abouttng abouttng

19,393 posts   401,523 followers   4 followings

About Tangerang  #BanggaJadiOrangTangerang (Provinsi Banten) 🇮🇩 Facebook, Twitter & Line: @abouttng Email: abouttng@gmail.com Tag #abouttng

Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang melakukan pemusnahan sebanyak 16.047 lembar keping E-KTP rusak di Kantor Disdukcapil, Rabu (19/12/2018).
.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Rudi Maesyal mengatakan kebijakan pemusnahan KTP tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor: 470.13/11176/SJ tentang Penatausahaan KTP-el yang rusak atau invalid tertanggal 13 Desember 2018 yang ditujukan kepada Bupati Kabupaten Tangerang untuk melakukan pemusnahan KTP yang tidak digunakan lagi.
.
“KTP perbaikan yang salah nama,KTP yang tidak ada potonya atau kepingan yang tidak ada namanya,KTP yang pindah datang,” ujar Rudi Maesyal.

Pemusnahan KTP yang tidak digunakan lagi tersebut sejak tahun 2013, 2015 sampai 2018.
.
“Pemusnahan KTP ini juga sebagai tertib administrasi pertanggungjawaban Dukcapil terhadap Kemendagri, untuk menghindari penyalahgunaan KTP yang tidak terpakai oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” tandasnya.

#tngupdate #abouttng

Mau yang gede, tebel, dan gurihnya alami?
.
Tempe @MendoanIstana mitra RAZQA Q DINANSYAH.
Lokasinya di depan Indomaret Mekar Bakti, Citra Raya arah Cikupa (Search di google maps: Indomaret Mekar Bakti). Buka pukul 15.30-22.00 atau sampai habis. Yaa, jangan sampai kehabisan juga sih. Kuy!
Harganya cuma 12k/porsi, isinya 4pcs.
.
#sponsored #abouttng

Meski kita berada di tempat yang berbeda, tapi senja yang kita rindukan sama yaitu langit sore Tangerang.

#abouttng

Dinas Sosial Kota Tangerang mencatat ada tiga bayi yang ditelantarkan oleh orangtua tak bertanggung jawab. Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di sepanjang Desember 2018.

Usai ditemukan, ketiganya direhabilitasi oleh Dinas Sosial setempat untuk kemudian diasuh oleh panti asuhan yang pengurusnya dipimpin Rohayati.

Kasie Rehabilitasi Anak dan Lansia Dinas Sosial Kota Tangerang Anta Achmad mengatakan, warga diperbolehkan untuk mengadopsi bayi mungil tersebut.
.
"Bisa diadopsi, silahkan datang saja ke kantor Dinas Sosial Kota Tangerang," kata Anta, Rabu (19/12/2018).
.
Kendati diperbolehkan untuk mengadopsi, warga meski memenuhi beberapa persyaratan. Terdapat 27 item persyaratan yang harus diperhatikan.
.
"Kalau mau adopsi bikin surat formulir dari kita, harus bikin surat keterangan dokter, ada 27 item yang harus diisi," ucap Anta.

27 item tersebut di antaranya seperti memiliki tempat tinggal layak, kejiwaan normal, hingga kemampuan ekonomi yang mencukupi.
.
"Contoh kalau ekonomis tidak memenuhi syarat, bayinya khawatir akan terlantar lagi, makanya ada pertimbangan," ungkapnya.

Anta menambahkan, pihaknya pun akan memperhatikan maupun mempertimbangkan warga yang ingin mengadopsi bayi tersebut.

Misalnya, dari 10 orang yang ingin mengasuh sang bayi mungil, pihaknya akan memverifikasi kelayakan keluarga.
.
"Kita tampung dulu 10 orang, kita nilai. Nanti diassement juga kira-kira layak atau tidak. Yang layak yang mana, gitu. Dan nanti juga ada lagi syarat dari panti asuhan," paparnya.

Anta berharap, kedepan tiada lagi orangtua yang tega menelantarkan bayinya. Sebab sang bayi adalah generasi penerus bangsa.
.
"Masalahnya kan ini anak, enggak boleh lah dibuang sebagai generasi penerus. Orang tua harus sadar diri. Banyak orang yang pengen punya anak, malah disia-siakan," imbuhnya.

