan
Berpura-pura tegar itu menyiksa
Dan melepaskan itu luka.

Dengarkan saja apa isi dalam hatiku
Keluh kesahku yang selalu sama tiap hari berganti
Masih tentangnya
Masih dirinya.

Janganlah bosan
Janganlah jenuh
Temani aku
Temani aku tuk bangkit.

Ajari aku lebih bijaksana
Untuk menghadapi cerita di masa yang akan datang.

Aku belum siap jika itu tentang hati
Aku belum siap jika itu tentang rasa
Aku belum siap jika itu tentang cinta.

Aku takut jatuh untuk kesekian kalinya
Yang kini membuatku berharap agar tak kembali tuk mengalaminya.

Aku ragu
Ya, aku ragu
Maka dari itu tetaplah ada
Jangan berubah apalagi memutuskan untuk pergi.

Nanti sajalah jika kau telah menemukan seseorang yang membuat hatimu terpikat.

Dan hingga pada akhirnya
Aku akan bahagia ketika kebahagiaanku telah bersama dengan bahagianya.

Salam, @amaliahrh📝

Hilang
Siapa?
Mengapa?
Pergi, mustahil tuk kembali.

Dia telah menghilang
Bersama waktu
Pudar dengan ilusi
Diamku tak berisyarat.

Ya, jangan lagi tuk menahan
Biarkan saja
Lepaskan
Itu pilihannya.

Lantas bagaimana jika
Bayangan itu hadir?
Jelas dan begitu nyata
Kemanakah aku?

Haruskah ku berlari?
Atau tetap berdiri di sana?
Aku ingin ikut menghilang dan asing
Iya, aku khawatir.

Tenang
Hatiku baik-baik saja
Aku terbiasa akan luka
Bagaimana dengannya?
Iya, aku berpikir tentang itu.

Apakah aku sedang membodohi diriku sendiri?
Mungkin iya, aku ini memang bodoh dan seorang pecundang.

Begitu rela dan sabar
Menjaga hati yang tak pantas tuk dijaga
Menjaga perasaan yang belum tentu perasaan itu terbalaskan.

Hiraukan
Dia hanya sebatas kisah
Yang suatu hari nanti aku dapat bernostalgia
Bahkan aku akan terjebak di dalamnya.

Hilanglah!
Dia harus melakukannya
Dibanding tetap menyapa tanpa sebuah kejelasan?
Biarkan dia jauh
Semakin jauh
Tak dapat tuk diraih
Dan lenyap tanpa sepatah kata tuk pamit.

Dia hanya butuh waktu
Mencari siapa dia sebenarnya
Aku pahami itu, sebab aku juga sedang mencari jati diriku sendiri.

Hilanglah!
Cari impian itu
Raih cita-cita itu
Aku ikhlas
Iya, aku ikhlas jika itu baik untuknya.

Hilanglah!

Aku tak mengapa.

Salam, @amaliahrh📝

Setelah ini
Aku tak akan pernah mengusik tentangmu lagi
Segala yang ada pada dirimu
Aku tak akan kembali membahasnya pada dunia
Meskipun kau tetap ada dalam ingatan
Namun aku memendamnya seiring waktu yang membuat kita saling melupakan.

Saat pertama kali kita bertutur sapa
Aku tak pernah meyakinkan hatiku
Bahwa kehadiranmu akan membuatku bangkit
Dari cerita lama yang sempat menjatuhkan harapanku.

Ternyata aku salah
Kau mampu mengubah segala kesedihanku
Yang tak pernah ku mengerti mengapa engkau melakukannya
Namun, aku terhipnotis akan sikapmu yang begitu tulus untuk menghadapiku
Sejak itu, hatiku lekas sembuh dari lukanya.

Aku ingin melanjutkan cerita yang pernah usang
Setelah sekian lama aku terdiam dan berhenti untuk bermimpi
Aku mencoba memberi kesempatan kepada hatiku untuk kembali menjatuhkan rasa.

Dan ternyata, aku kembali berjuang untuk hal yang tak pasti
Bertahan dengan sabar
Menghadapi ego mu yang sempat mematikan rasa
Mustahil jika ku terima dengan lapang dada.

Aku berusaha untuk memahami
Mengerti atas inginmu
Bahkan sempat menyerah tuk menghadapi kekurangan mu yang begitu terlambat ku sadari
Antara logika yang menyuruhku tuk meninggalkanmu
Dan hati yang tak ingin melepasmu
Harus berperang tanpa mengerti akan diriku yang telah lelah
Aku ingin berhenti sebelum hatiku benar-benar jera.

