_al.farisi_ _al.farisi_

759 posts   395 followers   333 followings

Al Farisi  Fakir Ilmu

Banyak orang yang bingung mencari kebahagian..
Sebagian bilang bahagia adalah harta banyak
Sebagian lagi bilang bahagua adalah banyak pengikut
Sebagian bilang juga bahagia adalah menjadi artis terkenal.
Tapi apakah itu benar-benar kebahagiaan sejati?

Apa artinya banyak harta, tinggi jabatan akan tetapi hati tidak tenang. Hidupnya stress, itulah ketika keberkahan hilang darinya.
Untuk apa kita jauh-jauh mencari kebahgiaan padahal kebahagian sejati yaitu rahmat Allah dapat kita temukan di dekat kita, yaitu lewat Al-Quran.

Allah berfirman :
"Dan al-Qur'an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkahi, maka ikutilah dia dan bertaqwalah agar kamu diberi rahmat" (QS. Al-An'am:155)

Maka janganlah dalam satu hari tanpa membuka mushaf Al-Quran. Karena ketika engkau membaca dan mentadaburinya maka akan diturunkan sakinah (ketenangan) kepadamu serta engkau mendapatkan rahmat-Nya.

Jangan sampai Al-Quran itu hanya sebagai pelengkap hiasan, furniture di rumahmu. Al-Quran akan menjadikan rumahmu sakinah apabila engkau membacanya di rumahmu. Jangan buat malaikat enggan masuk rumahmu dan malah jadikan rumahmu diisi oleh syaithan. Isilah dengan tilawah Al-Quran sehigga rumahmu menjadi sejuk.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam :
“Janganalah jadikan rumah kalian seperti kuburan karena setan itu lari dari rumah yang didalamnya dibacakan surat Al Baqarah.” (HR. Muslim)

Sekali lagi, jangan satu haripun engkau lewati tanpa membuka mushaf Al-Quran. Al-Quran itu petunjuk bukan hiasan rumah.

Wallahu a'lam

Penyusun : @kharisma_ridho

Penjelasan Indah Mengenai “Menggenggam Bara Api”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.”[1] -Bara Api kalau digenggam dengan mantap dan cepat, maka api akan padam, dan bara akan tergenggam, dan panasnya hanya sedikit di awal-awal saja -Kalau setengah-setengah mengenggam tidak mantap (menyentuh sedikit-sedikit) maka bara tidak akan bisa tergenggam dan hanya terasa panas terus -Begitu juga dengan mengenggam agama, untuk awalnya berat untuk hijrah ke agama, tetapi jika mantab beragama maka tidak ada beratnya lagi -Demikian juga jika setengah-setengah beragama, maka ia rasakan agama adalah "beban" dan ia hanya merasakan beban itu, tidak merasakan lezatnya iman

Misalnya: -ada wanita yang berjilbab modis “atas mekkah bawa amerikah”. Dia akan susah diperintahkan berjilbab besar yang menutup aurat, karena dia akan berpikir mungkin nanti tidak modis lagi,tidak laku, tidak cantik dan tampak kampungan. -Maka ketika ia akan mendekat ke agama, akan terasa “panas” karena ia menyentuh bara api setengah-setengah. Berbeda dengan wanita yang langsung berjilbab besar dan memperbaiki agama dan hapalannya. Ternyata belum beberapa lama ia berjilbab besar, sudah banyak yang “ngantri” ingin melamar karena tertarik dengan akhlak dan agamanya.
Syaikh Al-Mubarakfuri menukil perkataan Al-Qari, “Tidak mungkin menggenggam bara api kecuali dengan kesabaran yang sangat dan menanggung kesusahan yang sangat. Ini bisa terjadi pada zaman yang tidak bisa terbayangkan lagi bagaimana bisa menjaga agama kecuali dengan kesabararan yang besar.”[3]

Baca selengkapnya ا:
http://muslimafiyah.com/penjelasan-indah-mengenai-menggenggam-bara-api.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

KITA BERJALAN MENUJU AJAL

Abu dzar radhiyallahu anhu pernah berkata, “Wahai manusia, injakkan kakimu ke tanah. Sesungguhnya sebentar lagi ia akan menjadi kuburmu. Wahai manusia, sesungguhnya hidupmu hanya beberapa hari, tiap kali waktu berlalu, berarti sebagian hidupmu telah pergi. Wahai manusia, engkau sekarang ini selalu menghabiskan umurmu sejak lahir dari rahim ibumu.