#tngupdate #abouttng

Senja di Desa Buaran Mangga, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

#abouttng

Banten rasa Madinah. Wajah baru kawasan Kesultanan Banten atau dikenal dgn sebutan Banten Lama, mulai terlihat pada penghujung tahun 2018. Situs peninggalan kerajaan Banten tersebut, saat ini memang sedang disiapkan menjadi ikon negeri tanah jawara, sebagai salah satu tujuan wisata religi kelas dunia yg memancarkan aura Madinah, dgn atap berbentuk bunga seperti di pelataran Masjid Nabawi.

Dari sejarahnya, Banten Lama memiliki catatan hebat. Kesultanan yg didirikan oleh Sunan Gunung Djati ini, memiliki dua fase sejarah besar, yaitu fase kerajaan dan fase kesultanan. Fase kerajaan berlangsung selama 70 tahun, dari 1526 sampai 1596 Masehi. Pemimpinnya diberi gelar maulana, antara lain Maulana Hasanudin, Maulana Yusuf dan Maulana Muhammad.

Sedangkan fase kesultanan berlangsung 213 tahun, dari 1596 sampai 1809 Masehi. Pemimpinnya diberi gelar sultan, yg kala itu diawali oleh Sultan Abdul Mafakhir, putra Maulana Muhammad.
.
"Diyakini bahwa berdasarkan naskah sajarah Banten, bahwa Kesultanan Banten jatuh pada tanggal 1 Muharram, atau 8 Oktober,” kata Direktur Banten Heritage Dadan Sujana yg dilansir KabarBanten, Senin (17/12/2018).
.
Kesultanan Banten pernah mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fath Abdul Fatah atau lebih dikenal dgn nama Sultan Ageng Tirtayasa. Saat itu, Pelabuhan Banten di Karangantu menjadi pelabuhan internasional, sehingga perekonomian kesultanan maju pesat.

Masa kejayaan berangsur menurun dan mulai memasuki masa keruntuhan pada 1813 Masehi. Masa ini beriringan dengan Gubernur-Jenderal Hindia Belanda Herman Wiliam Daendels berkuasa. Kesultanan Banten pada waktu itu dipimpin oleh Sultan Rafiuddin.
.
“Penyebab (keruntuhan kesultanan Banten) yaitu kekesalan Belanda, saat memerintahkan Sultan Banten utk menyuruh rakyat membangun jalan kereta api di Ujung Kulon. Sultan tidak mau, malah utusan Belanda dibunuh di Banten,” ujarnya.

Kemudian, Belanda dengan kekuatannya membombardir Keraton Kesultanan Banten hingga hancur. Penampilannya menjadi tidak jauh seperti yg tampak sekarang hanya berupa sisa bangunan dan beberapa yg masih berbentuk seperti aslinya. Kutipan sejarah ini menggambarkan Banten Lama memiliki sejarah hebat.

#abouttng

Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional dalam peringatan Hari Bela Negara yang digelar di Lapangan Maulana Yudha Negara Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (19/12) pagi, diwarnai dengan marahnya Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Kemarahan orang nomor satu di Kabupaten Tangerang ini dipicu oleh tindakan para ASN (Aparatur Sipil Negara) peserta apel yang tidak berdisiplin.

Dimana banyak dari para ASN yang mengenakan seragam batik aparat pemerintah ini, justru terlihat sibuk sendiri saat apel tengah berlangsung.

Mereka para ASN sama sekali tidak menyimak jalannya upacara, bahkan sebagian diantaranya ada yang berteduh di bawah pohon dan teras gedung dewan sambil bersenda gurau.

Melihat hal ini sang Bupati yang tengah menjadi Inspektur Upacara langsung murai. Dan dengan menggunakan pengeras suara Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar langsung meminta para ASN untuk pergi dan meninggalkan arena upacara.
.
“Jika memang malas untuk ikut apel ini, silahkan pergi, karena apel yang kita peringati adalah hari kesadaran nasional,” terangnya.

Kita hanya butuh kedisiplinan dalam bekerja, satu diantaranya terlihat dari kegiatan pagi ini, yaitu dengan apel bersama.
.
“Jika ini dianggap tidak penting dan tidak menyadarkan, sudah pergi saja jangan hadiri apel ini,” paparnya.