Tetapi sebelum itu terjadi
Maka izinkan aku membalas kebaikanmu
Yang telah membantuku bangun dari keterpurukan
Tak peduli sampai mana kemampuanku untuk tetap berdiri tegak dan menuntun mu kembali.

Hingga pada akhirnya
Ketika kau telah memutuskan untuk pergi
Aku menjadi rindu setiap kekuranganmu
yang pernah menjadi alasan ku tuk bersabar menghadapimu
Walau aku tahu, sebenarnya aku telah kehilangan
Namun tidak dengan harapan.

Assalamu'Alaykum, sahabat hijrah.

Your Greatness is not what you have, it's what you give.

setuju ga sama quotes diatas?

Baiklah, moment Ramadhan sekarang itu waktu yang tepat buat kita bisa berbagi terhadap sesama kita.
Berbagi itu tidak selalu dalam bentuk harta tetapi bisa juga dengan hal yang sederhana yaitu dengan cara kalian semua bisa ikutan #LineBerbagi dengan step-step dibawah ini :

1. Regram / repost image ini
2. Jangan lupa tulis hastag #LineBerbagi
3. Tulis caption kamu : Apa yang jadi harapan dan doa kamu di bulan Ramadhan ini.

Contohnya : Semoga selepas bulan ramadhan bulan syawalnya langsung ada yang melamar/dilamar #eh.

4. Mention 2 teman kalian untuk ikut sebar kebaikan ini.

Setiap 1 hastag kalian akan jadi donasi Rp.10.000 untuk @PesantrenYatim melalui kitabisa.com.

Tunggu apa lagi?

Yuk ikutan biar kita bisa perbanyak amal dibulan ramadhan ini.

#LINEBerbagi #ObroLINEBerkah #banyakyanglain

Murrotal QS Al-Fatihah💙

Dari saudara pertama saya, Abdul Azis Budi Hasbullah (@ranggadoank12) yang saat ini lagi penugasan di Poso untuk menjaga NKRI.

Semoga Allah selalu menjagamu kakak, Aamiin.

PS : suaranya agak kelelep, karena tekanan angin pas penerjunan.

Terimakasih atas janji yang pernah terucap
Terimakasih atas kenangan yang kini menjadi sebatas memori
Terimakasih atas waktu yang pernah membuatmu hadir di dalam hidupku.

Terimakasih atas hal-hal baru yang pernah kau ajarkan
Terimakasih atas rasa yang pernah membuatku melayang
Terimakasih atas sikapmu yang membuatku semakin paham arti dari bersabar.

Terimakasih pernah datang lalu diam tanpa kata
Terimakasih pernah membuatku tersenyum
Terimakasih pernah memahami apa yang menjadi inginku.

Terimakasih pernah menjadi pendengar setiaku
Teriamakasih telah menjadi penyemangat saat aku jatuh
Teriamakasih pernah menjadi tokoh utamaku dalam menulis sebuah sajak.

Terimakasih telah membuatku lebih berarti
Terimakasih pernah menerima segala kekuranganku
Terimakasih pernah menjadi alasanku merasakan amarah.

Terimakasih telah pernah menjadi rindu untukku
Terimakasih telah menjadi teman yang sulit ku mengerti
Terimakasih pernah terasa nyata didalam mimpiku.

Terimakasih, aku tegar
Terimakasih, aku pasrah
Terimakasih, aku kuat.

Terimakasih telah menjadi alasanku tuk tertawa
Terimakasih telah menganggapku ada
Terimakasih telah membuatku patah hati.

Terimakasih, aku tak mengapa
Terimakasih, aku tak membenci
Terimakasih, aku mengikhlaskannya.

Terimakasih untuk cerita yang pernah kau bagikan
Terimakasih pernah menemani dikala aku menyendiri
Terimakasih pernah mengurangi rasa takutku.

Terimakasih pernah berniat membagi masa depan bersamaku
Terimakasih pernah membuatku khawatir ketika kau menghilang
Terimakasih atas segala aspek yang ada pada dirimu.

Terimakasih telah mendewasakan pikiranku
Terimakasih pernah menjadikan diriku tempatmu berkeluh kesah
Terimakasih pernah menggiring namaku di dalam duniamu.

Terimakasih telah membuat hatiku bangkit tuk kembali mencinta
Terimakasih telah mengenalkanku arti dari bertahan
Terimakasih, aku pergi.

Jaga dirimu.

Salam, @amaliahrh📝

Murrotal QS Ar-Rahman 🙏

Jika cinta masih bisa dijelaskan dengan kata, maka itu bukan cinta.

Karena cinta yang sebenarnya adalah ketika kau tak memiliki alasan untuk menjelaskannya.

Most Popular Instagram Hashtags