Kita berjalan menuju ajal dalam setiap detiknya . Hari-hari kita selalu berlalu, dan memiliki tahapan-tahapan Aku belum pernah melihat ada sesuatu yang lebih meyakinkan daripada kematian...setiap apa yang kau bayangkan tanpa diakhiri kematian itu hal mustahil... Alangkah buruknya perbuatan kita disaat muda belia tak mau menengok agamanya... Lantas, bagaimana nasib seseorang yang tetap meninggalkan agama, padahal ubannya telah menyala Berjalanlah kamu di dunia ini dengan bekal takwa . Karena, umurmu hanyalah hitungan hari yang kian purna. Sumber : ustadzkhalidbasalamah

Harta Kita Hanyalah Titipan Ilahi
•••
Saudaraku … Perlu engkau tahu bahwa kesuksesan, begitu pula harta yang Allah anugerahkan itu semua
hanyalah titipan dari-Nya. Allah Ta’ala berfirman,
•••
آَمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ
•••
“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah
menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. Al Hadiid: 7)
•••
Ayat ini jelas menunjukkan bahwa harta hanyalah titipan Allah karena Allah Ta’ala firmankah (yang
artinya), “Hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya.” Hakikatnya, harta tersebut adalah
milik Allah. Allah Ta’ala yang beri kekuasaan pada makhluk untuk menguasai dan memanfaatkannya.
•••
Al Qurthubi rahimahullah menjelaskan, “Ayat ini merupakan dalil bahwa pada hakekatnya harta itu
milik Allah. Hamba tidaklah memiliki apa-apa melainkan apa yang Allah ridhoi. Siapa saja yang
menginfakkan harta pada jalan Allah, maka itu sama halnya dengan seseorang yang mengeluarkan harta
orang lain dengan seizinnya. Dari situ, ia akan mendapatkan pahala yang melimpah dan amat banyak. ”
•••
Al Qurtubhi rahimahullah sekali lagi mengatakan, “Hal ini menunjukkan bahwa harta kalian pada
hakikatnya bukanlah milik kalian. Kalian hanyalah bertindak sebagai wakil atau pengganti dari
pemilik harta yang sebenarnya. Oleh karena itu, manfaatkanlah kesempatan yang ada dengan sebaik-
baiknya untuk memanfaatkan harta tersebut di jalan yang benar sebelum harta tersebut hilang dan
berpindah pada orang-orang setelah kalian. ” (Tafsir Al Qurthubi (Jaami’ Li Ahkamil Qur’an), Muhammad bin Ahmad Al Anshori Al Qurthubi, 17/238, Mawqi’ Ya’sub.)
.
.
#dakwahtauhid

@dakwah_tauhid - Bismillah,
.
Pendaftaran hapus tattoo GRATIS di
.
www.tattoohijrahremoval.com
.
Kuota:
Ikhwan 230 orang + akhwat 60 orang.
.
Masih ada sisa kuota sedikit lagi (15 ikhwan dan 25 akhwat), yang masih ingin ikut Gelombang 1 program HAPUS TATTOO GRATIS ini silakan segera mendaftar sesuai dengan syarat & ketentuan.
.
Untuk nama - nama yang sudah lolos seleksi, mohon kehadirannya sesuai dengan jadwal treatment yang telah ditentukan sesuai tabel ini:
.
http://www.tattoohijrahremoval.com/2017/07/list-peserta-batch-i_23.html
.
Videonya di https://www.facebook.com/kristiantohanny/videos/1942241096061311/
.
Hubungi mas Ewing Rachman / Sandi Widodo
.
Barakallahu fiikum..
.
اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ
.
الله أكبر‎ الله أكبر‎ الله أكبر
.
Hanny Kristianto
.
.
#dakwahtauhid #dakwah #tauhid #tattoremoval #hijrah #taubat

