[PR] Gain and Get More Likes and Followers on Instagram.

afrosslovers afrosslovers

871 posts   1101 followers   44 followings

afganismefamily  afgansyah reza rossa #salamwangi #2017menujuhalal #afrosmanagement ❤❤❤❤❤❤ since 16.10.16 Percuma follow ujung2nya di unfollow 👮👮👿 spam = block

https://path.com/profile/37Rpv1

Bubu @itsrossa910 papagan @afgansyah.reza = BAE with kepala suku afross.. @bubahalfian baperrrr

Bunda melly bisa aja sih mrs. Sri rossa roslaina handayani syahreza

Part 37

Amel pun dari belakang menghampiri rossa dan menceritakan semuanya.
Amel: jadi begitu bun.. Jadi aku mohon bunda mau menerima tante ivo, dan dia akan tinggal bersama kita.
Rossa: amel apa yang kamu katakan, kamu mau menerima wanita iblis itu kembali kerumah kita. Bunda ngga akan pernah setuju, apalagi dia sudah membuat kita semua menumpang di rumah tante kamu.
Amel: bun.. Kali ini aja please, mungkin bunda belum bisa menerima kenyataan ini, tapi aku bisa bun
Afgan: bun.. Ijinkan dia kasihan dia bun,
Rizky: ayah... Kalo ayah ngotot, aku akan pindah dari rumah tante dheri
Rossa: lihat.. Gan lihat apa yang kamu dan amel lakukan, kalian sudah membuat kita terpecah karena keegoisan kamu.
Afgan: aku ngga egois aku hanya ingin kita bisa bersatu dan ivo juga akan mengatakan siapa yang membeli rumah kita.
Rossa: kalo itu mau kamu, silahkan tapi jangan harap aku akan menerima wanita itu,
Rizky: bunda benar aku juga ngga akan menerima tante ivo,
Fara: stop.. Afgan: fara. Kamu bisa kan menerima tante ivo
Fara: maaf yah.. Aku ngga bisa aku ikut dengan bunda.
Rossa: fara sini sayang.. Ayo kita pulang,
Afgan; cha.. Rossa: jangan ajak aku bicara, sebelum kamu percaya dengan apa yang aku katakan, dan selama ivo berada di rumah ka dheri, aku tak akan melayani kamu. Urus dirimu sendiri.
Ivo pun keluar, dan ia berpura - pura baik dan mengatakan pada amel, jika ia ingin bertemu dengan Vina.
Amel: tante?? ( melihat ivo berdiri di pojok)
Afgan : iv.. Ayo kita pulang.
Ivo: kalian yakin, mau menerima aku kembali, aku tak ingin ada cekcok antara kalian
Rossa: ( sinis) ini semua ulah kamu, dasar wanita perusak rumah tangga orang.
Rizky: ayo bun.. Kita pulang aku udah muak.
Afgan: cha.. Aku antar
Rossa : aku tidak ingin satu mobil dengan wanita ini.
Ivo: ( hahah.. Ini saatnya aku mulai membalas kekesalan aku) gan.. Aku naik taksi aja.
Rossa: Bagus.. Kalo kamu masih punya hati. Kalo gitu aku mau satu mobil dengan kalian
Amel; ngga tan jangan ikut kita aja.
Rossa : amel.. Jadi kamu membela wanita ini. Ok kalo ini pilihan kalian, rizky fara kita naik mobil om giri aja.
Fara: 😢😢😢 komen.. Dan like yang banyak, kalo mau di next..

Bubu cantik banget.. @itsrossa910 sukses bubu.. Guys be smart and tetap dukung bubu dan ka afgan..