Sontak saja, seruan bernada keras sang Bupati membuat para peserta apel terdiam dan buru-buru merapatkan barisannya.

Dalam apel ini Bupati berpesan agar, semangat kesadaran Nasional membangkitkan etos kerja para aparatur pemerintah, sehingga hasil kinerja kita bisa dirasakan dan dinikmati masyarakat.

#tngupdate #abouttng

Banyak yang basah karena hujan, namun hanya sedikit yang bisa merasakannya.

Lokasi: Jembatan Berendeng (Gerendeng-Benteng Makassar) Kota Tangerang

#abouttng

Hujan sudah membasahi berbagai wilayah di Tangerang. Untuk pengendara motor agar tetap berhati-hati saat berkendara di tengah hujan.

Instruktur Safety Riding Astra Honda Motor Hendrik Ferianto menyarankan kepada pengendara motor agar berhenti jika hujan terlalu deras. Dengan berhenti dan berteduh, maka pemotor bisa meminimalisir risiko.
.
"Kalau hujan kita tetap saranin untuk berhenti," kata Hendrik belum lama ini.

Nah untuk berhenti dan berteduh, pemotor diharapkan tidak berteduh di sembarang tempat. Misalnya di kolong jembatan, terowongan, atau tempat teduh lainnya yang merupakan jalan raya.
.
"Jangan di bawah jembatan, karena di bawah jembatan itu bukan tempat untuk berhenti. Itu kan jalan raya, akhirnya menimbulkan kemacetan. Karena menimbulkan kemacetan, orang-orang bisa emosi, bisa terjadi senggolan di situ," kata Hendrik.

Begitu juga jangan berteduh di bawah pohon atau di bawah objek lainnya yang berpotensi roboh. Itu malah bisa membahayakan nantinya.
.
"Kalau ada angin, patah, malah kerubuhan. Jadi cari tempat-tempat yang cocok untuk berteduh. Berhenti kita cari tempat-tempat yang memang terlindungi," katanya.

Kalau mau meneruskan perjalanan saat hujan, Hendrik menyarankan agar tetap berhenti di 10 menit awal hujan turun. Karena di 10 menit pertama itu jalan sedang licin-licinnya.
.
"Karena 10 menit pertama itu kotoran di jalan itu lagi dibawa ke pinggir oleh air, jadi lagi licin-licinnya. Sebaiknya berhenti dulu supaya kotoran-kotoran atau pasir itu sudah tergerus ke pinggir, sehingga nggak terlalu licin," sebutya.

#abouttng

Sejumlah wilayah di Tangerang mengalami pemadaman listrik sejak kemarin. Hal itu dikarenakan gangguan yang berawal dari PLTU Pacitan dan PLTU Lontar yang juga mengakibatkan hilang tegangan di Inter Bus Tranformator (IBT) dari 500 KV ke 150 KV.

Adapun gangguan yang menyebabkan hilangnya tegangan listrik sebesar 400 megawatt ini dialami sembilan Gardu Induk (GI) di wilayah Tangerang, diantaranya GI Cikupa, Jatake, Maximangando, Sepatan, New Tangerang, Ciledug, Curug, Teluk Naga dan GI New Balaraja.
.
“Pemulihan kondisi kelistrikan ini sudah mulai dilakukan dari pukul 09.00 WIB secara bertahap agar dapat menimalisasi potensi terjadinya gangguan kembali,” jelas Manager komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten Eman, Rabu (19/12/2018).
.
Atas gangguan tersebut, PLN Unit Induk Distribusi Banten menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan.
.
“Atas ketidaknyamanannya karena pemadamanlistrik pada Selasa pagi. Permohonan maaf kami sampaikan ke seluruh pelanggan kami,” jelasnya.

#tngupdate #abouttng

Suasana antrian pengambilan E-KTP di Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang pada Rabu (19/12/2018).
.
#abouttng

Hujan tiba-tiba turun di Pasar Malabar dan Pasar Bonang. Bagaimana dengan cuaca ditempat mu?

#abouttng

Most Popular Instagram Hashtags