Masjid Qubbatus Shakra (Dome of The Rock) yang Disangka Masjid Al Aqsha
.
Melihat pada gambar ini, tentunya ramai yang menyangka bahwa masjid ini adalah Masjid Al-Aqsa. Jika diperhatikan denga teliti, kita akan dapat melihat sebuah lagi kubah berwarna hijau yang kelihatan agak samar-samar. Percayalah, kubah yang berwarna hijau itulah Masjid Al-Aqsa yang sebenarnya.
.
Masjidil Aqsa merupakan kiblat pertama bagi Umat Islam sebelum dipindahkan ke Ka'bah dengan perintah Allah سبحنحا و تعال. Kini ia berada di dalam kawasan jajahan Yahudi. Dalam keadaan yang demikian, pihak Yahudi telah mengambil kesempatan untuk membuat keliru Umat Islam dengan mengedarkan gambar Dome of The Rock sebagai Masjidil Aqsa. Tujuan mereka hanyalah satu, yaitu untuk meruntuhkan Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Apabila Umat Islam sendiri sudah terkeliru dan sukar untuk membedakan Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Maka semakin mudahlah tugas mereka untuk melaksanakan perancangan tersebut.
.
Lihat pada gambar, Betapa jauhnya perbedaan antara Dome of The Rock jika dibandingkan dengan Masjidil Aqsa.
.
Agenda Israel menghapuskan Masjidil Aqsa
.
Berikut disertakan juga terjemahan daripada surat yang dikarang dan dikirimkan oleh Dr. Marwan kepada ketua pengarang harian "Al-Dastour". Berhati-hatilah dengan perancangan zionist tentang Masjidil Aqsa. Jangan biarkan mereka berjaya dengan peracangan mereka.
.
Terjemahan surat Dr. Marwan:
:
Terdapat beberapa kekeliruan di antara Masjidil Aqsa dan The Dome of The Rock. Apabila yang disebut tentang Masjidil Aqsa di dalam media nasional maupun internasional, gambar The Dome of The Rock pula yang dipaparkan. Sebab utama ia dilakukan adalah bagi mengabaikan orang ramai dimana itu adalah perancangan Israel. Tinjauan ini diperoleh semasa saya tinggal di USA, dimana saya telah dimaklumkan bahawa Zionis di Amerika telah mencetak dan mengedarkan gambar tersebut dan menjualkannya kepada orang arab dan Muslim. Kadangkala dijual dengan harga yang murah bahkan kadangkan diberikan secara percuma supaya Muslim dapat mengedarkannya dimana-mana saja. Tak hanya di rumah maupun pejabat.
.
Selengkapnya di @dakwah_tauhid

".. Orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah: 275)

#dakwahtauhid

Sahabatku yang shalih..
Terima Kasih dan Jazakumullahu khaira
Sudah menjadi sahabat yang shalih di dunia
Sama-sama saling Mengingatkan kampung abadi kita di Surga InsyaAllah

Engkau tentu ingat kita melangkah bersama ke majelis ilmu
Saling setoran hapalan Al-Quran bersama, Menghafal wazan bahasa Arab bersama,
Menjadi panitia kajian dan kegiatan sosial bersama
Saling Ingatkan agar kuliah sukses sebagai bentuk bakti kepada orang tua
Terlalu banyak kenangan bersama dalam ketaaan
Langkah bersama yang akan menjadi hujjah saling bertanya keberadaan kita di surga
Tentunya akan menjadi kenangan indah saat reuni di surga insyaAllah

Note:
1. Sahabat yang shalih bisa memberikan syafaat sahabatnya sehingga akan ditarik ke surga

Hasan Al- Bashri berkata, ”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.” (Ma'alimut Tanzil 4/268)

2. Dalilnya adalah hadits, di mana mereka menyebut kebersamaan: pernah berpuasa, shalat dan haji BERSAMA

Selengkapnya baca ا:
https://muslimafiyah.com/tanyakan-aku-jika-kalian-tidak-menjumpaiku-di-surga.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