Part 36
Afgan pun membawa rizky keluar dan ia, menjelaskan apa yang sebenarnya sudah terjadi, lalu afgan pun mengajak amel juga untuk membantu afgan agar rizky bisa menerima apa yang sudah di takdirkan oleh Allah swt.
Afgan: rizky, kamu harus mendengar apa yang akan ayah jelaskan.
Rizky: jelasin apa yah. Udah cukup ayah tadi membuat aku kecewa
Afgan: kamu kecewa sama ayah, nak kamu harus mengerti. (Mulai menunduk)
Rizky: yah.. Kok ayah diem,
Amel: bang.. Semua yang ayah katakan itu benar, tante ivo sudah mengatakan yang sebenarnya jadi abang harus menerima semua ini bang.
Rizky: tapi aku sakit hati, sama tante ivo kalian kenapa sih mau aja percaya sama tante ivo setelah apa yang dia lakukan kepada keluarga kita.. Afgan: kamu masih kecil.. Ki cukup menyalahkan tante ivo, dia hanya menjalankan perintah dari om kamu, dan kamu tahu om kamu yang membuang sepupu kamu. Jadi ayah tetap akan mencabut laporan itu
Rizky: ok. Aku ijinkan ayah tapi, aku ngga mau menerima tante ivo menjadi tante aku lagi.
Afgan pun memeluk rizky dengan erat, dan afgan pun mencabut tuntutannya.
Akhirnya polisi memenuhi apa yang di inginkan oleh afgan, dan ivo pun bebas, dengan jaminan dari afgan
Rossa datang dengan wajah panik, dan langsung bertemu dengan afgan
Rossa: ayah.. ( sedih)
Afgan: bun kamu ngapain kesini,
Rossa: aku kecewa sama kamu, kenapa kamu mencabut laporan kamu( nada tinggi)
Afgan: cha.. Dengar dulu aku bisa jelasin
Ivo sudah di asut oleh gema, dan kamu tahu anak mereka masih hidup.
Rossa: kamu bilang anak mereka masih hidup?, lalu apa alasan kamu mencabut laporan kamu.
Afgan: lebih baik kamu bicara dengan amel, karena ini semua amel yang menginginkannya.
Rossa: amel
Afgan: iya amel, dia sudah bertemu dengan Vina..
Rossa: afgan.. Kamu ingat, bayi mereka itu sudah lama meninggal.. Afgan: ngga.. Anak mereka masih hidup,
Amel pun dari belakang menghampiri rossa dan
NB: sebenarnya, ivo sudah menyuruh anak buahnya, dan ini adalah trik dari ivo agar bisa memperkeruh keadaan.. Dan keluarga afgan menjadi kacau balau. Di next part ivo bertemu dengan Vina yang sebenarnya, adalah anak dari orang suruhan... Mau tahu makin greget kan makanya tunggu yaa 😎😎

#Repost from @afgansyah.reza by @quicksave.app
・・・
BESOK! /

@lippomallkemang and @gelangemasevent proudly present V Years Lippo Mall Kemang Anniversary, Saturday - September 23, 2017.
Come and join with us, Get your ticket now!!
.
.
.
#gelangemaseo #gelangemasevent #lippomallkemang #lippomallkemanganniversary #Vyearsanniversary #eventanniversary #anniversarymall #eventjakarta #InstaSaveApp #QuickSaveApp

Bila nanti saatnya tlah tiba... Ku ingin kau menjadi ibu dari anak - anakku.. Berjalan berdua menikmati terik dan hujan.. Berlarian kesana kemari dan tertawa.. Efek kangen jadi di ubah liriknya.. #afgan #Rossa #Afross NB: maaf liriknya diganti hehe

Part 35

Fara: om alta?
Altama; eh.. Kalian ngapain kesini?
Rossa: ta kita lagi belanja? Kamu ngapain altama: ini dhika pengen di beli spaghetti la fonte.. Maklum lah, dia jaga terus jadi om yang masak.
Rossa: oalah.. Yaudah kalo gitu kita duluan ya.. Altama: eh, naik apa kalian? Bareng aja yuk
Fara: nanti deh, om kan om mau masak buat tante cita.
Altama: gpp, kok ayo
Tiba - tiba handphone rossa berdering ia mendapat kabar jika afgan mencabut tuntutan bagi ivo
On call
Rossa: hallo.. Iya gir
Giri: cha ini gawat, kamu harus kesini afgan mau mencabut tuntutannya.
Rossa: apa! Afgan mencabut tuntutan
Giri: nanti aku ceritain, tolong cha ivo bisa merajalela lagi.
Rossa: iya. Tapi ada apa? Apa yang membuat afgan mencabut tuntutan itu.
Giri: panjang cha. Ok aku tutup dulu,
Rossa: aku kesana.
Off call