Pentingnya mempelajari tauhid
.
Banyak orang yang mengaku Islam. Namun jika kita tanyakan kepada mereka, apa itu tauhid, bagaimana tauhid yang benar, maka sedikit sekali orang yang dapat menjawabnya. Sungguh ironis melihat realita orang-orang yang mengidolakan artis-artis atau pemain sepakbola saja begitu hafal dengan nama, hobi, alamat, sifat, bahkan keadaan mereka sehari-hari. Di sisi lain seseorang mengaku menyembah Allah namun ia tidak mengenal Allah yang disembahnya. Ia tidak tahu bagaimana sifat-sifat Allah, tidak tahu nama-nama Allah, tidak mengetahui apa hak-hak Allah yang wajib dipenuhinya. Yang akibatnya, ia tidak mentauhidkan Allah dengan benar dan terjerumus dalam perbuatan syirik. Wal’iyyadzubillah. Maka sangat penting dan urgen bagi setiap muslim mempelajari tauhid yang benar, bahkan inilah ilmu yang paling utama.
.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata: “Sesungguhnya ilmu tauhid adalah ilmu yang paling mulia dan paling agung kedudukannya. Setiap muslim wajib mempelajari, mengetahui, dan memahami ilmu tersebut, karena merupakan ilmu tentang Allah Subhanahu wa Ta’ala, tentang nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya, dan hak-hak-Nya atas hamba-Nya” (Syarh Ushulil Iman, 4).
.
Al Akh Yulian Purnama
.
.
#dakwahtauhid

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
.
الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ
.
“Ada lima macam fitrah, yaitu: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, MEMOTONG KUKU , dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari no. 5891 dan Muslim no. 258).
.
.
#dakwahtauhid

بِسْــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ

PEREMPUAN-perempuan pesolek, wajahmu yang menawan hanya sekadar polesan, bergiat dandan untuk menarik perhatian. Saat dipuji cantik, pipi bersemu kemerahan. Hati bergetar dilanda gemuruh kasmaran. Kemudian tumbuh kesukaan, saling umbar rayuan hingga berujung pada pacaran.
.
Jika kosmetik yang berlebihan engkau jadikan umpan menarik birahi para lawan jenis. Sungguh hidupmu begitu tragis. Apalagi kalau kesukaan berujung pada pacaran malah akan semakin miris. Sebab cinta dan kesukaan bedanya berlapis-lapis. Kesukaan hanya membuatmu jadi pemuja iblis karena bergiat syahwat tanpa ijab kabul yang mesti agamis. Akhirnya kesucianmu diserahkan pada kekasihmu secara gratis. Bukankah hal yang demikian akan membuat harga dirimu terjamah najis.
.
Harusnya dirimu berguru pada embun dalam menafsir semesta asmara. Embun tak perlu warna untuk bisa membuat daun jatuh cinta [*]. Ia polos di rupa namun anggun di takwa. Baginya membasah selembar daun dengan bening ialah petanda pagi telah menjelma. Menikahi pepucuk daun agar terjaga kelembabannya. Sebab air dan tumbuhan ialah karib rumah tangga yang bersetia. Mereka saling menyempurnakan satu sama lain atas izin-Nya. Menuju kecintaan perindu yang tiada bosan setiap harinya. Pagi-pagi embun mengecup daun dengan sepenuh cinta, lalu merantau di punggung mentari yang mencahya. Esok harinya embun kembali mengecup daun dengan sebegitu mesra, tiada kebosanan melakukan itu hingga akhir masa.
.
Dari itu, ubahlah tabiatmu perempuan-perempuan pesolek. Biar dikata rupamu jelek karena tanpa hiasan make up bermerek. Namun jiwamu sungguh intelek. Merias rupa untuk suamimu agar kemesraan rumah tangga terus terkorek. Saling memagut birahi hingga tergolek. Untuk menciptakan anak-anak yang kibar takwanya terus terkerek. Sungguh pacaran itu serupa kertas bekas yang mesti dirobek. Sedang pernikahan ialah lembar kertas yang menyurat doa agar kebahagiaan dapat terderek. [] .
.
#dakwahtauhid

Most Popular Instagram Hashtags