Fara yang cemas melihat sang bunda, mencoba menenangkan.
Fara: ada apa bun?
Rossa: kita harus ke kantor polisi, ayah kamu mau mencabut tuntutannya.
Altama: apa cha? Tuntutan...
Rossa: makanya aku harus ke kantor polisi, aku duluan ta.. Fara: bun.. Aku ikut
Rossa: ayo.
Rossa pun berlari menuju parkiran,sementara fara dengan belanjaaan kewalahan membawa kantonf belanjaan.
Di ruangan pemeriksaan afgan pun menceritakan apa yang telah ia dengar, dan membuat suasana sedikit memanas, karena rizky menolak dan ia berpikir ini hanya akal - akalan ivo semata.
Afgan: saya ingin mencabut laporan saya terhadap ivo,
Rizky: ayah apa yang ayah katakan?
Afgan: sayang, tante tertekan
Rizky: ngga pak polisi, saya tidak setuju.
Afgan: nak, tante ivo di asut, dan dia melakukan ini karena om gema tidak menginginkan sepupu kamu hadir.
Rizky: sepupu? Setahu aku tante ivo ngga punya anak. Udah pak saya menolak, jangan dengar apa kata ayah saya.
Polisi: cukup.. Kali kalian ingin berdebat, silahkan diluar
Afgan: tapi, (berdiri) rizky ikut ayah.
Rizky: pokoknya aku ngga akan setuju.
Afgan: ki..

Sukses, ya bubu @itsrossa910 buat bisnis barunya. Hehe

Part 34
Afgan: ok.. Sekarang aku akan menemui polisi untuk mencabut tuntutan, tapi aku akan memperberat hukuman bagi gema, karena sudah menelantarkan seorang anak.
Ivo: jangan.. Gan, cukup dengan ini dia akan mendapatkan ganjaran.
Afgan: ngga, aku akan tetap menambah tuntutan ku,
Polisi pun datang karena waktu besuk,sudah abis
Polisi: maaf, waktu kalian sudah abis.. Saudara ivo mari ikut saya
Ivo: amel.. Tante titip salam untuk vina.
Amel; baik Tan. Ayo yah.
Afgan: ayah, akan mencabut tuntutan bagi tante ivo.
Amel: iya yah. Aku tunggu di sini yah.
Afgan: ok, nanti ayah panggilkan om giri untuk temenin kamu.
Afgan pun keluar dari ruang besuk, dan menemui giri untuk menemani anaknya, karena afgan ingin mencabut tuntutannya terhadap ivo.
Giri: gan. Kamu kemana
Afgan: aku mau mencabut laporan ivo.
Giri: loe ngga waras, atau lagi sakit ivo udah buat loe kehilangan rumah loe.
Afgan: nanti gue ceritain, ok sekarang rizky dimana?
Giri: rizky masih di ruangan polisi, dia lagi memberi keterangan
Afgan: kalo gitu tunjukkin gue ruangannya.
Giri pun menunjukkan kepada afgan ruangan tempat pemeriksaan. Lalu afgan melihat rizky sudah selesai memberi keterangan.
Rizky: jadi begitu pak. Jadi tante bersama om saya harus di tuntut seberat - beratnya.
Polisi: terimakasih keterangan anda, akan kami proses
Afgan yang mendengar semua itu langsung masuk, lalu ia mengatakan apa yang telah ia dengar dari mulut ivo, sang anak pun kaget dan terbelalak. Sementara itu fara bersama rossa sudah selesai, dan membawa belanjaan ke kasir.. Lalu pulang namun ketika di kasir mereka bertemu.

Part 33

Amel: yah. Tan tante ingin bebas. Ada dua pilihan 1. Tante bisa bebas dengan jaminan tante berubah, atau 2. Tante mengatakan siapa orang yang membeli rumah kami.
Ivo: aku tidak mau.. Aku tetap dengan pilihan ku, karena aku sudah bersumpah, tidak akan menjilat lidah ku sendiri.
Amel: ok. Tapi kalo rekaman ini ( memperlihatkan rekaman)
Ivo: anakku.. Afgan: Vina.. Amel: iya.. Ini video Vina tante, dia masih hidup.. Dan sekarang dia ada di panti asuhan.. Afgan: kamu mendapatkan ini dari siapa sayang?
Amel: aku mendapatkan ini, dari teman aku yang tinggal di panti asuhan.. Vina mengaku dia di bawa oleh seorang pria kaya Raya.. Oleh ibu panti.
Ivo: baik.. Aku akan mengembalikan rumah kalian. Tapi kalian harus mempertemukan aku dengan Vina.
Afgan: ivo.. Kamu yakin, apa kamu tidak salah ucap.
Ivo: dia tahu gan, dia tahu kelemahan aku sejak aku melahirkan vina 7 tahun lalu, gema tidak menginginkan anak itu.. Ia yang telah menaruh vina di panti asuhan.. Afgan: astaga. Jadi ini ulah gema tapi kenapa?
Ivo: gema ingin memiliki anak laki - laki, dan setelah aku melahirkan vina aku di vonis tidak bisa hamil lagi, makanya gema menyuruh aku waktu itu untuk merebut Harta kalian, demi membalas sakit hatinya karena aku tidak bisa hamil lagi.. Amel: jadi ini, bukan sepenuhnya salah tante yah, karena tante di asut oleh om gema, jadi ini yang bersalah adalah om gema.
Afgan: kamu benar, sayang ivo.. Maaf aku tidak mengetahui semua ini.. Amel: jadi yah.. Bagaimana langkah ayah
Afgan: aku akan mencabut tuntutan aku untuk kamu, tapi tidak untuk gema..dia harus menerima semua ini.
Amel: yah.. Terimakasih udah mau memberikan aku waktu.
Ivo: maaf kan aku gan.. Aku begini karena aku kalut, dan aku tidak tahu makanya aku mengikuti semua apa yang di inginkan oleh suamiku.
Amel: tante ngga salah, ini semua karena tante tertekan.
Afgan: sayang.. Kamu tahu darimana tante ivo tertekan.
Amel: dari percakapan tante sama om gema. Yang membahas masalah anak yah.
Afgan: ya ampun.. Vo apa benar kamu tertekan.
Ivo: ( mulai menitikkan air mata) iya anak kamu benar,
Afgan: ok.. Sekarang aku akan menemui polisi untuk mencabut tuntutan, tapi aku akan memperberat hukuman

Part 32
Afgan serta kedua anaknya pun menuju kantor polisi, sementara fara dan rossa pergi menuju rumah dheri, tapi dalam perjalanan.. Rossa: pak.. Kita berhenti di supermarket dulu ya.
Supir: baik bu.. Fara: ngapain bun?
Rossa: mama mau masak, buat kalian dan tante dheri, kan udah lama mama ngga masak.
Fara: kalo gitu, kita ajak tante dheri juga ma, hitung - hitung pulangnya pake mobil tante dheri.
Rossa: huss. Ngga ah itu namanya, nyari untung, lagian tante dhei lagi hamil muda.
Fara: iya juga ya.
Rossa: jadi kita harus bantu tante dhei
Fara: bunda.. Aku beruntung, punya binda kaya bunda
Rossa: bunda juga.
Supir: bu udah sampai.. Rossa: ok, ini uangnya pak.
Supir: tapi, ini belum sampai rumah bu.
Rossa: nanti.. Kami cari taksi lain pak,
Fara: iya pak, kami belanja bisa 2 jam.
Supir: ok. Bu
Rossa dan fara pun keluar dari mobil taksi, lalu mereka pun menuju tempat belanja.. Sementara itu mereka belanja, afgan dan kedua anaknya sudah tiba di kantor polisi, giri menyambut mereka dengan nada sedikit emosi karena ivo semakin membalikan keadaan.
Giri: kok kalian lama sih?
Rizky: maaf, om tadi macet jangan emosi om.
Giri: gimana om ngga emosi, tante kalian semakin menjadi - jadi.
Afgan: bro.. Tahan kendalikan emosi loe ( menepuk bahu)
Amel: om.. Sekarang mana tante ivo? Aku mau bicara
Afgan: sayang ( menatap tajam amel) kamu ngapain mau ketemu tante ivo.
Amel: amel mau bicara, sebentar sama tante ivo.. Rizky: ngga.. Aku ngga setuju tante ivo udah keterlaluan.
Amel:bang.. Kasih aku kesempatan.
Afgan: ok. Tapi sama ayah ya
Amel: ok. Yah, om sekarang panggil om polisi katakan pada, pak polisi sampaikan kami ingin berbicara dengan tante ivo
Giri: baik. Kalian tunggu di ruang besuk.
Afgan: bro. Gue titip rizky ya.
Afgan pun bersama amel menunggu di ruang besuk, ketika ivo datang
Ivo: ngapain kalian kesini!! Sudah cukup kalian menjebloskan kami
Afgan: ivo.. Jaga omongan kamu.
Amel: tante.. Aku disini ingin mengatakan, tante bisa bebas dengan dua pilihan.
Afgan: amel.. Amel: yah. Tan tante ingin bebas. Ada dua pilihan 1. Tante bisa bebas dengan jaminan tante berubah, atau 2. Tante mengatakan siapa orang yang membeli rumah kami.
I

Most Popular Instagram Hashtags